
Bola.net - Napoli menolak mengibarkan bendera putih. Badai cedera parah tak membuat mental mereka runtuh di Giuseppe Meazza, Senin (12/1/20260 dini hari WIB.
Hasil imbang 2-2 melawan Inter Milan menjadi buktinya. Partenopei dua kali bangkit dari ketertinggalan dalam laga lanjutan Serie A yang menguras emosi.
Scott McTominay tampil sebagai penyelamat lewat dua golnya. Namun, ia justru menyoroti kondisi krisis skuad yang sedang dialami timnya.
Ia mengajak publik membayangkan situasi terbalik. Bagaimana jika Inter yang harus bermain tanpa sederet bintang utamanya?
Krisis Pemain dan Analogi McTominay
Daftar absen Napoli memang sangat panjang. Mulai dari Anguissa, Lukaku, hingga nama besar lainnya harus menepi.
McTominay menekankan betapa beratnya perjuangan rekan-rekannya. Mereka harus tampil habis-habisan dengan skuad seadanya.
"Pemain memberikan segalanya. Tak ada Anguissa, Lukaku, Gilmour, De Bruyne," ujar McTominay kepada DAZN Italia.
Gelandang asal Skotlandia itu membuat perbandingan menohok. Ia menyamakan kondisi Napoli saat ini dengan Inter jika kehilangan pilar inti.
"Maksud saya, ini seolah Inter Milan tanpa Lautaro Martinez, Thuram, Barella, dan Calhanoglu," tegasnya memberi gambaran.
Meski pincang, semangat juang tim tetap menyala. Staf pelatih dinilai telah mempersiapkan strategi terbaik untuk bertahan.
"Salut mutlak untuk para pemain, karena kami tak punya kata 'menyerah' di sini," tambahnya dengan bangga.
Terkait Gol ke Gawang Inter
McTominay sempat menjadi sorotan negatif di awal laga. Kesalahannya dalam build-up berujung pada gol pertama Inter.
Namun, ia menolak untuk tenggelam dalam penyesalan. Dua gol balasan darinya menjadi bukti mentalitas baja.
"Tentu saja kesalahan adalah bagian dari sepak bola, Anda tak boleh jatuh," katanya bijak.
Baginya, respons setelah melakukan kesalahan adalah yang terpenting. Ia memilih bangkit dan membantu tim sekuat tenaga.
"Semua orang membuat kesalahan di sepak bola, jadi saya hanya ingin berikan yang terbaik," imbuhnya.
Apresiasi Presiden Napoli dan Emosi Conte
Perjuangan heroik Napoli mendapat sorotan Presiden Aurelio De Laurentiis. Lewat media sosial, ia memuji ketangguhan tim yang kehilangan 9 pemain kunci.
"Pertandingan luar biasa! Napoli yang menakjubkan," tulis sang presiden penuh apresiasi.
Di sisi lain, laga ini diwarnai kartu merah Antonio Conte. Sang pelatih diusir wasit karena protes keras soal penalti.
Bek Juan Jesus membela reaksi eksplosif pelatihnya. Menurutnya, itu adalah wujud hasrat untuk menang.
"Pelatih punya karakternya, dia seorang pemenang. Dia membakar semangat kami," ujar Juan Jesus membela.
Hasil imbang ini menjaga konstelasi papan atas tetap ketat. Inter memimpin dengan 43 poin, dibayangi Milan dan Napoli yang siap menyalip di klasemen sementara Liga Italia.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 17 April 2026 16:09 -
Liga Italia 17 April 2026 13:41Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 18-21 April 2026
-
Liga Italia 17 April 2026 10:18 -
Liga Italia 17 April 2026 09:39 -
Liga Italia 17 April 2026 09:08
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 17 April 2026 18:20 -
Bola Indonesia 17 April 2026 17:57 -
Liga Champions 17 April 2026 17:30 -
Bundesliga 17 April 2026 17:30 -
Liga Inggris 17 April 2026 17:00 -
Bola Indonesia 17 April 2026 16:52
MOST VIEWED
- Harga Turun dan Status Rafael Leao Tak Lagi Not For Sale: Man United dan Chelsea Antri?
- Kalahkan Como, Dekati Scudetto, Bos Inter Milan Sindir Rival: Takut Juara Bukan DNA Nerazzurri
- Juventus Tetap Jadi Magnet Pemain Top Walau Tanpa Liga Champions, Klaim Bos Bianconeri
- Juventus Takkan Ambil Risiko dengan Kenan Yildiz
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4988446/original/089229300_1730529883-20241102_121958.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558529/original/002347900_1776422803-1001174809.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5243936/original/056184100_1749119164-1000059824__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558382/original/006780800_1776416801-IMG_17616_TNI_Bersama_SAR_Gabungan_Pikul_Jenazah_Helikopter_PK_CFX_Sekadau_Lewat_Rimba_Puntak.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453249/original/070393900_1766473120-WhatsApp_Image_2025-12-23_at_13.54.25.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558417/original/021369800_1776418053-pertemuan_menhan_indonesia_dan_menhan_jepang.jpeg)

