Inter vs Lecce: Pio Esposito Cetak Gol, Cristian Chivu Lari Masuk Lapangan, Ada Apa?

Inter vs Lecce: Pio Esposito Cetak Gol, Cristian Chivu Lari Masuk Lapangan, Ada Apa?
Pemain Inter Milan, Francesco Pio Esposito, merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan Serie A melawan Lecce, Kamis (15/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Inter Milan sukses mengunci status juara paruh musim Serie A dengan cara yang cukup dramatis. Kemenangan tipis atas Lecce menjadi penentu krusial bagi La Beneamata, Kamis (15/1/2026) dini hari tadi WIB.

Bukan sekadar soal tiga poin penting di klasemen Liga Italia. Laga ini menjadi panggung emosional bagi wonderkid mereka, Francesco Pio Esposito.

Gol tunggalnya di menit ke-78 sukses memecah kebuntuan yang menyiksa di Giuseppe Meazza. Momen itu terasa makin spesial berkat reaksi sang pelatih.

Cristian Chivu tak ragu berlari masuk ke lapangan untuk memeluk erat anak asuhnya. Ternyata, ada ikatan batin yang begitu kuat di antara keduanya.

1 dari 3 halaman

Gol yang Melegakan

Gol yang Melegakan

Selebrasi penyerang Inter Milan, Francesco Pio Esposito usai mencetak gol ke gawang Lecce pada lanjutan Serie A, 15 Januari 2026. (c) AP Photo/Luca Bruno

Laga tunda pekan ke-16 ini berjalan sangat alot bagi skuad Nerazzurri. Serangan demi serangan Inter kerap mentah di barisan pertahanan lawan.

Kebuntuan baru benar-benar pecah menjelang bubaran laga. Dewi fortuna akhirnya tersenyum pada tuan rumah.

Berawal dari tembakan keras Lautaro Martinez yang ditepis kiper, Esposito sigap menyambar bola. Ia berada di posisi tepat untuk mencocor bola rebound jarak dekat.

"Saya sudah lama menunggu gol Serie A ini. Ini bukti bahwa semua kerja keras terbayar lunas, dengan satu atau lain cara," ujar Esposito kepada DAZN Italia.

Ia menambahkan dengan penuh antusias, "Saya sangat bahagia. Saya masih butuh gol di Liga Champions, tapi saya sangat senang sekarang, itu bisa menunggu."

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 17 Januari 2026
Udinese Udinese
21:00 WIB
Inter Milan Inter Milan
2 dari 3 halaman

Tumbuh Bersama Chivu

Tumbuh Bersama Chivu

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (c) AP Photo/Luca Bruno

Momen paling menyentuh justru terjadi saat selebrasi gol tersebut. Seluruh pemain cadangan Inter berhamburan masuk ke lapangan.

Pelatih Cristian Chivu terlihat memberikan pelukan hangat kepada Esposito. Sang pemain mengakui bahwa hubungannya dengan Chivu sudah terjalin sejak di akademi.

"Saya melihat pelatih di sana, saya senang. Dia juga dulu selalu berlari merayakan gol bersama kami saat masih melatih tim Primavera," kenang Esposito.

Striker muda ini menjelaskan betapa dalamnya hubungan emosional mereka. Chivu dianggap sosok mentor yang tak banyak bicara tapi sangat peduli.

"Ikatan kami tak butuh banyak kata-kata, tapi penuh kasih sayang. Dia tipe orang yang tidak perlu bicara banyak, Anda cuma tahu dia akan ada untuk Anda," tegasnya.

"Saya mengenalnya bertahun-tahun. Kami praktis 'tumbuh' bersama, dia sebagai pelatih dan saya sebagai pemain di tim muda. Ini hubungan yang sangat penting bagi saya," lanjut Esposito.

3 dari 3 halaman

Status Juara Paruh Musim Liga Italia

Kemenangan vital ini membuat Inter kini unggul enam poin dari Napoli. Mereka resmi menyegel titel tidak resmi sebagai Campione d'Inverno atau juara paruh musim.

Meski kini nyaman duduk di puncak klasemen Liga Italia, Piotr Zielinski enggan jemawa. Gelandang senior ini mengingatkan bahwa perjalanan musim ini masih sangat panjang.

"Selalu menyenangkan berada di puncak. Tapi kami tahu masih banyak pertandingan tersisa dan banyak poin yang harus diperebutkan," kata Zielinski mengingatkan.

Pemain asal Polandia itu juga mengakui timnya sempat kesulitan. Lecce memberikan perlawanan yang membuat Inter harus memutar otak.

"Lecce adalah tim yang harus dihormati, tak ada laga mudah di Serie A. Kami harus selalu memberikan yang terbaik," tambahnya.

Zielinski menutup dengan analisis singkat soal performa timnya. Ia bersyukur Pio Esposito muncul sebagai penyelamat di saat yang tepat.

"Kami terlalu lambat di babak pertama, terlalu banyak sentuhan. Kami menaikkan tempo setelah jeda dan akhirnya mendapat gol yang pantas lewat Pio," tutupnya.