
Bola.net - Mantan bek kawakan Italia, Pietro Vierchowod mengemukakan pendapatnya mengenai rencana Milan yang ingin menjual Stephan El Shaarawy.
CEO Adriano Galliani telah beberapa kali berbicara kepada media mengenai rencana penjualan penyerang berusia 20 tahun tersebut dan dikabarkan tengah terlibat perbincangan serius dengan Manchester City dan PSG terkait rencana transfer.
Menurut Vierchowod, Rossoneri harusnya memberikan respek lebih kepada penyerang berdarah Mesir tersebut mengingat jasanya yang nyaris seorang diri memikul tanggung jawab mencetak gol bagi klub di putaran pertama musim 2012-13.
"El Shaarawy bagaikan menarik kereta Milan seorang diri ketika mereka sedang terancam terlempar ke papan tengah," ungkap Vierchowod kepada Tuttosport.
"Sekarang semua orang memuji Mario Balotelli. Namun dia baru datang di bulan Januari, saat Milan sudah diselamatkan oleh banyak gol yang dicetak El Shaarawy."
Vierchowood yang juga pernah membela panji Milan di era 90-an tersebut mengingatkan pihak klub untuk lebih membantu El Shaarawy dalam menjalani masa-masa sulit, bukannya justru menjualnya demi meraih keuntungan.
"Klub harus menunjukkan apresiasi yang lebih baik kepada El Shaarawy yang berperan sangat penting dalam bulan-bulan awal musim. Saat ini dia layak mendapatkan respek, bukannya justru dilupakan karena sedang mengalami penurunan performa."
Produktivitas gol El Shaarawy memang jauh merosot usai pihak klub mendatangkan Balotelli dari Manchester City. Perubahan posisi dalam taktik Massimiliano Allegri disinyalir menjadi penyebab utama.
Sempat menggila dengan mencetak 16 gol di putaran pertama, ketajaman eks striker Genoa tersebut turun drastis dan hanya mampu mencetak 1 gol setelah kedatangan Balotelli. [initial]
CEO Adriano Galliani telah beberapa kali berbicara kepada media mengenai rencana penjualan penyerang berusia 20 tahun tersebut dan dikabarkan tengah terlibat perbincangan serius dengan Manchester City dan PSG terkait rencana transfer.
Menurut Vierchowod, Rossoneri harusnya memberikan respek lebih kepada penyerang berdarah Mesir tersebut mengingat jasanya yang nyaris seorang diri memikul tanggung jawab mencetak gol bagi klub di putaran pertama musim 2012-13.
"El Shaarawy bagaikan menarik kereta Milan seorang diri ketika mereka sedang terancam terlempar ke papan tengah," ungkap Vierchowod kepada Tuttosport.
"Sekarang semua orang memuji Mario Balotelli. Namun dia baru datang di bulan Januari, saat Milan sudah diselamatkan oleh banyak gol yang dicetak El Shaarawy."
Vierchowood yang juga pernah membela panji Milan di era 90-an tersebut mengingatkan pihak klub untuk lebih membantu El Shaarawy dalam menjalani masa-masa sulit, bukannya justru menjualnya demi meraih keuntungan.
"Klub harus menunjukkan apresiasi yang lebih baik kepada El Shaarawy yang berperan sangat penting dalam bulan-bulan awal musim. Saat ini dia layak mendapatkan respek, bukannya justru dilupakan karena sedang mengalami penurunan performa."
Produktivitas gol El Shaarawy memang jauh merosot usai pihak klub mendatangkan Balotelli dari Manchester City. Perubahan posisi dalam taktik Massimiliano Allegri disinyalir menjadi penyebab utama.
Sempat menggila dengan mencetak 16 gol di putaran pertama, ketajaman eks striker Genoa tersebut turun drastis dan hanya mampu mencetak 1 gol setelah kedatangan Balotelli. [initial]
(tut/mri)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 22 April 2026 12:41MU Segera Umumkan Kontrak Baru Kobbie Mainoo, Begini Detailnya!
-
Liga Inggris 22 April 2026 10:21Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
-
Liga Inggris 22 April 2026 08:12Manchester United Mundur Perlahan dari Perburuan Elliot Anderson?
-
Piala Dunia 21 April 2026 20:26
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 22 April 2026 14:20 -
Liga Italia 22 April 2026 14:16 -
Bola Indonesia 22 April 2026 13:54 -
Bolatainment 22 April 2026 13:52 -
Liga Italia 22 April 2026 13:46 -
Piala Dunia 22 April 2026 13:38
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562809/original/026263600_1776840455-20260422_120559.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805028/original/091104200_1713421055-IMG_1154.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544328/original/000217400_1775099692-IMG-20260402-WA0042.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5154296/original/008205500_1741342135-IMG_9446.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554943/original/048424100_1776138184-IMG-20260414-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4105075/original/074412400_1659074996-jj-shev-gg7u7c2DuJ8-unsplash_1_.jpg)

