
Bola.net - AC Milan mengamankan tiga poin penting saat menjamu Empoli pada laga pekan ke-29 Serie A, Minggu (13/3/2022) dini hari WIB. Pada duel yang dimainkan di San Siro tersebut, Milan menang dengan skor tipis 1-0.
Milan sebenarnya punya cukup banyak peluang mencetak gol, tetapi mereka sangat tidak efektif. Milan menang lewat gol semata wayang Pierre Kalulu pada menit ke-19. Kalulu mencetak gol dari sepakan jarak jauh.
Bagi Milan, hasil ini mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen dengan 63 poin. Sementara, Empoli berada di posisi ke-13 dengan 32 poin. Empoli cukup aman dari ancaman degradasi walau secara matematis masih bisa terseret ke zona merah.
Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari laga AC Milan vs Empoli? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters:
Bukan Performa Terbaik

Harus diakui bahwa Milan tidak tampil pada performa terbaiknya. Tapi, Milan tetap mampu mengamankan tiga poin yang sangat penting dalam persaingan scudetto Serie A.
Milan melepas 15 shots, tapi hanya lima yang tepat sasaran, dan satu menjadi gol. Milan membuang banyak peluang. Dari sisi penguasaan bola, Milan juga hanya unggul tipis dari Empoli.
Tapi, lini belakang Milan tampil cukup solid. Mereka tidak memberi banyak ruang bagi Empoli. Duet Kalulu dan Tomori tampil bagus. Maginan juga membuat dua penyelamatan yang sangat krusial.
Antara Jumlah dan Distribusi Gol Milan

Milan hanya sekali mencetak gol pada enam laga terakhir. Momen itu terjadi saat Milan bermain imbang 2-2 melawan Salernitana, klub yang kini berada di dasar klasemen.
Milan punya masalah pelik di lini depan. Ibrahimovic jarang dalam kondisi bugar sehingga tidak bisa diandalkan. Sementara, Giroud juga belum rutin mencetak gol walau tampil bagus. Mereka adalah top skor klub dengan delapan gol.
Tapi, Milan beruntung karena punya banyak pemain yang bisa mencetak gol. Musim ini, Milan punya 16 pencetak gol berbeda di Serie A. Termasuk Kalulu yang baru saja mencetak gol. Dari 16 pencetak gol itu, tercipta 55 gol.
Tanda Tanya untuk Kessie

Pioli kembali memainkan Kessie sebagai pemain 'nomor 10'. Tapi, lagi-lagi Kessie tidak berkembang dengan baik. Pemain asal Pantai Gading itu tampak kesulitan selama berada di lapangan.
Kessie memang membuat dua umpan kunci bagi Milan, tetapi dia tidak cukup agresif dan efektif. Bukan hal yang mengejutkan jika kemudian Kessie ditarik keluar dan diganti Brahim Diaz.
Secara umum, performa Kessie menurun drastis pada musim 2021/2022. Dia baru mencetak lima gol dan mulai sering diganti atau menjadi pemain pengganti.
Peluang Scudetto?

Tiga poin dari laga melawan Empoli amat sangat dibutuhkan Milan. Setelah pekan lalu memenangkan laga 'enam poin' melawan Napoli, kini Milan mendapat poin penuh lagi yang sangat krusial.
Milan tetap aman di puncak klasemen, dengan keunggulan lima poin dari Inter Milan yang belum memainkan laga pekan ke-29. Patut diingat, Inter juga punya satu laga yang belum diputuskan statusnya yakni lawan Bologna.
Pada sembilan laga tersisa dalam perebutan scudetto, Milan tidak akan berjumpa Inter. Jadi, Milan harus terus menang agar penentuan gelar scudetto ada di tangan sendiri dan tidak bergantung pada hasil Inter.
Capaian Stefano Pioli

Pioli patut bangga dengan capaian yang diraih sebagai pelatih. Sebab, pria 56 tahun itu menjadi orang ketujuh yang mampu mencatatkan 600 laga di Serie A sebagai pelatih. Laga ke-600 juga dirayakan dengan kemenangan.
Pioli adalah sosok dengan pengalaman panjang di Italia. Sebelum di Milan, dia pernah melatih Fiorentina, Inter Milan, Lazio, hingga Parma.
Tapi, Pioli belum pernah merasakan gelar juara pada top level. Capaian terbaik Pioli adalah runner-up di Serie A, Coppa Italia, dan Super Coppa Italiana. Lantas, apakah musim ini Pioli akan meraif trofi pertamanya?
Klasemen Serie A
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Man of the Match AC Milan vs Empoli: Pierre Kalulu
- Wojciech Szczesny Sukses Tepis Penalti Antonio Candreva: Jujur, Hanya Beruntung
- Hasil Pertandingan AC Milan vs Empoli: 1-0
- Diincar Barcelona, Romelu Lukaku Lebih Pilih Kembali ke Inter Milan
- 5 Pelajaran Sampdoria 1-3 Juventus: Peran 'Aneh' Adrien Rabiot, Tidak Punya Sayap Kiri?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 1 November 2026 05:43Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 1 November 2026 06:36Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
-
Otomotif 1 November 2026 06:35Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
-
Bola Indonesia 1 November 2026 06:34Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
-
Bola Indonesia 1 November 2026 06:21Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 1 November 2026 05:43Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
-
italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
5 Kandidat Pelatih Baru Juventus Pengganti Luciano Spalletti: Didier Deschamps hingga Eks AC Milan
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Hasil Milan vs Bologna: Rossoneri Dipermalukan di Kandang Sendiri, Hattrick Mbangula Jadi Mimpi Buruk
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

