
Bola.net - - Napoli hanya membiarkan posisi capolista Serie A jatuh ke tangan Juventus dalam hitungan jam. Sebab, Napoli sukses meraih kemenangan saat berjumpa dengan klub SPAL di Stadion San Paolo, Minggu (18/2) malam WIB.
Tampil dengan susukan pemain terbaik, Napoli langsung unggul cepat pada menit ke-6. Umpan matang Jose Callejon sukses dikonversi menjadi gol oleh Allan. Unggul cepat membuat permainan Napoli pun makin enjoy.
Sayangnya, beberapa peluang yang dikreasi oleh Dries Mertens dan kawan-kawan tidak mampu membuat gol kedua tercipta. Marek Hamsik sempat mencetak gol pada menit ke-64. Tapi, sang kapten Napoli dinilai sudah berada di posisi offside lebih dahulu.
Hingga laga berakhir, skor 1-0 untuk Napoli tetap bertahan. Hasil ini cukup untuk membawa Napoli kembali ke puncak klasemen dengan raihan 66 poin. Setelah sebelumnya direbut oleh Juventus yang berhasil memenangkan derby Turin melawan Torino. Juve ada di peringkat kedua dengan 65 poin.
Sementara itu, berdasarkan catatan Opta, kemenangan atas SPAL membuat Napoli mencatat rekor baru dalam sejarah klub. Napoli kini mencatat rekor kemenangan beruntun paling lama dalam sejarah klub dengan sembilan kemenangan beruntun.
9 - @sscnapoli have set their club record of consecutive wins in a single Serie A season (nine). Record. #NapoliSPAL
— OptaPaolo (@OptaPaolo) February 18, 2018
Hasil ini sekaligus menjadi pelipur lara bagi Napoli setelah menelan kekalahan 1-3 atas RB Leipzig di ajang Liga Europa pekan lalu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 22 April 2026 17:00 -
Liga Italia 22 April 2026 15:01
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 22 April 2026 19:40 -
Piala Dunia 22 April 2026 19:35 -
Bola Indonesia 22 April 2026 19:30 -
Liga Spanyol 22 April 2026 19:30 -
Liga Inggris 22 April 2026 19:28 -
Bola Indonesia 22 April 2026 19:20
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5097733/original/080924200_1737101764-b7ca8f33-51db-44de-9286-cb9d453ea223.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558094/original/034365100_1776406046-sapu1.jpg)

