
Bola.net - Kembalinya Massimiliano Allegri ke kursi pelatih AC Milan membawa banyak cerita lama ikut menyeruak ke permukaan. Pria Italia berusia 57 tahun itu dipercaya kembali menangani Rossoneri mulai musim 2025/26 setelah sempat menukangi mereka pada 2010 hingga 2014.
Milan pun sedang menjalani persiapan pramusim dengan tur ke Asia dan Australia. Saat ini, mereka sudah berada di Singapura, dan akan menghadapi Arsenal dalam laga uji coba di Stadion Nasional Singapura pada Rabu, 23 Juli 2025 pukul 18.30 WIB.
Menjelang pertemuan itu, wajar bila ingatan fans Milan melayang ke satu laga bersejarah. Pada Februari 2012, Milan besutan Allegri membantai Arsenal 4-0 di San Siro — malam di mana taktik, intensitas, dan kelas menyatu sempurna.
Kemenangan Besar yang Tak Terlupakan
Throwback to the AC Milan side that beat Arsenal 4-0 in 2012 🔥 pic.twitter.com/3uhTKUGO5z
— B/R Football (@brfootball) March 8, 2018
Pertandingan itu adalah leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim 2011/12. Arsenal, yang waktu itu masih ditangani Arsene Wenger dan diperkuat Mikel Arteta (pelatih The Gunners sekarang), datang ke San Siro dengan reputasi kuat. Duel itu diprediksi berlangsung seimbang.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Di depan puluhan ribu tifosi yang memadati stadion, Milan tampil menggila dan benar-benar membuat Arsenal tak berkutik.
Empat gol lahir dari kaki Kevin-Prince Boateng, Robinho (2), dan penalti Zlatan Ibrahimovic. Skor besar itu memberi Milan keunggulan vital meski mereka sempat ketar-ketir di leg kedua.
Taktik Berlian yang Berkilau
📽️ #OnThisDay 2012, AC Milan 4-0 Arsenal pic.twitter.com/I8bNIywouQ
— Milan Posts (@MilanPosts) February 15, 2025
Allegri mengandalkan formasi favoritnya, 4-3-1-2 dengan gelandang berlian. Skema ini sebelumnya sukses membawa Milan juara Serie A pada musim 2010/11.
Boateng jadi sosok kunci di belakang duet striker, bergerak bebas mencari ruang dan menjadi penghubung antar lini. Posisi itu memberinya kebebasan untuk menghancurkan blok Arsenal dari dalam.
Salah satu peluang pertama bahkan lahir dari skema lemparan ke dalam. Kombinasi Boateng, Zlatan, dan Robinho menciptakan tembakan tajam — bukti kecermatan struktur serangan Milan.
Menekan, Merebut, Menghukum
Gol pertama Milan tercipta lewat pressing yang terorganisir. Robinho menutup jalur umpan ke sisi kanan, memaksa Szczesny melakukan kesalahan fatal.
Allegri menerapkan pressing horizontal yang membuat Arsenal kesulitan keluar dari tekanan. Antonini bertahan lebar demi mengawal Walcott dan mencegah peralihan ke sisi jauh.
Sementara itu, Van Bommel dan Mexes memainkan peran penting di tengah. Mexes leluasa naik karena Van Persie sendirian, sementara Van Bommel menjaga ritme dengan mematikan pergerakan Ramsey.
Kompak Saat Menyerang, Rapat Saat Bertahan
Milan bertahan dengan sangat rapi menggunakan formasi 4-3-1-2. Blok tengah dijaga ketat, memaksa Arsenal melebar dan kehilangan akses ke zona berbahaya.
Arteta sempat mencoba menekan, tapi malah membuka celah besar di sisi lain. Milan memanfaatkan situasi 3v2 dan mencetak gol dengan kecerdikan membaca ruang.
Di babak kedua, kualitas individu mengambil alih. Zlatan dan Robinho memperlihatkan sentuhan kelas atas untuk menambah gol ketiga dan membuat Arsenal makin tenggelam.
Respons Cermat sang Pelatih
Ketika Arsenal mulai mengubah pendekatan dengan menyerang dari tengah, Allegri tak tinggal diam. Ia segera mengubah formasi menjadi 4-4-2 datar dengan memasukkan Ambrosini.
Perubahan itu membuat Milan kembali solid di tengah dan menutup celah yang coba dieksploitasi Arsenal. Ini contoh nyata dari kecermatan membaca situasi pertandingan.
Gol keempat lahir dari skema matang dan gerakan tajam yang memancing pelanggaran di kotak penalti. Penalti Zlatan menutup malam yang nyaris sempurna.
AllegriBall di Puncak Performanya
Laga ini menjadi simbol kehebatan Allegri dalam mengelola taktik dan emosi tim. Milan bermain dengan struktur yang matang, pressing efektif, dan keseimbangan di semua lini.
Bukan hanya strategi awal yang bekerja, tapi juga kemampuan menyesuaikan saat permainan berubah. Allegri tahu kapan harus bertahan, kapan harus menyerang, dan kapan harus mengunci laga.
Kini, dengan kembalinya Allegri dan Arsenal kembali jadi lawan, memori itu pun terasa hidup lagi. Ini mungkin bukan Liga Champions, tapi siapa tahu Singapura jadi tempat Allegri menulis sebuah kisah baru.
Sumber: Sempre Milan
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Analisis Hugo Ekitike: Kekuatan dan Kelemahan Calon Striker Baru Liverpool
- Sisi Positif dan Negatif dari Hasil 0-0 Timnas Indonesia U-23 Kontra Malaysia
- Timnas Indonesia Butuh Solusi Cepat untuk Masalah Serius di Lini Depan
- 3 Skenario dan Prediksi Starting XI MU dengan Mbeumo di Tur Amerika
- Perjalanan Karier Hugo Ekitike: Berawal di Reims, Kini Siap Berlabuh di Anfield
- Kenapa Hugo Ekitike Dipilih Liverpool dan Apa yang Bisa Mereka Harapkan Darinya?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:03Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:01Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 17:28Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 16:48AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:273 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:23Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
BERITA LAINNYA
-
italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
-
italia 31 Oktober 2026 07:03Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
italia 30 Oktober 2026 17:28Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
-
italia 30 Oktober 2026 16:48AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
-
italia 30 Oktober 2026 13:29Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
MOST VIEWED
5 Kandidat Pelatih Baru Juventus Pengganti Luciano Spalletti: Didier Deschamps hingga Eks AC Milan
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Hasil Milan vs Bologna: Rossoneri Dipermalukan di Kandang Sendiri, Hattrick Mbangula Jadi Mimpi Buruk
Hasil Genoa vs Juventus: Dua Gol Babak Pertama Bikin Bianconeri Pulang dengan Tangan Hampa
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)

