
Bola.net - Mantan kiper Juventus, Alex Manninger, baru-baru ini berbagi kisah menarik seputar perjalanan kariernya di Turin. Pria asal Austria ini mengenang masa-masanya saat berseragam Si Nyonya Tua bersama para legenda besar.
Manninger merasa terhormat bisa menjadi bagian dari sejarah klub raksasa Italia tersebut. Baginya, bergabung dengan Juventus adalah sebuah takdir yang akhirnya terpenuhi setelah sempat tertunda sepuluh tahun.
Kiper yang juga pernah membela Arsenal ini mengaku sangat terkesan dengan atmosfer di dalam tim. Ia merasa lingkaran kariernya menjadi lengkap setelah sempat gagal bergabung di masa muda.
Saat itu, Juventus lebih memilih memboyong Edwin van der Sar ketimbang dirinya. Namun, Manninger tidak menyerah hingga akhirnya kesempatan itu datang kembali di penghujung karier.
Latihan Tambahan Bareng Del Piero
Selama berada di Juventus, Manninger berperan sebagai deputi bagi penjaga gawang utama, Gianluigi Buffon. Peran ini membuatnya sering menghabiskan waktu lebih lama di lapangan latihan bersama Alessandro Del Piero.
Ia mengungkapkan bahwa sang kapten sering memintanya bertahan setelah sesi latihan resmi berakhir. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengasah kemampuan eksekusi bola mati.
"Ketika saya menjadi nomor dua bagi Gigi Buffon, dia (Del Piero) akan menahan saya selama berjam-jam di akhir latihan. Begitu banyak tantangan, dan begitu banyak tawa. Dia sangat memukau saya, terutama dengan penaltinya. Dia adalah seorang sniper," ungkap Manninger.
"Ale juga seorang pegolf yang hebat. Sesekali kami membicarakan hal itu. Cepat atau lambat kami akan saling menantang, seperti yang kami lakukan pada penalti dan tendangan bebas di Juventus," lanjutnya.
Kekaguman pada Ketenangan Gianluigi Buffon
Selain Del Piero, sosok Gianluigi Buffon juga meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi Manninger. Ia mengaku selalu terheran-heran dengan mentalitas yang dimiliki oleh kiper terbaik dunia tersebut.
Manninger sering memperhatikan bagaimana Buffon bersikap di bawah tekanan pertandingan yang sangat tinggi. Ketenangan Buffon dianggapnya sebagai sesuatu yang tidak masuk akal bagi manusia biasa.
"Dia luar biasa, sungguh. Dia tidak pernah membuat saya meragukan kehebatannya. Saya takjub dengan ketenangan yang dia miliki," ujar Manninger memuji mantan rekan setimnya itu.
"Saya selalu bertanya kepadanya, 'bagaimana kamu melakukannya, Gigi?'. Saya merasa terhormat bisa bermain bersamanya dan untuk Juventus secara umum," pungkasnya mengenang masa indah di Turin.
Revolusi Mental di Bawah Antonio Conte
Manninger juga menjadi saksi hidup bagaimana Antonio Conte mengubah wajah Juventus yang sempat terpuruk. Musim terakhir Manninger di Turin bertepatan dengan musim pertama Conte sebagai pelatih kepala.
Ia melihat langsung bagaimana Conte menanamkan mental juara sejak hari pertama di kamp pelatihan pramusim. Saat itu, Juventus baru saja mengakhiri musim di peringkat ketujuh selama dua tahun beruntun.
"Sejak awal, dia adalah satu-satunya orang yang percaya bisa memenangkan Scudetto. Kami datang dari dua kali finis di peringkat ketujuh dan serangkaian pilihan buruk dari klub," jelasnya.
"Dia 'membangun kembali gereja di tengah kota' seperti yang biasa kalian orang Italia katakan," tutup Manninger merujuk pada keberhasilan Conte mengembalikan kejayaan Si Nyonya Tua.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 25 Agustus 2026 10:44Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
-
Liga Italia 25 Agustus 2026 09:59Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 25 Agustus 2026 09:24Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
-
Liga Italia 25 Agustus 2026 04:57Hasil AS Roma vs Fiorentina: Malen Hat-trick, Dybala Borong Tiga Assist
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 25 Agustus 2026 19:19Prediksi Real Madrid vs Sociedad 27 Agustus 2026
-
Bola Indonesia 25 Agustus 2026 17:42Daftar 16 Sponsor Persib Bandung di Musim 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
italia 25 Agustus 2026 10:44Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
-
italia 25 Agustus 2026 09:59Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 25 Agustus 2026 09:24Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
-
italia 25 Agustus 2026 04:57Hasil AS Roma vs Fiorentina: Malen Hat-trick, Dybala Borong Tiga Assist
-
italia 24 Agustus 2026 19:27Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
SOROT
-
Liputan6 25 Agustus 2026 19:193 Polisi Ditembak Saat Tangkap Buronan Narkoba
-
Liputan6 25 Agustus 2026 19:15Dikira Geng Motor, Remaja di Makassar Ditembak Teman Pakai Airsoft Gun
-
Liputan6 25 Agustus 2026 18:36Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 103 Orang
-
Liputan6 25 Agustus 2026 18:15Detik-Detik Menegangkan Evakuasi Kobra 3 Meter Masuk Rumah Warga Sukabumi
-
Liputan6 25 Agustus 2026 18:10Kronologi Penangkapan Aktor Revaldo Fifaldi
-
Liputan6 25 Agustus 2026 18:07Prabowo: Negara Hadir, Penanganan Bencana Aceh hingga NTT Cepat dan Masif
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332374/original/005780700_1787660396-1001596919.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332365/original/094662000_1787660118-1053397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326791/original/051600700_1787036607-WhatsApp_Image_2026-08-18_at_13.42.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332334/original/075115700_1787656545-436925.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4290593/original/072049900_1673603641-revaldo-HERMAN_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)

