
Bola.net - Allenatore Udinese, Luca Gotti meluapkan kemarahan usai timnya dihukum penalti di menit-menit akhir dalam laga kontra AC Milan, Kamis (4/3/2021) dini hari WIB.
Dalam pertandingan yang dihelat di San Siro ini, Udinese sebenarnya mampu unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Rodrigo Becao pada pertengahan babak kedua.
Udinese mampu mempertahankan keunggulan hingga masa injury time sebelum Milan mendapat hadiah penalti usai Jens Stryger melakukan handball di kotak terlarang.
Franck Kessie yang menjadi algojo pun sukses menunaikan tugasnya dengan baik dan membawa Milan terhindar dari kekalahan di kandang sendiri.
Kekesalan Luca Gotti
Seusai pertandingan, Gotti pun tak bisa menyembunyikan kekesalannya karena kemenangan di depan mata timnya sirna akibat penalti.
“Kami memiliki kemenangan di tangan kami. Epilog dari game ini adalah hal yang membuat Anda tidak bisa tidur di malam hari,” kata Gotti kepada DAZN dan Sky Sport Italia.
“Saya telah melihat pertandingan berakhir lima detik lebih awal, tetapi penalti diberikan setelah 95 menit berlalu. Itu tidak akan mengubah apa pun sekarang, saya tahu itu, tapi setidaknya saya bisa diberi kesempatan untuk marah karenanya," imbuhnya.
Bisa Berbeda Perlakuan
Lebih lanjut, Gotti menyebut bahwa keputusan kontroversial dari wasit bakal menjadi pembicaraan selama berhari-hari jika yang bermain bukan Udinese.
“Kebobolan penalti seperti itu setelah masa injury time habis, jika ini terjadi pada klub lain, akan terjadi kekacauan, tapi dengan Udinese tidak ada yang peduli," keluh Gotti.
"Ini akan menjadi tiga poin yang sangat penting bagi kami." tukasnya.
Sumber: Sky Sport Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 22 April 2026 17:00
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 22 April 2026 21:30 -
Bola Indonesia 22 April 2026 21:24 -
Piala Dunia 22 April 2026 21:21 -
Piala Dunia 22 April 2026 21:04 -
Piala Dunia 22 April 2026 20:51 -
Piala Dunia 22 April 2026 20:38
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5097733/original/080924200_1737101764-b7ca8f33-51db-44de-9286-cb9d453ea223.jpg)

