
Bola.net - Maurizio Sarri akhirnya resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Juventus. Setelah hanya satu musim di Chelsea, Sarri memilih kembali ke Italia untuk menangani Si Nyonya Tua.
Musim lalu memang naik turun bagi Chelsea. Namun di tengah banyak keraguan, Maurizio Sarri mampu membawa The Blues mengakhiri musim dengan menempati posisi ketiga Premier League dan memenangi Liga Europa dengan mengalahkan Arsenal.
Sarri mungkin tak memiliki banyak penggemar di antara suporter Chelsea, namun musim lalu merupakan musim debut yang tak bisa dikatakan buruk.
Ditinggalkan Sarri, Chelsea mungkin akan berada dalam situasi sulit. Selain harus mencari pelatih baru, mereka juga harus mengatasi situasi tanpa keberadaan bintang terbaik mereka, Eden Hazard dan juga adanya larangan aktif di bursa transfer pemain.
Di Juventus, Sarri akan memiliki 'masalah' yang berbeda untuk diatasi. Dia datang ke klub yang telah memenangi Serie A delapan kali beruntun di delapan musim terakhir. Bukan itu saja, Sarri juga memiliki salah satu pemain terbaik sepanjang masa yang harus 'dibantu' untuk meledak, Cristiano Ronaldo.
Selain mempertahankan trofi lokal, Maurizio Sarri juga akan memiliki tugas memenangkan Liga Champions. Trofi yang sangat diidamkan oleh Juventus.
Bagaimana Maurizio Sarri membangun era baru Juventus? Bagaimana formasi yang bisa ia pakai untuk memenuhi target dari klub? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters!.
Bagaimana Rekrutan Juventus?
Pertama-tama sebelum berbicara soal formasi apa yang bisa Sarri gunakan, ada baiknya untuk membicarakan mengenai siapa-siapa pemain yang bisa didatangkan Juventus di bawah arahan Maurizio Sarri.
Satu pemain yang sudah pasti bergabung ke Turin adalah mantan gelandang Arsenal, Aaron Ramsey. Pemain asal Wales tersebut datang secara gratis dari Arsenal dan akan bergabung dengan rekan setimnya di Turin begitu kontraknya di Arsenal berakhir, yakni akhir bulan ini.
Ada juga beberapa pemain lain yang juga dikaitkan dengan Juventus. Dan mungkin itu akan membuat Sarri tersenyum karena para pemain tersebut sama sekali bukan kaleng-kaleng alias sudah memiliki nama besar.
Sebut saja nama Paul Pogba. Mantan pemain Juventus itu memang santer dikabarkan akan balik kucing ke Turin. Pogba dijual Juventus ke Manchester United pada 2016 silam dengan harga yang menjadi rekor transfer saat itu.
Selain itu ada nama penyerang Inter Milan, Mauro Icardi. Nama penyerang Argentina tersebut juga dikaitkan dengan kepindahannya ke Juventus setelah hubungannya dengan Nerazzurri memanas.
Pemain lain yang juga dikaitkan begitu Sarri dipastikan melatih Juventus adalah Jorginho. Pemain kesayangan Sarri tersebut dibawa sang pelatih dari Napoli ke Chelsea musim panas lalu. Juventus bisa saja membawanya pulang ke Italia dan membangun tim di sekitarnya, seperti yang Sarri lakukan di Chelsea.
Pemain lain yang juga dikaitkan dengan Juventus adalah Gonzalo Higuain. Higuain sendiri masih memiliki kontrak dengan Juventus, tapi musim lalu ia harus rela dua kali dipinjamkan, yakni ke AC Milan dan kemudian ke Chelsea. Kehadiran Sarri bisa jadi akan membuat Higuain tetap di Allianz Stadium.
Satu nama terakhir yang juga dikaitkan dengan Juventus adalah Emerson Palmieri. Bek kiri Chelsea tersebut kabarnya diinginkan Sarri berada dalam timnya di Juventus musim depan. Selain itu ada juga nama Elseid Hysaj, bek kanan favorit Sarri ketika waktunya di Napoli yang juga dikaitkan dengan Si Nyonya Tua.
Dan berikut adalah beberapa formasi yang bisa digunakan Maurizio Sarri bersama Juventus musim depan. Scroll yuk Bolaneters!
Formasi 4-3-3
Ini merupakan formasi favorit Maurizio Sarri bersama Juventus dengan empat bek sejajar dan Jorginho memainkan peran tepat di depan pertahanan. Nama Rugani dan Bonucci bisa jadi pilihan di jantung pertahanan, mengingat Giorgio Chiellini sudah tak muda lagi dan sering mengalami cedera.
Ramsey dan Pogba bisa menjadi pendamping ideal bagi Jorginho. Kehadiran dua pemain kokoh di sekitar Jorginho akan semakin membuat peran Jorginho sebagai motor serangan dan penyambung tiap lini optimal.
Formasi Juventus 4-3-3. (c) TalkSports
Di lini depan, Sarri bisa mengoptimalkan tiga pemain hebat pada diri Cristiano Ronaldo di sisi kiri, Higuan sebagai penyerang tengah dan Paulo Dybala sebagai pemain depan kanan.
