
Bola.net - Alexis Mac Allister menjadi pahlawan Liverpool. Golnya di menit ketujuh injury time membawa The Reds menang 1-0 atas Nottingham Forest pada lanjutan Premier League, Minggu (22/2/2026) malam WIB.
Namun di balik dramanya gol itu, ada satu nama yang layak dapat sorotan. Rio Ngumoha, bocah 17 tahun, jadi aktor kunci kebangkitan Liverpool. Mengubah permainan.
Ia masuk di 12 menit akhir saat skor masih 0-0. Bersama Federico Chiesa, ia diminta Arne Slot mengubah keadaan.
Dan perubahan itu benar-benar terjadi. Liverpool tiba-tiba hidup setelah keduanya masuk.
Pengubah Permainan Liverpool

Liverpool tampil mengecewakan hampir sepanjang laga. Mereka kesulitan menembus pertahanan rapat Nottingham Forest.
Arne Slot kemudian menarik dua senjata cadangannya. Ngumoha dan Chiesa dapat kepercayaan di sisa waktu.
Dampaknya langsung terasa. Liverpool menggempur habis-habisan pertahanan tuan rumah.
Dua kali Mac Allister membobol gawang lawan. Gol pertama dianulir karena dianggap handball.
Gol kedua sempat diperiksa VAR cukup lama. Semua pasang surut harapan terjadi di laga ini.
Peran Krusial Bocah 17 Tahun
Di tengah dramatisnya laga, peran Ngumoha tak boleh dilupakan. Ia yang mengirim umpan silang untuk gol pertama Mac Allister.
Meski dianulir, kualitasnya jelas terlihat. Ia berani mengambil risiko di usia semuda itu.
Arne Slot langsung angkat bicara soal performanya. Pelatih asal Belanda itu memuji habis pemain mudanya.
"Dia punya potensi luar biasa, kalau tidak, di usia 17 tahun, kamu tidak akan mendapat menit sebanyak ini di Premier League, apalagi di Liverpool," ujar Arne Slot.
Slot bahkan berani membandingkannya dengan pemain lain. Ia yakin tak banyak pemain seusia Ngumoha mendapat kepercayaan sebesar ini.
"Saya rasa tidak ada pemain 17 tahun lain yang punya menit bermain sebanyak dia di Premier League. Bahkan mungkin pemain 18 atau 19 tahun juga tidak ada yang seperti Rio," tambah Arne Slot.
Pujian dan Perhatian untuk Ngumoha
Beberapa bulan terakhir memang berat bagi Ngumoha. Menit bermainnya terbatas di tim utama Liverpool.
Namun ia terus menunjukkan perkembangan. Perlahan tapi pasti, ia mulai dipercaya di momen-momen penting.
Slot melihat ini sebagai buah kerja keras. Pemain muda itu terus berkembang dari waktu ke waktu.
"Dia semakin kuat dan kuat. Selain momen satu lawan satunya, ada satu atau dua momen lain di mana dia bertahan dengan baik," jelas Arne Slot.
Menurut Slot, kemampuan bertahan ini krusial. Apalagi ia sering berhadapan dengan pemain jauh lebih tua.
"Itulah yang kamu butuhkan karena lawanmu biasanya atlet berusia 25, 26, 27, 28 tahun. Kami sedikit pengecualian dalam hal usia grup pemain," katanya.
Potensi Besar Ngumoha
Slot tak mau terburu-buru memuja pemain mudanya. Ia sadar talenta hanyalah awal dari segalanya.
Masih banyak faktor lain yang menentukan karier. Mentalitas jadi salah satu yang terpenting.
"Untuk menunjukkan ini di usia 17 tahun, itu mengatakan sesuatu tentang bakatnya. Tapi seperti kita semua tahu, bakat hanyalah awal karier, kamu butuh banyak hal lain," ujar Arne Slot.
Ia lalu mencontohkan Mac Allister sebagai role model. Gelandang Argentina itu punya mentalitas juara.
"Kami tunjukkan hari ini, Macca contoh hebat dari mentalitas dan itu sesuatu yang kamu butuhkan untuk berkarier di level ini," pungkasnya.
Kemenangan ini membawa Liverpool sejajar Chelsea dan Manchester United. Persaingan menuju lima besar kian sengit.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 April 2026 09:00 -
Liga Inggris 11 April 2026 05:30
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 11 April 2026 10:46 -
Liga Spanyol 11 April 2026 10:16 -
Piala Dunia 11 April 2026 10:01 -
Liga Spanyol 11 April 2026 09:45 -
Bulu Tangkis 11 April 2026 09:21 -
Liga Champions 11 April 2026 09:15
MOST VIEWED
- Scholes Minta Man United Bersih-bersih Besar: 9 Pemain Harus Pergi, Siapa Saja yang Masuk Daftar?
- Manchester United Dapat Berkah Kemenangan Arsenal atas Sporting CP: Tiket Liga Champions Makin Dekat dari Genggaman
- Gak Terlalu Mahal! Segini Harga Pemain Timnas Jerman Incaran MU Ini
- Akhir Sebuah Era! Susul Salah, Andrew Robertson Resmi Tinggalkan Liverpool Setelah 9 Tahun Penuh Trofi
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471435/original/068830500_1768286938-GTA_6__Dok._Rockstargames_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538673/original/073262100_1774572336-MPL_ID_S17_02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552888/original/014908700_1775862634-78961.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5439441/original/022095800_1765357409-Screenshot_2025-12-10_160317.png)

