Ramalan Mengejutkan! Mikel Arteta Sulit Juara di Arsenal, Tapi Justru Diprediksi Jadi Pelatih Barcelona

Ramalan Mengejutkan! Mikel Arteta Sulit Juara di Arsenal, Tapi Justru Diprediksi Jadi Pelatih Barcelona
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Mikel Arteta perlahan membangun reputasi sebagai salah satu pelatih muda paling menarik di Eropa. Karier kepelatihannya dimulai saat ia menjadi asisten Joep Guardiola di Manchester City sebelum akhirnya mengambil alih Arsenal pada 2019.

Sejak datang ke Emirates, Arteta melakukan perombakan besar pada skuad The Gunners. Ia menanamkan filosofi permainan berbasis penguasaan bola yang membuat Arsenal kembali kompetitif di papan atas.

Di bawah arahannya, Arsenal berubah dari tim inkonsisten menjadi penantang serius gelar Liga Inggris. Meski belum sepenuhnya sukses dalam hal trofi liga, perkembangan timnya dianggap signifikan.

Namun di tengah tekanan besar untuk meraih gelar, muncul prediksi mengejutkan dari Spanyol. Arteta disebut-sebut justru memiliki masa depan cerah sebagai pelatih Barcelona.

Jejak Guardiola dan Enrique Jadi Acuan

Jejak Guardiola dan Enrique Jadi Acuan

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola merayakan kemenangan timnya di final Carabao Cup, 23 Maret 2026 lalu melawan Arsenal. (c) AP Photo/Richard Pelham

Miguel Nadal melihat sejarah Barcelona sebagai alasan kuat mengapa Arteta bisa mengikuti jejak para pelatih sukses sebelumnya. Ia menilai Blaugrana tidak selalu memilih pelatih berdasarkan jumlah trofi yang dimiliki.

Menurut Nadal, Barcelona justru sering berjaya bersama pelatih yang belum punya banyak pengalaman juara. Hal ini terlihat dari penunjukan Pep Guardiola dan Luis Enrique yang sukses besar bersama klub.

Keduanya datang dengan filosofi yang selaras dengan identitas klub, bukan sekadar CV penuh gelar. Faktor kepribadian dan gaya bermain dianggap jauh lebih penting dalam menentukan kesuksesan di Camp Nou.

"Barcelona memiliki beberapa pelatih terbaik tanpa mereka didahului oleh gelar juara," katanya. "Guardiola berasal dari tim B, Luis Enrique juga. Ini tentang melihat kepribadian, gaya yang dapat beradaptasi secara alami," ujarnya, dikutip dari Goal.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 25 April 2026
Getafe Getafe
21:15 WIB
Barcelona Barcelona
Premier League Premier League | 25 April 2026
Arsenal Arsenal
23:30 WIB
Newcastle Newcastle

DNA Barca Jadi Alasan Utama

DNA Barca Jadi Alasan Utama

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, bereaksi dalam pertandingan Premier League melawan Bournemouth di London, Inggris, Sabtu (11/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Nadal juga menyoroti latar belakang Arteta yang dinilai sangat cocok dengan filosofi Barcelona. Ia menyebut pengalaman Arteta bersama Guardiola menjadi fondasi penting dalam perkembangan taktiknya.

Selain itu, Arteta juga dinilai mampu mengembangkan identitas sendiri selama menangani Arsenal. Kombinasi ini dianggap selaras dengan prinsip "Cruyffian" yang menjadi ciri khas Barcelona.

Kemampuannya mengelola tekanan tinggi dan membangun ulang tim besar menjadi nilai tambah tersendiri. Nadal yakin kualitas tersebut sangat dibutuhkan oleh klub sebesar Barcelona.

"Arteta memulai dengan Guardiola tetapi sekarang di Arsenal ia memiliki masa yang cemerlang. Saya pikir... mengenai pelatih, tidak selalu perlu melihat apakah CV-nya didahului oleh gelar atau tidak. Ini juga tentang melihat sesuatu yang berbeda. Bukan hanya karena ia pernah menjadi pemain Barcelona, saya masih berpikir ia memiliki tempat dalam memikul beban tim," terang Nadal.