Formasi 4-3-1-2
Penerapan formasi ini hampir mirip dalam formasi 4-3-3, namun Ramsey dan Pogba akan bermain sedikit melebar. Selain itu, formasi ini juga akan membuat Ronaldo berperan sebagai pemain nomor 10 dengan duet Icardi dan Higuain berada di depanna.
Tugas utama untuk Sarri adalah bagaimana untuk mengakomodasi semua pemain depannya untuk tetap bermain kompak di depan, tanpa harus bermain melebar.
Formasi 4-3-1-2 Juventus. (c) talksport
Sementara untuk lini belakang tak banyak perubahan. Nama Hysaj, Rugani, Bonucci dan Emerson akan menjadi andalan Sarri.
4-3-3 dengan Ronaldo jadi Penyerang Tengah
Satu komponen yang fundamental dalam sistem permainan Sarri adalah kemampuannya membuat penyerang menemukan kemampuan terbaiknya dalam mencetak gol.
Gonzalo Higuain (38 goal dalam 42 games) menikmati torehan terbaiknya sebagai pencetak gol bersama Sarri, begitu juga nama seperti Dries Mertens (34 gol dalam 46 pertandingan), dan baru-baru ini adalah Eden Hazard (21 gol dalam 52 penampilan) yang menikmatinya. Tapi melihat itu sangat mudah untuk diketahui kenapa. Sarri ingin protagonis andalannya berada di area kunci di lapangan, menerima bola sebanyak mungkin selama permainan.
Dengan kemampuannya membangung sistem yang memanjakan para pemain depan itu, jelas jadi keuntungan bagi Cristiano Ronaldo. Musim lalu di debutnya bersama Juventus, Ronaldo mampu mencetak 28 gol. Meskipun tak bisa dibilang jumlah yang sedikit, namun torehan itu masih di bawah standar penyerang Portugal tersebut.
Formasi Juventus dengan Ronaldo jadi penyerang tengah. (c) Bolanet
Prospek permainan menyerang yang bakal diusung Sarri tersebut akan menjadi kabar gembira bagi Ronaldo. Apalagi Dalam formasi 4-3-3, Sarri bisa menempatkan Ronaldo sebagai penyerang tengah dan didukung Douglas Costa serta Paulo Dybala di kedua sisi.
4-3-3 dengan False 9
Penyerang tengah menjadi kendala besar bagi Sarri ketika waktunya di Chelsea. Alvaro Morata gagal beradaptasi dengan sistemnya, Olivier Giroud dianggap tidak mampu memimpin lini depan Chelsea, dan Gonzalo Higuain tidak dapat menemukan kembali bentuk terbaiknya seperti saat masih di Napoli.
Sarri tentu tak ingin masalah di Chelsea itu ia alami kembali bersama Juventus. Dan satu kemungkinan solusi yang bisa ia lakukan adalah menempatkan Paulo Dyala dalam peran false 9, peran yang sama yang diberikan Sarri untuk Dries Mertens di Napoli.
ormasi Juventus memakai False 9 (c) Bolanet
Sarri sempat mencoba melakukan itu di Chelsea bersama Eden Hazard, tapi itu tak bisa dibilang sukses. Namun dengan adanya Dybala, Sarri akan memiliki seorang pemain yang tak hanya terbiasa bermain dari tengah, tapi juga pemain yang bisa menjadi pencetak gol ulung.
Dengan memposisikan Dybala di lini tengah, ini akan membuat Ronaldo kembali ke posisi yang menjadi trademark-nya, pemain cut inside dari sisi kiri.
BACA JUGA
- Eden Hazard dan Cristiano Ronaldo Bisa Memengaruhi Sarriball di Juventus
- Punya Sarri dan Ronaldo, Juventus Jangan Sombong karena Inter Punya Conte
- Ronaldo Diklaim Bakal jadi 'Pembamkang' di Era Maurizio Sarri
- Pintu Juventus Belum Sepenuhnya Tertutup untuk Gonzalo Higuain
- Napoli Sudah Tak Sabar Bantai Juventus dan Sarri 'Sang Pengkhianat'
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
Piala Dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 17:28Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 16:48AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026 06:40Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
-
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026 06:27Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
-
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026 06:20Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
BERITA LAINNYA
-
italia 31 Oktober 2026 07:03Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
italia 30 Oktober 2026 17:28Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
-
italia 30 Oktober 2026 16:48AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
-
italia 30 Oktober 2026 13:29Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
-
italia 30 Oktober 2026 11:25Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
MOST VIEWED
5 Kandidat Pelatih Baru Juventus Pengganti Luciano Spalletti: Didier Deschamps hingga Eks AC Milan
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Hasil Milan vs Bologna: Rossoneri Dipermalukan di Kandang Sendiri, Hattrick Mbangula Jadi Mimpi Buruk
Hasil Genoa vs Juventus: Dua Gol Babak Pertama Bikin Bianconeri Pulang dengan Tangan Hampa
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)

