
Bola.net - AC Milan gagal memetik poin penuh setelah bermain imbang 2-2 saat berkunjung ke markas Salernitana dalam pertandingan pekan ke-26 Serie A di Stadio Arechi, Minggu (20/2/2022) dini hari WIB.
Dua gol Salernitana dicetak oleh Federico Bonazzoli dan Milan Djuric. Sementara itu, Rossoneri mendapat gol melalui Junior Messias dan Ante Rebic.
Hasil ini membuat Milan masih berada di puncak klasemen sementara dengan 56 poin. Mereka hanya unggul dua poin dari Inter Milan di peringkat kedua.
Sementara Salernitana masih berada di posisi juru kunci Serie A. Mereka baru mengumpulkan 14 poin setelah menjalani 24 pertandingan.
Berikut ini lima pelajaran yang bisa dipetik dari laga Salernitana vs AC Milan.
Buang Poin Lawan Tim Kecil

AC Milan punya masalah yang cukup serius dengan performa mereka pada musim ini. Rossoneri sering kehilangan poin ketika menghadapi klub peringkat bawah.
Terbaru, Milan ditahan imbang juru kunci klasemen Serie A Salernitana. Pasukan Stefani Pioli sebelumnya juga dikalahkan Sassuolo, Spezia, dan ditahan imbang Udinese.
Hasil ini bertolak belakang dengan yang mereka raih ketika bertemu klub besar. Rossoneri sukses menekuk Inter Milan dan Lazio pada bulan ini.
Posisi Milan Rawan Digusur

Dengan cuma mendapat satu poin, AC Milan memang masih di puncak klasemen serie A saat ini. Namun mereka cuma unggul dua poin dari Inter Milan yang ada di posisi dua.
Inter Milan belum bertanding pada pekan 26 dan akan bertemu Sassuolo nanti malam. Jika menang, Inter bakal menggusur posisi Milan.
Tak cuma turun ke urutan dua, Rossoneri bisa melorot ke posisi tiga karena Napoli cuma selisih tiga poin. Napoli akan bertemu tim lemah Cagliari.
Rebic Penyelamat Milan

AC Milan wajib berterima kasih kepada Ante Rebic. Pemain asal Kroasia tersebut jadi penyelamat Rossoneri dalam pertandingan melawan Salernitana.
Rebic mencetak gol ke gawang Salernitana pada menit ke-77. Golnya tersebut membuat Rossoneri terhindar dari kekalahan.
Rebic memang tidak selalu jadi pilihan utama Milan pada musim ini. Namun, Stefano Pioli sudah mengambil keputusan tepat memasukkan sang pemain pada menit ke-61.
Performa Apik Theo Hernandez

Theo Hernandez absen dalam pertandingan melawan Sampdoria karena suspensi. Namun, pemain asal Prancis itu akhirnya kembali bermain saat AC Milan berkunjung ke markas Salernitana.
Hernandez memang tidak membubuhkan namanya di papan skor. Namun, dia tampil memukau dan menyumbang satu assist untuk gol pertama Milan yang dicetak Junior Messias.
Pada beberapa kesempatan di pertandingan, pergerakan Hernandez cukup merepotkan lini pertahanan lawan. Whoscored memberikan rating 7.6 untuk Hernandez, yang merupakan paling tinggi di antara pemain Milan lainnya.
Federico Bonazzoli Berbahaya
Federico Bonazzoli bukan penyerang yang haus gol dalam ajang Serie A. Akan tetapi, pemain berusia 24 tahun tersebut sedang berada dalam performa terbaiknya.
Bonazzoli menjebol gawang AC Milan pada menit ke-29. Mantan pemain Inter Milan itu melakukannya dengan tendangan salto dari umpan Milan Djuric.
Kini Bonazzoli selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhirnya di Serie A. Dia bisa diandalkan pelatih Stefano Colantuono untuk menjebol gawang lawan.
Baca Juga:
- Milan Ditahan Juru Kunci: Kembali ke Setelah Pabrik, Gak Kuat Kedinginan di Puncak
- Man of the Match Salernitana vs AC Milan: Milan Djuric
- Hasil Pertandingan Salernitana vs AC Milan: Skor 2-2
- Zlatan Ibrahimovic Konfirmasi Segera Comeback di Skuat AC Milan
- Franck Kessie Dicemooh Milanisti, Begini Respon Pioli
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 April 2026 19:20Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 22 April 2026 19:40 -
Piala Dunia 22 April 2026 19:35 -
Bola Indonesia 22 April 2026 19:30 -
Liga Spanyol 22 April 2026 19:30 -
Liga Inggris 22 April 2026 19:28 -
Bola Indonesia 22 April 2026 19:20
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5097733/original/080924200_1737101764-b7ca8f33-51db-44de-9286-cb9d453ea223.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558094/original/034365100_1776406046-sapu1.jpg)

