Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata

Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Selebrasi pemain Como usai melawan Juventus, 22 Februari 2026 lalu. (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

Bola.net - Como kembali menegaskan diri sebagai salah satu kisah paling menarik di sepak bola Italia musim ini. Klub yang baru promosi dua musim lalu kini bersaing di papan atas Serie A dengan performa yang konsisten.

Perjalanan Como tidak terjadi secara instan dan merupakan hasil dari proses yang terstruktur sejak promosi dari Serie B. Dalam waktu singkat, mereka berubah dari tim promosi menjadi penantang serius di kompetisi elite Italia.

Pada musim 2023/2024, Como berhasil finis di posisi kedua Serie B di bawah arahan Osian Roberts. Pencapaian itu mengantar mereka kembali ke Serie A untuk pertama kalinya dalam 21 tahun.

Transformasi di Tangan Fabregas

Transformasi di Tangan Fabregas

Pelatih Como, Cesc Fabregas (c) AP Photo/Luca Bruno

Memasuki musim 2024/2025, Como melanjutkan perkembangan di bawah pelatih Cesc Fabregas. Mereka menutup musim di peringkat ke-10 dan memastikan tempat aman di kasta tertinggi.

Performa tersebut menjadi fondasi penting bagi lonjakan yang terjadi musim ini. Como tampil lebih matang dengan permainan yang solid dan efektif di berbagai lini.

Pada musim 2025/2026, Como menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsistensi dan daya saing. Hingga pekan ke-33, mereka berada di posisi kelima klasemen sementara Serie A.

Posisi itu membuat Como unggul atas klub-klub mapan seperti AS Roma, Atalanta, dan Lazio. Mereka hanya terpaut lima poin dari Juventus di posisi keempat serta delapan poin dari AC Milan dan Napoli.

Pencapaian Como di Coppa Italia

Pencapaian Como di Coppa Italia

Skuad Como merayakan gol Lucas Da Cunha ke gawang Inter Milan, Rabu (22/4/2026) (c) AP Photo/Luca Bruno

Selain di liga, Como juga mencatatkan capaian penting di ajang Coppa Italia musim ini. Pada 10 Februari 2026, mereka memastikan tiket semifinal, menyamai pencapaian terbaik klub sejak musim 1985/1986.

Langkah Como terhenti setelah kalah agregat 2-3 dari Inter Milan. Meski gagal ke final, performa tersebut memperkuat status mereka sebagai tim yang patut diperhitungkan.

Como dan Mimpi ke Panggung Elite Eropa

Como dan Mimpi ke Panggung Elite Eropa

Selebrasi Nico Paz dalam laga Serie A 2025/2026 antara Como vs Inter Milan, Senin (13/4/2026). (c) La Presse via AP Photo/Alessio Morgese

Di Serie A, peluang Como untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan terbuka lebar. Jika finis di posisi kelima, mereka akan mengamankan tiket ke Liga Europa.

Namun, peluang lebih besar masih terbuka jika mampu menembus empat besar. Capaian itu akan membawa Como ke Liga Champions, sebuah prestasi luar biasa bagi klub yang baru kembali ke Serie A.

Dalam lima pertandingan tersisa, Como akan menghadapi Genoa, Napoli, Verona, Parma, dan Cremonese. Hasil dari laga-laga tersebut akan menentukan apakah mereka mampu menciptakan sejarah baru.

Jika mampu menjaga konsistensi dan memanfaatkan peluang, Como bisa mewujudkan kejutan besar. Panggung elite Eropa kini bukan lagi mimpi yang terlalu jauh bagi mereka.

Klasemen