
Ranieri mengawali kariernya di King Power Stadium sejak bulan Juli lalu. Ia sempat diragukan karena ia sudah terbukti tak mampu memberi gelar apapun ketika melatih Chelsea selama empat tahun.
Tapi saat bersama The Foxes, Ranieri menyita perhatian karena dengan tim yang musim lalu terancam degradasi, musim ini berubah muka menjadi kandidat kuat sebagai juara Premier League untuk pertama kalinya.
Berbicara pada Corriere della Sera, pelatih 64 tahun lahir di Roma, Italia tersebut menjelaskan apa saja yang dilakukan bersama Leicester sejauh ini.
"Ketika saya datang pada bulan Agustus, saya mulai melihat semua video pertandingan dari musim lalu. Ketika saya bicara dengan pemain saya tahu mereka takut dengan taktik ala Italia," Ranieri mengawali.
Dengan demikian, Ranieri tak mau menerapkan gaya permainan Italia bersama Leicester. Lantas ia menggunakan pendekatan berdasarkan karakter tim yang ia miliki. Ia juga mengaku jarang membicarakan soal taktik dengan para pemain.
Ranieri juga membicarakan soal cara latihan yang ia terapkan. Ia menjelaskan harus mengatur latihan untuk menjaga kondisi fisik pasukannya mengingat jadwal di Inggris yang padat.
"Pemain saya banyak berlatih, tapi tak terlalu lama. Di Inggris, setiap pertandingan selalu membutuhkan intensitas tinggi. Mereka butuh waktu cukup untuk memulihkan tenaganya," jelas pelatih yang pernah mengasuh Juventus tersebut.
Bukan hanya soal latihan, Ranieri juga memperhatikan porsi makan pemainnya. Ia memiliki sistem unik untuk program diet pemain.
"Terkadang kami duduk satu meja untuk makan malam dan saya khawatir porsi makan mereka. Saya tak pernah melihat mereka lapar. Pada mulanya saya terkejut, kemudian saya belajar tersenyum. Jika mereka bisa melaju dengan baik, mereka bisa makan sesukanya," terang Ranieri.
Dan, Ranieri menyatakan pentingnya bersenang-senang dalam tim. Ia tak ingin memberikan tekanan pada pemain.
"Kami hanya bersenang-senang. Mereka harus rileks dan tak perlu terburu-buru," tuturnya.
Mengingat jalan Leicester City semakin dekat menuju juara Premier League, Ranieri tak lupa mengingatkan agar para pemainnya; bahwa kesempatan menjadi juara seperti ini belum tentu akan terulang lagi.
"Saya selalu mengatakan pada pemain agar menemukan semangat dalam diri mereka. Kesempatan seperti ini mungkin tak akan datang lagi."
Pada pertandingan selanjutnya, setelah menggulung Manchester City 1-3 di Etihad, Leicester akan menghadapi Arsenal yang juga favorit untuk menjadi juara musim ini. Laga ini mungkin saja akan menjadi penentu perebutan gelar.
Meskipun Ranieri tak yakin timnya bisa juara pada akhir musim, tapi ia tetap berharap bisa mencapai juara meskipun timnya dihuni oleh para pemain yang dilabeli 'murah'.
"Di era di mana uang bisa memberi segalanya, saya rasa kami bisa memberikan harapan kepada semua orang," tandas Raniery.
(cds/shd)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 22 Juli 2026 16:47Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 02:00Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
BERITA LAINNYA
-
inggris 22 Juli 2026 20:35Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
-
inggris 22 Juli 2026 14:00Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 01:08Pramono Kenang Peran PKB di Balik Megawati Jadi Wapres
-
Liputan6 22 Juli 2026 23:27Mikrobus Hantam Truk di Tol Pandaan-Malang, 3 Penumpang Tewas
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:57Ketua DPRD Bone Dipolisikan Buntut Dugaan Aniaya Staf karena Kue
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:28Jalan Keluar Agar Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang
MOST VIEWED
Jadi Rekrutan Keempat, Manchester United Tawarkan Jalur 'Fast Track' untuk Tynan Thompson
Inikah Gelandang Ketiga yang akan Dibeli Manchester United di Musim Panas 2026?
5 Pemain Manchester United yang Tampil Menjanjikan Lawan Wrexham
Here We Go! Chelsea Pecahkan Rekor Transfer untuk Boyong Morgan Rogers
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304734/original/047116600_1784743705-58328.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304715/original/052585800_1784737644-1001369976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304704/original/016390800_1784735476-1001487600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304689/original/021470600_1784732248-903084.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715363/original/041394300_1782801197-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_13.19.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303555/original/038246300_1784643457-57344.jpg)

