
Bola.net - Chelsea sedang tidak baik-baik saja. Buruknya performa klub raksasa Premier League itu membuat mereka mengalami nasib mirip kontestan BRI Liga 1, RANS Nusantara FC.
Di bawah kepemilikan Todd Boehly, Chelsea melakukan belanja jor-joran dengan menggaet sederet bintang mahal. Namun, Chelsea justru kini masih berada di luar 10 besar klasemen Premier League.
Mereka yang datang sebenarnya bukan nama yang sembarangan. Sebut saja Raheem Sterling, Kalidou Koulibaly, Mykhailo Mudryk, Enzo Fernandez, Joao Felix, dan banyak nama yang lain.
Namun, para pemain bintang itu tak menjadi jaminan bagi Chelsea untuk meraih sukses. Penampilan mereka begitu buruk.
Tak jarang, fans Chelsea dibuat geram oleh penampilan tim kesayangan mereka. Skuad Chelsea saat ini seakan kehilangan semangat dan harmonisasi dalam bertanding.
Terancam Tanpa Kompetisi Eropa

Chelsea saat ini menempati posisi ke-11 klasemen sementara Premier League dengan 39 poin. Cukup aneh mmebayangkan Chelsea di era sekarang hanya mapu mengumpulkan 39 poin padahal mereka sudah 30 kali berlaga.
Kondisi itu membuat Chelsea dihadapkan pada situasi sulit. Jangankan mendapatkan tiket ke Liga Champions di musim depan, sekedar berlaga di Liag Europa atau Conference League pun susah bagi The Blues.
Mereka kini berjarak dengan delapan poin dari Aston Villa yang menempati posisi keenam, alias posisi untuk lolos ke Liga Europa musim depan. Sementara itu dengan Brighton yang ada di posisi ketujuh, Chelsea terpaut tujuh poin.
Posisi ketujuh adalah posisi untuk meraih tiket ke Conference League musim depan. Dengan catatan, Brighton memiliki tabungan dua laga lebih banyak ketimbang The Blues.
Mirip RANS

Situasi yang dialami Chelsea mengalami kemiripan dengan apa yang dialami RANS Nusantara di BRI Liga 1 2022/2023. Meski harus diakui penampilan The Blues tak seburuk RANS.
Pada awal musim, RANS Nusantara terlihat cukup meyakinkan. Mereka mendatangkan banyak pemain berpengalaman bahkan bisa dikatakan bertabur bintang.
Di sana ada Hilan Syah, Afif Satria, Makan Konate, Ady Setiawan, Alfin Tuasalamony dan banyak pemain yang lain. Ditambah lagi keberadaan pelatih legendaris, Rahmad Darmawan.
Namun, jangankan bersaing di papan atas, RANS Nusantara justru harus puas menjadi juru kunci BRI Liga 1 2022/2023. Tim yang dimiliki selebritas Raffi Ahmad itu hanya mampu meraiih 19 poin dari 34 laga.
Tertolong Aturan
Dengan posisi sebagai juru kunci BRI Liga 1 2022/2023, RANS Nusantara seharusnya terdegadasi ke Liga 2 musim depan. Namun, mereka tertolong aturan mendadak yang diterapkan di liga tersebut.
Diketahui, BRI Liga 1 musim ini tidak menerapkan aturan degradasi. Sebab, PT Liga Indonesia Baru (LIB) gagal kembali menggelar Liga 2 dan Liga 3 selepas tragedi Kanjuruhan.
RANS Nusantara pun mendapatkan kesempatan kedua. Namun, jika mereka mengulang kesalahan yang sama, musim depan mereka bisa saja kembali bertarung di papan bawah.
Klasemen Premier League 2022/23
Disadur dari: Bola.com (Hery Kurniawan, Gregah Nurikhsani) 14 April 2023
Jangan Lewatkan!
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 8 Maret 2026 12:46 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 10:08
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:05 -
Otomotif 8 Maret 2026 13:00 -
Liga Italia 8 Maret 2026 12:56 -
Otomotif 8 Maret 2026 12:46 -
Otomotif 8 Maret 2026 12:41 -
Otomotif 8 Maret 2026 12:32
MOST VIEWED
- 4 Kesalahan Fatal Michael Carrick Saat Man Utd Tumbang dari Newcastle
- Malangnya Nasib Harry Maguire: Dijatuhi Hukuman Percobaan 15 Bulan Saat Gacor di Man United
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Mengejutkan Manchester United dari 10 Pemain Newcastle
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)

