
Bola.net - Di bawah langit kelabu Stadio Ennio Tardini, Juventus kembali dihantui kenyataan pahit. Kehadiran Igor Tudor di kursi panas tak serta-merta membangkitkan kejayaan Bianconeri yang telah lama redup. Kemenangan Parma 1-0 menjadi pertanda bahwa perubahan di ruang ganti belum berbuah hasil instan.
Thiago Motta hanya bertahan kurang dari sembilan bulan di Allianz Stadium sebelum akhirnya angkat kaki. Kini, Tudor dihadapkan pada tantangan yang jauh lebih besar dari sekadar mengembalikan identitas lama Juventus. Sebab, DNA Bianconeri saja ternyata tidak cukup untuk menjawab segala kegelisahan.
Juventus kini tercecer di posisi kelima, dengan poin yang sama dengan Lazio dan hanya tertinggal satu angka dari Bologna di peringkat empat. Ancaman absen dari Liga Champions musim depan membayangi dengan pekat. Dan setiap langkah ke depan terasa seperti berjalan di atas tali yang rapuh.
Alarm bagi Tudor

Kekalahan dari Parma menjadi alarm keras bagi Igor Tudor. Kekalahan di pertandingan keempat bukanlah harapan untuk seorang juru selamat yang baru saja diangkat.
Tudor tentu tahu bahwa waktu bukanlah sekutunya di Turin. Dalam beberapa pekan ke depan, Juventus harus menghadapi Monza, Bologna, dan Lazio dalam laga-laga yang bisa menentukan nasib mereka. Gagal mengamankan tiket Liga Champions bisa berarti akhir yang cepat bagi petualangannya.
Di Juventus, sejarah membuktikan bahwa tidak ada ruang untuk kesabaran berlebihan. Hasil adalah mata uang utama di Allianz Stadium. Tanpa kemenangan, nama besar dan kenangan masa lalu takkan menyelamatkan siapa pun.
Pelajaran dari Kegagalan Motta

Thiago Motta datang dengan ide dan metode baru, tapi gagal beradaptasi dengan cepat di lingkungan yang keras. Eksperimen yang dijalankan justru memperburuk situasi di dalam dan luar lapangan. Kini, Juventus menanggung akibat dari keputusan yang terburu-buru.
Hal tersebut mengingatkan bahwa eksperimen seperti ini harus dijadikan pelajaran berharga. Di Turin, tidak ada ruang untuk coba-coba atau belajar sambil berjalan. Setiap kegagalan punya harga mahal yang harus dibayar dengan musim yang terbuang.
Motta membuktikan bahwa sekadar memahami budaya Juventus tidak menjamin kesuksesan. Tudor harus lebih dari sekadar seseorang yang mengerti warna hitam-putih. Dia harus mampu memberikan hasil-hasil yang memuaskan. Dan itu harus dilakukan segera.
DNA Bianconeri, tapi dengan Hasil Nyata

Banyak yang berbicara tentang pentingnya memiliki 'DNA Bianconeri'. Bahwa memahami nilai-nilai Juventus adalah pondasi yang tidak bisa ditawar. Namun, di lapangan, nilai-nilai itu harus diterjemahkan menjadi kemenangan, konsistensi, dan ambisi tanpa batas.
Tudor, sebagai mantan pemain yang mengerti denyut nadi Juventus, punya keuntungan kecil. Akan tetapi, keuntungan itu bisa cepat menguap jika tidak disertai hasil nyata. Pasalnya, di Turin, romantisme tidak bertahan lama jika tidak diiringi dengan trofi.
Dalam beberapa pekan ke depan, Tudor tidak hanya berjuang untuk masa depannya. Dia juga sedang berjuang untuk membuktikan bahwa Juventus bisa lebih dari sekadar kenangan akan kejayaan masa lalu. Sebab, DNA saja tak akan membawa Bianconeri kembali ke puncak.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 September 2026 11:22Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 8 September 2026 17:56Manuel Locatelli Terancam Absen 3 Bulan, Juventus Hadapi Krisis Lini Tengah
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 11 September 2026 13:20Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
-
Liga Champions 11 September 2026 13:1220 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
-
Liga Champions 11 September 2026 13:04Bayern, Perjalanan Masih Panjang
-
Liga Champions 11 September 2026 12:55Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
-
Liga Inggris 11 September 2026 12:51Prediksi Chelsea vs Hull City 12 September 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 11 September 2026 11:22Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 8 September 2026 17:56Manuel Locatelli Terancam Absen 3 Bulan, Juventus Hadapi Krisis Lini Tengah
-
italia 7 September 2026 23:29Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
-
italia 7 September 2026 09:08Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
SOROT
-
Liputan6 11 September 2026 13:15BMKG Lampung Sebut Gelombang Capai 4 Meter Sebelum 5 Jurnalis Hilang Kontak
-
Liputan6 11 September 2026 12:33Identitas 2 Anggota KKB Penembak ASN di Jayawijaya
-
Liputan6 11 September 2026 11:57Kronologi Polisi Hilang Saat Kawal Tongkang
-
Liputan6 11 September 2026 11:08DPR Minta Pemerintah Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang Kontak
-
Liputan6 11 September 2026 10:49Polisi Hilang Usai Terjatuh dari Tongkang di Sungai Perbatasan Lampung-Sumsel
-
Liputan6 11 September 2026 10:40Gubernur Banten Ikut Sisir Perairan Selat Sunda Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346058/original/024558600_1789107319-1001648009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345296/original/029953500_1789028707-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_15.20.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345989/original/019057600_1789102624-1001654047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324315/original/017873500_1786698674-Screenshot_2026-08-14_161001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345913/original/094905900_1789098542-1001653928.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345141/original/026449600_1789021515-1001650952.jpg)
