Bila Ruben Amorim jadi Pelatih AC Milan, Mungkin Rafael Leao Akan Bertahan?

Bila Ruben Amorim jadi Pelatih AC Milan, Mungkin Rafael Leao Akan Bertahan?
Selebrasi winger Portugal, Rafael Leao (17) usai mencetak gol ke gawang Uzbekistan di Piala Dunia 2026 Grup K, 24 Juni 2026. (c) AP Photo/Eric Gay

Bola.net - Rafael Leao mengisyaratkan bahwa masa depannya di AC Milan belum sepenuhnya ditentukan. Setelah mencetak gol dalam kemenangan 5-0 Portugal atas Uzbekistan di Piala Dunia 2026, pemain berusia 26 tahun itu menegaskan baru akan mengambil keputusan terkait klubnya setelah turnamen berakhir.

Pernyataan tersebut muncul di tengah spekulasi mengenai kemungkinan kepergiannya dari Milan. Situasi berubah setelah kursi pelatih Rossoneri kini ditempati Ruben Amorim, sosok yang menurut Leao memiliki kualitas tinggi sebagai pelatih.

Gol ke gawang Uzbekistan menjadi momen penting bagi Leao setelah musim yang tidak mudah. Ia juga sempat kesulitan mendapatkan tempat utama bersama Portugal pada dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.

Dengan fokus yang masih tertuju pada tugas bersama tim nasional, pembahasan mengenai masa depannya di level klub untuk sementara ditunda.

Gol untuk Portugal di Tengah Musim yang Sulit

Leao turut menyumbang satu gol saat Portugal menghancurkan Uzbekistan 5-0. Ia mencetak gol penutup melalui penyelesaian keras satu sentuhan yang bersarang di atap gawang.

Pemain sayap itu mengakui musim yang baru dijalaninya berjalan penuh tantangan. Cedera dan performa Milan sepanjang musim menjadi beberapa faktor yang mempersulit perjalanannya.

"Saya harus merayakan ini bersama keluarga saya, karena ini musim yang sulit bagi saya," kata Leao.

"Saya mengalami cedera dan banyak hal lainnya, termasuk bagaimana musim Milan berjalan. Saya harus berterima kasih kepada keluarga yang membantu saya melewati semuanya, dan gol ini saya persembahkan untuk mereka," lanjutnya.

Leao Jawab Kritik Soal Permainannya

Selama beberapa waktu terakhir, Leao kerap mendapat sorotan terkait gaya bermainnya. Ia sering dikritik karena dianggap kurang membantu pertahanan atau tidak cukup aktif saat tim kehilangan bola.

Namun, pemain Portugal itu menegaskan fokus utamanya adalah memberikan kontribusi bagi tim. Ia merasa puas karena bisa membantu Portugal dan memperoleh menit bermain yang dibutuhkan.

"Saya harus melakukan ini untuk diri saya sendiri, bukan untuk orang lain," ujar Leao.

"Saya bekerja untuk diri saya sendiri, rekan-rekan setim dan pelatih saya. Saya senang bisa membantu tim, mendapatkan menit bermain di lapangan, itu penting," tambahnya.

Ruben Amorim Buka Kemungkinan Baru di Milan

Sebelum pergantian pelatih, Leao sempat menyatakan bahwa perjalanannya bersama Milan seolah mendekati akhir yang alami. Saat itu, Max Allegri masih memimpin tim.

Kini situasinya berbeda setelah Milan menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih baru. Kehadiran sesama pelatih asal Portugal tersebut membuat Leao belum ingin mengambil keputusan tergesa-gesa.

"Saat ini saya harus tetap fokus pada Piala Dunia," kata Leao.

"Yang saya tahu, dia adalah pelatih yang sangat bagus. Dia sukses di Portugal, memang tidak berjalan sesuai harapannya di Manchester United, tetapi dia tetap pelatih hebat. Saya akan membuat keputusan setelah Piala Dunia," tegasnya.