Tetap Tenang, Arsenal!

Tetap Tenang, Arsenal!
Pemain Arsenal merayakan gol William Saliba saat melawan Chelsea, 1 Maret 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - William Saliba meminta seluruh pemain Arsenal untuk tetap tenang menghadapi tekanan dalam perebutan gelar Premier League musim 2025/2026. Bek asal Prancis itu juga mendorong rekan setimnya agar tampil maksimal di setiap pertandingan. Ia menilai fase akhir musim membutuhkan fokus penuh dari semua pemain.

Kekalahan dari Bournemouth dan Manchester City membuat posisi Arsenal menurun di klasemen Liga Inggris. Tim asuhan Mikel Arteta kini berada di peringkat kedua. Situasi ini menambah tekanan jelang akhir musim.

Arsenal hanya kalah tajam dalam urusan gol dari Manchester City yang saat ini memimpin klasemen. Dengan lima laga tersisa, setiap poin menjadi penentu. Persaingan di papan atas berlangsung sangat ketat.

Saliba menilai tekanan tersebut harus dimanfaatkan sebagai dorongan tambahan. Ia ingin tim segera bangkit. Momentum itu diharapkan dimulai saat menghadapi Newcastle United pada akhir pekan.

Perjuangan Menuju Gelar Juara

Perjuangan Menuju Gelar Juara

Martin Zubimendi dan Max Dowman usai laga Arsenal vs Sporting CP di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Arsenal memasuki periode penting dalam lima pertandingan terakhir musim ini. Kesalahan kecil dapat berdampak besar pada peluang meraih gelar. Tim harus menjaga konsistensi hingga laga terakhir.

Saliba menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak di dalam klub. Ia mengajak pemain, staf, dan pendukung untuk tetap solid. Kebersamaan dinilai menjadi faktor penentu di fase ini.

"Saya pikir kami harus tenang. Kami juga harus mati di lapangan, karena ini adalah saatnya. Sekarang kami harus melangkah, dan kami membutuhkan semua orang: para pendukung, tim, staf, semuanya, karena kami harus melakukannya sekarang. Setelah itu, semuanya sudah terlambat," ujar William Saliba.

"Ketika musim sudah berakhir, semuanya terlambat; Anda harus memulai musim berikutnya. Ini saatnya. Anda harus memberikan segalanya dan mati di lapangan," lanjutnya.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 25 April 2026
Arsenal Arsenal
23:30 WIB
Newcastle Newcastle

Persiapan Mental Arsenal

Persiapan Mental Arsenal

Pemain Arsenal merayakan gol William Saliba ke gawang Chelsea di lanjutan Liga Inggris, 1 Maret 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Kekalahan pada pertandingan sebelumnya memberikan dampak besar di ruang ganti. Namun, tim kini mengalihkan fokus ke sisa pertandingan. Para pemain berusaha menjaga kondisi mental tetap stabil.

Saliba menyatakan bahwa tim memahami apa yang harus dilakukan untuk menjadi juara. Ia menganggap tekanan sebagai bagian dari profesi. Pengalaman tersebut justru membantu pemain berkembang.

"Pertandingan terakhir kami ingin menang, dan kami tidak berhasil. Tapi ini belum berakhir. Sekarang kami tahu apa yang akan datang, dan kami tahu apa yang harus dilakukan jika ingin menjuarai liga. Kami harus memulainya pada hari Sabtu," ujarnya.

"Kami memiliki tekanan yang bagus karena saat Anda bermain sepak bola, Anda ingin memainkan jenis pertandingan seperti ini. Kami siap untuk itu," tambahnya.

Mimpi Besar Mengakhiri Penantian

Mimpi Besar Mengakhiri Penantian

Eberechi Eze merayakan gol pembuka bersama rekan-rekan setimnya dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Arsenal vs Leverkusen di Emirates Stadium, 18 Maret 2026 (c) AP Photo/Ian Walton

Arsenal belum meraih gelar liga sejak 2004. Penantian panjang ini menjadi motivasi tambahan bagi tim saat ini. Para pemain ingin mengakhiri catatan tersebut.

Saliba mengakui bahwa target tersebut sering ia pikirkan. Ia ingin membawa tim meraih hasil berbeda setelah beberapa musim finis di posisi kedua. Ambisi pribadi dan tim berjalan seiring.

"Saat Anda sudah dekat untuk meraih impian Anda, terkadang saat tidur, Anda memikirkannya. Kami memiliki Liga Champions, Premier League, jadi tentu saja Anda tidak bisa memikirkan hal lain," jelasnya.

"Kami belum memenangi Premier League sejak 2004. Sudah cukup lama. Ini sangat berarti bagi kami dan bagi saya secara pribadi. Saya sudah di sini selama empat tahun dan selalu finis kedua. Jika kami mengubahnya musim ini, itu akan menjadi kesuksesan besar bagi kami dan saya. Saya yakin kami akan melakukannya," tutupnya.

Jeda tanpa pertandingan di tengah pekan memberi waktu bagi pemain untuk memulihkan kondisi. Tim kini bersiap menghadapi sisa musim dengan keyakinan tinggi.