Inter Milan Terjebak Tren Negatif, Puasa Kemenangan Terburuk Sejak 2023

Inter Milan Terjebak Tren Negatif, Puasa Kemenangan Terburuk Sejak 2023
Pemain Inter Milan Marcus Thuram (kiri) dan Alessandro Bastoni bereaksi saat laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, Milan, Italia, Selasa, 24 Februari 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Inter Milan kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan Fiorentina dalam lanjutan Serie A. Hasil ini memperpanjang tren negatif yang mulai mengganggu ambisi mereka dalam perburuan gelar musim ini.

Pertandingan di Stadio Artemio Franchi berlangsung ketat dengan kedua tim berbagi poin. Namun, bagi Inter Milan, hasil tersebut terasa seperti kehilangan momentum penting di fase krusial musim.

Inter Milan sebenarnya masih memimpin klasemen sementara. Akan tetapi, performa yang menurun dalam beberapa pekan terakhir membuat jarak dengan pesaing mulai terpangkas.

Ketergantungan pada Lautaro Martinez

Ketergantungan pada Lautaro Martinez

Selebrasi Lautaro Martinez dalam laga Liga Italia antara Inter Milan vs Bologna, Senin (5/1/2026). (c) La Presse via AP Photo

Absennya Lautaro Martinez menjadi faktor utama di balik penurunan performa Inter Milan. Sejak sang kapten mengalami cedera pada pertengahan Februari, tim kesulitan menjaga konsistensi.

Dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, Inter Milan hanya meraih satu kemenangan. Catatan tersebut menjadi alarm bagi tim asuhan Cristian Chivu yang membutuhkan solusi cepat.

Selain itu, Inter Milan kini mencatat tiga laga beruntun tanpa kemenangan di Serie A. Ini merupakan catatan terburuk mereka sejak April 2023, ketika situasi serupa terakhir kali terjadi.

Kondisi ini memperlihatkan betapa pentingnya peran Lautaro dalam lini serang. Tanpa kehadirannya, efektivitas serangan Inter Milan menurun signifikan.

Tekanan dari Rival dan Harapan Kebangkitan

Tekanan dari Rival dan Harapan Kebangkitan

Christian Pulisic dan Piotr Zielinski berebut bola dalam laga Liga Italia antara AC Milan vs Inter Milan di San Siro, 9 Maret 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Di sisi lain, AC Milan berhasil memanfaatkan situasi ini untuk mendekat di klasemen. Selisih poin kini menyusut menjadi enam angka, membuat persaingan gelar semakin terbuka.

Jeda internasional datang pada momen yang tepat bagi Inter Milan. Waktu ini dapat dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus mengevaluasi strategi tim.

Harapan terbesar tertuju pada kembalinya Lautaro Martinez dalam waktu dekat. Penyerang asal Argentina itu diperkirakan bisa tampil pada laga kandang berikutnya melawan AS Roma.

Kehadiran Lautaro diharapkan mampu mengembalikan ketajaman lini depan Inter Milan. Jika tidak segera bangkit, posisi mereka di puncak klasemen berpotensi semakin terancam.

Sumber: Sempre Inter

Klasemen