
Bola.net - Parma secara mengejutkan menaklukkan pemimpin klasemen dan juara bertahan Juventus 1-0 di Ennio Tardini pada giornata 30 Serie A 2014/15, Sabtu (11/4). Menurut pelatih Roberto Donadoni, kemenangan ini ibarat kisah dongeng dan dia mempersembahkannya buat para tifosi setia Parma.
Parma, yang terpuruk di dasar klasemen dan para pemain serta stafnya belum digaji sejak Juli 2014 seiring kebangkrutan mereka, sejatinya tak diunggulkan menang. Terlebih lagi, Parma sempat dibantai Juventus 0-7 pada pertemuan pertama. Namun, gol tunggal Jose Mauri menit 60 mematahkan semua prediksi di atas kertas.
"Laga ini mengingatkan saya pada kisah dongeng yang jadi nyata," kata Donadoni seperti dilansir Football Italia.
"Kami menang melawan pemimpin klasemen dan ini sungguh memuaskan. Kami bahagia bisa memberikan kemenangan ini buat para para tifosi. Para pemain juga layak diberi pujian untuk perjuangan mereka yang luar biasa," imbuhnya.
Donadoni menegaskan bahwa timnya bertekad menutup musim yang sulit ini dengan cara kesatria. Sekali lagi, itu semua demi para tifosi yang selalu setia mendukung mereka.
"Kami ingin menutup musim ini sebaik mungkin dan dengan cara yang terhormat. Itu untuk membangun fondasi di masa depan dan membalas cinta dari para tifosi kami," pungkasnya.
Hasil ini membuat Juventus tetap memiliki 70 poin di posisi teratas. Sementara itu, Parma, yang sebelumnya juga menahan Inter Milan 1-1 dan mengalahkan Udinese 1-0, kembali membuka jalan untuk bertahan di kasta tertinggi Italia dengan delapan giornata tersisa. [initial]
(foti/gia)
Parma, yang terpuruk di dasar klasemen dan para pemain serta stafnya belum digaji sejak Juli 2014 seiring kebangkrutan mereka, sejatinya tak diunggulkan menang. Terlebih lagi, Parma sempat dibantai Juventus 0-7 pada pertemuan pertama. Namun, gol tunggal Jose Mauri menit 60 mematahkan semua prediksi di atas kertas.
"Laga ini mengingatkan saya pada kisah dongeng yang jadi nyata," kata Donadoni seperti dilansir Football Italia.
"Kami menang melawan pemimpin klasemen dan ini sungguh memuaskan. Kami bahagia bisa memberikan kemenangan ini buat para para tifosi. Para pemain juga layak diberi pujian untuk perjuangan mereka yang luar biasa," imbuhnya.
Donadoni menegaskan bahwa timnya bertekad menutup musim yang sulit ini dengan cara kesatria. Sekali lagi, itu semua demi para tifosi yang selalu setia mendukung mereka.
"Kami ingin menutup musim ini sebaik mungkin dan dengan cara yang terhormat. Itu untuk membangun fondasi di masa depan dan membalas cinta dari para tifosi kami," pungkasnya.
Hasil ini membuat Juventus tetap memiliki 70 poin di posisi teratas. Sementara itu, Parma, yang sebelumnya juga menahan Inter Milan 1-1 dan mengalahkan Udinese 1-0, kembali membuka jalan untuk bertahan di kasta tertinggi Italia dengan delapan giornata tersisa. [initial]
(foti/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 21 April 2026 22:22Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
-
Liga Italia 21 April 2026 20:06AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
-
Liga Italia 21 April 2026 16:43Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 22 April 2026 00:37 -
Liga Spanyol 22 April 2026 00:22 -
Liga Spanyol 22 April 2026 00:13 -
Liga Spanyol 22 April 2026 00:06 -
Liga Spanyol 22 April 2026 00:02 -
Voli 21 April 2026 23:57
MOST VIEWED
- Inter Milan jadi Tim Italia Pertama yang Lolos Liga Champions 2026/2027
- Hasil Inter Milan vs Cagliari: Pesta Gol Nerazzurri dan Scudetto yang Semakin Dekat
- Bukan Cuma Taktik Strategi, Ini Kunci Kehebatan Inter Milan Musim Ini
- Hasil Juventus vs Bologna: Khephren Thuram Segel Kemenangan, Bianconeri Mantap di Empat Besar
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562151/original/092484300_1776790649-Prabowo_Dudung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562150/original/098720600_1776790025-IMG-20260421-WA0051.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562149/original/007015300_1776789972-Brian.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5044531/original/048356800_1733875805-20241211-Atalanta_vs_Real_Madrid-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562081/original/041820300_1776778145-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562077/original/083975100_1776776897-WhatsApp_Image_2026-04-21_at_20.03.45.jpeg)

