Inter Milan Main Apik karena Motivasi, Bukan karena Tekanan

Richard Andreas | 6 Januari 2022 05:30
Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, merayakan golnya ke gawang Cagliari dalam laga lanjutan Serie A hari Senin (13/12/2021). (c) AP Photo

Bola.net - Inter Milan tengah memimpin persaingan menuju scudetto musim 2021/22. Pasukan Simone Inzaghi unggul dengan 46 poin dari 19 pertandingan, cukup jauh dari rival-rivalnya.

Tidak ada yang menduga Inter bisa kembali memuncaki klasemen Serie A dan memimpin balapan menuju gelar juara. Pasalnya, mereka sempat kesulitan bermain apik di awal musim.

Inter tampak masih berusaha menyesuaikan diri dengan kehadiran Simone Inzaghi sebagai pelatih baru. Oleh sebab itu mereka diduga bakal kesulitan menyamai level bermain seperti musim lalu.

Meski begitu, kini Inter terbukti bisa kembali memimpin klasemen sementara. Apa rahasianya?

1 dari 2 halaman

Motivasi, bukan tekanan

Permainan Inter mungkin belum mencapai level terbaiknya, tapi paling tidak mereka tahu caranya untuk menang. Insaghi mengakui pujian untuk timnya terasa menyenangkan, tapi justru di momen seperti itulah Inter harus membuktikan diri.

"Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, kami membutuhkan antusiasme di sekitar tim berasal dari motivasi, bukan dari tekanan. Kami tahu bahwa kami memimpin klasemen dan setiap tim akan mencoba membuat kami kesulitan," ujar Inzaghi di Football Italia.

"Tidak ada yang menyebut kami favorit juara dua bulan lalu, sekarang mereka berkata demikian karena kami ada di puncak. Pujian memang bagus, tapi tujuan kami adalah meraih trofi."

"Saya sudah pernah melakukannya di Lazio dan sekarang ingin melakukannya kembali di sini," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Laga tidak pasti

Inter Milan seharusnya menyambangi Bologna dalam duel lanjutan Serie A, Kamis (6/1/2022) sore ini. Namun, ada kemungkinan pertandingan tersebut bakal ditunda karena kondisi kedua tim tidak ideal.

"Ini pertandingan rumit, Bologna mengalahkan Sassuolo 3-0 sebelum jeda Natal dan kami tahu betapa bagusnya pelatih Sinisa Mihajlovic. Kami harus memberikan performa apik," lanjut Inzaghi.

"Menurut saya, ketidakpastian seperti ini tidak bagus bagi siapa pun dalam dunia sepak bola. Sulit bersiap menyambut pertandingan, Anda harus siap mengubah personil dan strategi begitu ada perubahan."

"Hal ini sudah terjadi dalam dua tahun terakhir, semua pihak berada di situasi yang sama," tandasnya.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR