
Bola.net - Inter Milan gagal mengalahkan tuan rumah Monza pada pekan ke-17 Serie A 2022/2023, Minggu 8 Januari 2023. Tim asuhan Simone Inzaghi itu hanya mampu bermain imbang 2-2.
Inter unggul lewat Matteo Darmian menit 10, tetapi bisa dibalas oleh Monza lewat gol Patrick Ciurria menit 11. Inter kembali memimpin lewat gol Lautaro Martinez menit 22, tetapi akhirnya gagal menang setelah Monza menyamakan skor lewat bunuh diri Denzel Dumfries menit 93.
Bagi Inter, ini adalah sebuah antiklimaks. Sebab, pada laga sebelumnya, Inter mampu memaksa Napoli menelan kekalahan pertamanya di Serie A 2022/2023.
Kegagalan menang atas Monza, menurut Inzaghi, tak lepas dari faktor kepemimpinan wasit Juan Luca Sacchi.
Kontroversi
🙋🏻♂️ Per #LucaMarelli il gol di #Acerbi annullato all'Inter era regolare:
— Calciomercatoweb.it (@cmercatoweb) January 7, 2023
"Bisogna stare molto attenti alle gambe di Marì e Gagliardini, entrambi si aiutano con le braccia. In questa circostanza non bisogna fischiare, Marì cade perché viene sgambettato da Izzo. La rete è regolare" pic.twitter.com/6IwtmSdHnl
Ketika skor masih 2-1, Inter sempat menyarangkan bola ke dalam gawang lewat Francesco Acerbi. Namun, wasit sudah terlebih dahulu meniup peluit karena menilai Roberto Gagliardini mendorong pemain Monza.
Tayangan ulang menunjukkan bahwa Pablo Mari sebenarnya tersandung kaki rekannya sendiri, yakni Armando Izzo. Kebetulan, tangan Gagliardini berada di punggung Pablo Mari.
Andai wasit menunggu bola masuk sebelum meniup peluit, VAR bisa dijadikan patokan. Dengan VAR, kemungkinan besar gol itu bakal disahkan.
Namun, karena wasit sudah terlebih dahulu meniup peluit sebelum bola masuk, maka VAR tak bisa mengintervensi.
Marah

"Kami sangat marah karena jelas ada sebuah kesalahan," kata Inzaghi, seperti dikutip Football Italia.
"Setelah lima tahun memakai VAR, bisa-bisanya pelanggaran diberikan karena dua pemain Monza saling bertabrakan. Harusnya tunggu dan lihat apa yang terjadi."
"Ditambah Lautaro yang kena tiang, kami harusnya unggul 3-1. Namun, kami akhirnya hanya bisa bicara tentang hasil imbang gara-gara sebuah kesalahan fatal," imbuhnya.
Kecewa

"Itu menjadi pembeda karena insiden tersebut berpengaruh besar pada jalannya pertandingan," kata striker Inter, Lautaro Martinez.
"Seperti yang dibilang pelatih kepada kami di ruang ganti, setelah empat atau lima tahun penggunaan VAR dan mereka masih tetap melakukan kesalahan, berarti ini perlu diragukan."
"Saya pribadi tidak suka dengan VAR, dari awal bahkan sampai sekarang. Namun, ini hal baru di sepak bola dan kami harus beradaptasi, Ini harus digunakan dengan benar jika tak ingin merusak segalanya. Ini bukan cuma karena hari ini kami dirugikan, tetapi karena ini tidak bagus untuk sepak bola," imbuh Lautaro.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- 12 Kali Nirbobol, 17 Laga cuma Kemasukan 7 Gol, Juventus Memang Jago!
- Fakta dan Statistik Pralaga Serie A 2022/2023 Pekan Ini
- Prediksi AC Milan vs AS Roma 9 Januari 2023
- 5 Pelajaran dari Hasil Imbang Monza vs Inter Milan: Mantan Buyarkan Kemenangan Nerazzurri
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Juventus: Spesialis Menang 1-0
- Inter Ditahan Imbang Monza, Mantan Bikin Nyesek, Bye-Bye Scudetto
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)

