Ulasan Performa Pemain Newcastle vs Man City: Lewis Hall Bersinar Sendirian, Wissa dan Woltemade Jeblok

Ulasan Performa Pemain Newcastle vs Man City: Lewis Hall Bersinar Sendirian, Wissa dan Woltemade Jeblok
Jacob Ramsey berebut bola dengan Bernardo Silva dalam laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris antara Newcastle vs Manchester City di St. James Park, 14 Januari 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Newcastle United harus menelan pil pahit saat menjamu Manchester City di leg pertama semifinal Carabao Cup. Rapor pemain Newcastle menjadi sorotan tajam usai mereka takluk 0-2 di hadapan pendukung sendiri di St James' Park.

Pasukan Eddie Howe sejatinya sempat memberikan perlawanan sengit sebelum gawang mereka bobol dua kali di babak kedua. Antoine Semenyo dan Rayan Cherki menjadi mimpi buruk tuan rumah lewat gol krusial yang tercipta pasca jeda.

Dewi fortuna tampaknya menjauhi The Magpies karena dua peluang emas mereka hanya membentur tiang gawang. Tandukan Yoane Wissa yang ditepis ke mistar serta tembakan Bruno Guimaraes yang menghantam tiang gagal mengubah papan skor.

Meski kalah, beberapa nama seperti Lewis Hall tampil impresif dan layak mendapat apresiasi tinggi di tengah kekecewaan tim. Namun, performa lini depan yang tumpul mendapat nilai merah karena gagal memanfaatkan momentum di momen krusial.

Berikut adalah ulasan lengkap dan rapor pemain Newcastle vs Manchester City di leg 1 Piala Liga Inggris, 14 Januari 2026 selengkapnya:

1 dari 4 halaman

Kiper dan Bek

Kiper dan Bek

Winger Manchester City, Jeremy Doku berebut bola dengan pemain Newcastle, Lewis Miley di leg 1 semifinal Carabao Cup, 14 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Di sektor pertahanan, Nick Pope harus bekerja keras menahan gempuran sang juara bertahan meski akhirnya kebobolan dua kali.

  • Nick Pope - 7: Melakukan penyelamatan krusial untuk mencegah gol bunuh diri Anthony Gordon di momen genting. Namun, ia tak kuasa membendung dua gol City meski sempat membuat beberapa blok penting.
  • Lewis Miley - 6: Sempat kesulitan meladeni kecepatan dan kelincahan Jeremy Doku di awal pertandingan sebelum perlahan bangkit. Ketenangannya dalam menguasai bola terlihat menurun dibandingkan performa apiknya di laga-laga sebelumnya.
  • Malick Thiaw - 7: Tampil solid dengan melakukan beberapa intersep bagus saat berduel fisik melawan Erling Haaland. Performanya sedikit menurun seiring berjalannya waktu setelah memulai laga dengan cukup menjanjikan.
  • Sven Botman - 7: Kembali menjadi starter dan terlihat jauh lebih kokoh menjaga jantung pertahanan selama bermain penuh. Sayangnya faktor kelelahan membuatnya sedikit hilang fokus pada proses terjadinya gol kedua lawan.
  • Lewis Hall - 8: Menjadi pemain terbaik Newcastle berkat kontrol bola yang luar biasa saat berani membantu serangan. Ia tampil sangat tenang, konsisten, dan sukses memberikan masalah nyata bagi pertahanan City.
Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 17 Januari 2026
Man United Man United
19:30 WIB
Man City Man City
2 dari 4 halaman

Lini Tengah

Lini Tengah

Bruno Guimaraes berlari membawa bola melewati Phil Foden dalam laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris antara Newcastle vs Manchester City di St. James Park, 14 Januari 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Di lini sentral, Bruno Guimaraes menjadi motor serangan yang nyaris mengubah nasib Newcastle andai tidak digagalkan tiang gawang.

  • Bruno Guimaraes - 6: Nyaris mencetak gol pembuka andai tembakannya tidak membentur tiang gawang di babak pertama. Gelandang Brasil ini bekerja sangat keras dan spartan meski terlihat kehabisan bensin di akhir laga.
  • Jacob Ramsey - 6: Disiplin membantu pertahanan namun kerap membuang peluang matang saat sedang menguasai bola. Nasib sial menimpanya karena City justru mencetak gol pembuka saat ia sedang mendapat perawatan medis di pinggir lapangan.
  • Joelinton - 6: Bertarung habis-habisan di lini tengah dengan fisik yang kuat dalam setiap perebutan bola. Hanya kartu kuning yang menjadi catatan mencolok dari kerja kerasnya yang minim kreasi malam itu.
3 dari 4 halaman

Lini Depan

Lini Depan

Pemain Newcastle, Jacob Murphy berebut bola dengan bek Man City, Nathan Ake di leg 1 semifinal Carabao Cup 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Sementara itu di barisan penyerang, ketidakefektifan penyelesaian akhir menjadi biang kerok kegagalan tuan rumah mencetak gol.

  • Jacob Murphy - 6: Sempat menjadi ancaman nyata lewat umpan silangnya sebelum cedera memaksanya keluar lebih cepat. Cedera di babak pertama ini menjadi pukulan telak bagi skema serangan tuan rumah yang sedang dibangun.
  • Anthony Gordon - 5: Mampu merepotkan Matheus Nunes namun minim mendapatkan suplai bola yang memanjakan di area berbahaya. Hampir mencetak gol bunuh diri dan tak cukup tajam untuk melukai pertahanan lawan secara signifikan.
  • Yoane Wissa - 4: Membuang peluang emas di awal laga dan satu tandukan berbahaya miliknya ditepis ke mistar gawang. Penampilannya sangat mengecewakan karena kurang tenang dalam eksekusi akhir di posisi yang menguntungkan.
4 dari 4 halaman

Pemain Pengganti

Adapun dari bangku cadangan, masuknya sejumlah nama baru gagal memberikan dampak instan yang diharapkan oleh Eddie Howe.

  • Harvey Barnes - 5: Gagal memberikan dampak signifikan dan tidak setajam penampilan impresifnya di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Ia gagal menghentikan umpan silang Jeremy Doku yang berujung pada gol pembuka City.
  • Nick Woltemade - 4: Sentuhan bolanya sering lepas dan membuang peluang matang dari umpan silang Harvey Barnes. Performa yang membuat frustrasi fans dan menegaskan penurunan performanya di pertengahan musim ini.
  • Sandro Tonali - 6: Membawa energi baru di lini tengah dan sempat melepaskan tembakan melebar sesaat setelah masuk. Usahanya cukup positif memberikan tenaga segar meski masuk saat kondisi tim sudah mulai kelelahan.
  • Anthony Elanga - 5: Sempat terlihat tajam di awal masuk namun sentuhannya memburuk dengan cepat seiring tekanan lawan. Kerap kehilangan bola di momen penting dan gagal memberikan ancaman berarti bagi pertahanan City.
  • Kieran Trippier - N/A: Hanya bermain beberapa menit di penghujung laga sehingga tidak cukup waktu untuk memberikan penilaian.