Rekam Jejak Ruben Amorim Dipecat Man United: Hanya 24 Kemenangan dari 63 Laga

Rekam Jejak Ruben Amorim Dipecat Man United: Hanya 24 Kemenangan dari 63 Laga
Manajer Manchester United, Ruben Amorim (c) MUFC Official

Bola.net - Manchester United resmi mengakhiri masa kerja Ruben Amorim setelah 14 bulan menangani tim utama. Keputusan ini diambil menyusul performa yang dinilai tidak memuaskan dan pernyataan keras sang pelatih yang menyasar jajaran pimpinan klub.

Amorim meninggalkan Old Trafford dengan catatan buruk yang sulit dibela. Dari total 63 pertandingan di semua kompetisi, Manchester United hanya mampu meraih 24 kemenangan di bawah kepemimpinannya (38%).

Rasio kemenangan sebesar 39 persen itu menjadi sorotan utama dalam evaluasi klub. Dalam konteks persaingan Premier League dan target jangka pendek, angka tersebut dinilai tidak cukup kuat untuk dipertahankan.

1 dari 4 halaman

Catatan 24 Kemenangan dalam 63 Laga

Catatan 24 Kemenangan dalam 63 Laga

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (c) AP Photo/Dave Thompson

Ruben Amorim ditunjuk pada November 2024 sebagai pengganti Erik ten Hag. Namun, perjalanan pelatih asal Portugal itu berakhir setelah hanya 63 laga di semua ajang.

Manchester United hanya menang 24 kali selama periode tersebut. Rentetan hasil yang dianggap mengecewakan membuat posisinya terus dipertanyakan, terutama setelah serangkaian performa yang dinilai di bawah standar.

Situasi memanas usai hasil imbang 1-1 melawan Leeds, ketika Amorim melontarkan kritik terbuka soal dukungan dari dewan klub. Kurang dari 24 jam kemudian, keputusan pemecatan pun diambil.

2 dari 4 halaman

Pernyataan Resmi Klub dan Sikap Manajemen

Pernyataan Resmi Klub dan Sikap Manajemen

Pemain Manchester United Matheus Cunha tampak kecewa di lapangan seusai pertandingan Premier League melawan Wolverhampton, Rabu (31/12/2025). (c) AP Photo/Dave Thompson

Manchester United menyampaikan alasan keputusan tersebut melalui pernyataan singkat di situs resmi klub.

“Dengan Manchester United berada di posisi keenam Premier League, pimpinan klub dengan berat hati memutuskan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan."

"Langkah ini diambil untuk memberi tim peluang terbaik meraih posisi tertinggi yang memungkinkan di Premier League. Klub mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”

Klub menegaskan bahwa tidak ada ultimatum atau perebutan kekuasaan sebelum keputusan ini diambil. Amorim disebut tetap mendapat dukungan penuh selama masa sulitnya, termasuk dari jajaran pimpinan yang dipimpin Sir Jim Ratcliffe.

Manchester United menilai skuad muda yang dimiliki masih berada pada posisi yang tepat untuk mencapai target musim ini. Perubahan di kursi pelatih dipandang sebagai langkah untuk memberi peluang terbaik bagi kelompok pemain yang dinilai mampu dan berkomitmen.

3 dari 4 halaman

Akhir Masa Jabatan dan Arah Klub ke Depan

Amorim sendiri sebelumnya menyatakan niat untuk menuntaskan kontraknya hingga 2027. Pernyataan itu disampaikan usai laga di Elland Road, sebelum akhirnya ia harus meninggalkan jabatannya lebih cepat.

Klub menegaskan tetap menjalankan strategi jangka panjang dalam pengembangan skuad. Investasi besar di bursa transfer sebelumnya dilakukan dengan keterlibatan Amorim, disertai rencana penambahan pemain pada 2026.

Bagi Manchester United, posisi pelatih kepala tetap dianggap krusial dalam ekosistem klub. Namun, manajemen menekankan bahwa kolaborasi antardepartemen menjadi kunci dalam mengejar kesuksesan berkelanjutan setelah berakhirnya era Ruben Amorim.

4 dari 4 halaman

Catatan Rinci Kepemimpinan Ruben Amorim di Man United

  • Pertandingan: 63
  • Menang: 24
  • Seri: 15
  • Kalah: 23

Adapun dari total 25 kemenangan tersebut, hanya 15 kemenangan yang diraih di Premier League.