
Bola.net - - Gelandang muda Inter Milan, Roberto Gagliardini meminta rekan-rekan setimnya untuk bekerja keras pada musim ini. Gagliardini menyebut ini adalah kesempatan terakhir bagi Nerrazurri kembali disegani di tanah Italia.
Seperti yang sudah diketahui, selama beberapa tahun terakhir kubu Nerrazurri mengalami kemerosotan. Mereka sudah lama tidak mengangkat trofi juara di mana terakhir kali mereka mengangkat trofi terjadi pada tahun 2011 saat mereka memenangkan Coppa Italia.
Pada tahun lalu Inter Milan mendapatkan suntikan dana besar dari Sunning Grup untuk membenahi tim mereka. Namun mereka masih gagal untuk berprestasi, di mana mereka hanya finish di peringkat 7 klasemen akhir Serie A.
Inter Milan
Gagliardini sendiri berharap bahwa musim ini Inter Milan berhasil bangkit dari keterpurukan bersama pelatih anyar, Luciano Spalletti. "Spalletti benar, musim ini adlaah kesempatan terakhir kami untuk kembali ke puncak," buka Gagliardini kepada Gazzetta Dello Sport.
"Ada target yang besar harus kami capai kali ini. Setelah pencapaian kami musim lalu, kami ingin kembali ke posisi atas. Kami harus memahami bahwa setiap pertandingan bernilai 3 poin dan kami tidak boleh menyerah."
"Klub lain telah memperkuat diri mereka sendiri, namun kami harus melakukan hal yang sama. Kita akan melihat di mana kita akan berakhir musim depan." tutup gelandang Timnas Italia U-21 tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 22 April 2026 18:21Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
-
Liga Italia 22 April 2026 17:00 -
Liga Italia 22 April 2026 15:01
LATEST UPDATE
-
Asia 23 April 2026 06:06 -
Bola Indonesia 23 April 2026 05:32 -
Bola Indonesia 23 April 2026 05:22 -
Liga Italia 23 April 2026 05:20 -
Bola Indonesia 23 April 2026 05:11 -
Liga Spanyol 23 April 2026 05:05
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Hasil Inter Milan vs Como: Epic Comeback! Nerazzurri Melaju ke Final Coppa Italia 2025/2026
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3155174/original/002379100_1592381992-IMG_20200617_154821.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)

