
Bola.net - Pelatih Juventus, Igor Tudor, memberikan pernyataan tegas setelah timnya kembali gagal meraih kemenangan di Serie A. Bianconeri harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu Atalanta.
Hasil ini menjadi hasil imbang kedua secara beruntun bagi Juventus. Pekan sebelumnya, mereka juga meraih skor identik saat berhadapan dengan Verona.
Di tengah sorotan terhadap performa tim yang belum stabil, Tudor justru menegaskan pendiriannya. Ia sama sekali tidak berniat untuk mengubah sistem permainan yang telah ia terapkan.
Selain berbicara soal taktik, sang pelatih juga memberikan kabar terbaru mengenai kondisi dua pemainnya. Gleison Bremer dan Khephren Thuram terpaksa ditarik keluar dalam laga tersebut karena cedera.
Harga Mati: Formasi 3-4-3

Setelah pertandingan, Igor Tudor langsung dihadapkan pada pertanyaan mengenai kemungkinan mengubah taktik. Apalagi melihat Juventus tampak kesulitan menciptakan peluang dengan skema yang ada saat ini.
Namun, sang pelatih dengan cepat menepis wacana tersebut. Ia menegaskan bahwa formasi 3-4-3 adalah harga mati dan ia akan berusaha memaksimalkan potensi pemain yang ada dengan sistem tersebut.
"Openda, Dusan Vlahovic, dan David tidak bisa bermain sebagai trequartista," ujar Tudor dalam konferensi persnya.
"Mereka bisa beradaptasi sesekali dengan peran yang berbeda, tetapi kami bermain 3-4-3, dan saya harus bekerja dengan baik untuk mendapatkan yang terbaik dari para pemain ini dengan sistem itu," tegasnya.
Update Kondisi Bremer dan Thuram
Laga melawan Atalanta harus dibayar mahal oleh Juventus. Dua pemain kunci, Gleison Bremer dan Khephren Thuram, tidak dapat menyelesaikan pertandingan karena mengalami masalah kebugaran.
Tudor pun memberikan penjelasan awal mengenai kondisi keduanya. Menurutnya, cedera Bremer tidak terlalu parah, namun kondisi Thuram masih memerlukan evaluasi lebih lanjut oleh tim medis.
"Saya rasa cedera Bremer tidak terlalu serius, dia mengalami sedikit kelelahan otot dan meminta untuk diganti," kata Tudor.
"Thuram mengalami sedikit masalah betis di babak pertama jadi saya menariknya keluar. Saya pikir dia tampil hebat di babak pertama, tapi sekarang kami harus mengevaluasi seberapa serius cederanya," sambungnya.
Cedera Bremer Rusak Rencana Pergantian
Insiden cederanya Gleison Bremer di babak kedua ternyata berdampak langsung pada rencana taktik Igor Tudor. Ia terpaksa melakukan pergantian yang tidak sesuai dengan rencana awalnya.
Akibatnya, satu slot pergantian pemain yang sudah disiapkan untuk menambah daya gedor jadi terbuang. Tudor mengaku tidak bisa memasukkan Jonathan David di menit-menit akhir pertandingan.
"Sayangnya, itu berarti saya tidak bisa memasukkan Jonathan David di menit-menit akhir," ungkap Tudor.
"Karena dia seharusnya menjadi pergantian terakhir saya," jelasnya mengenai situasi tersebut.
Soal Ganti Sistem? Jawabannya Singkat dan Tegas
Ketika para wartawan kembali mendesaknya soal kemungkinan mengubah sistem permainan di laga-laga berikutnya, Tudor tidak memberikan penjelasan panjang lebar. Ia hanya memberikan jawaban yang sangat singkat.
Jawaban tersebut seolah menjadi penegasan akhir dari prinsipnya. Hal ini menunjukkan betapa kokoh pendirian sang pelatih terhadap filosofi sepak bola yang ia anut di Juventus.
Saat ditanya apakah ia mungkin mempertimbangkan perubahan ke sistem taktis yang berbeda, Tudor memberikan jawaban yang sangat lugas.
"Tidak mungkin," begitu respons singkatnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 15 Februari 2026 21:44Tempat Menonton Napoli vs Roma: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
-
Liga Italia 15 Februari 2026 21:04Hasil Udinese vs Sassuolo: Jay Idzes Main Penuh Bawa Timnya Comeback 2-1
-
Liga Italia 15 Februari 2026 20:14Sudah Unggul, Nyaris Buyar! 5 Pelajaran Penting AC Milan usai Drama di Kandang Pisa
-
Liga Italia 15 Februari 2026 19:45Live Streaming Napoli vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 Februari 2026 23:33 -
Liga Italia 15 Februari 2026 23:24 -
Liga Spanyol 15 Februari 2026 22:38 -
Liga Inggris 15 Februari 2026 22:28 -
Liga Inggris 15 Februari 2026 22:24 -
Liga Inggris 15 Februari 2026 22:14
MOST VIEWED
- Karier Spesial Cesc Fabregas di Como: Dari Promosi, Tembus Papan Atas Serie A, hingga Cetak Sejarah di Coppa Italia
- Scout Manchester United Ramaikan Duel Inter vs Juventus, Siapa yang Dipantau?
- Juventus Tetapkan Harga Federico Gatti, Milan dan Napoli Berminat
- Christopher Nkunku, Luka Modric, dan Pinggul yang Terkilir
HIGHLIGHT
- 10 Transfer Termahal Januari 2026
- 10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut ...
- 8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpis...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503593/original/095839600_1771172147-IMG_0014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503583/original/082426200_1771168565-e182e9d7-7cc5-4f19-8705-07ff9435391d.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503577/original/083713400_1771165541-WhatsApp_Image_2026-02-15_at_21.22.23.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503575/original/035685900_1771164949-WhatsApp_Image_2026-02-15_at_21.07.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503569/original/075504200_1771164341-WhatsApp_Image_2026-02-15_at_20.58.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/883161/original/030743300_1432298500-mui.jpg)

