
Bola.net - AC Milan harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Napoli di Stadio Diego Armando Maradona. Kekalahan tipis 0-1 ini membuat posisi Rossoneri di klasemen sementara Serie A mulai terancam. Gol tunggal kemenangan tuan rumah dilesakkan oleh pemain pengganti, Matteo Politano, menjelang akhir laga.
Pertandingan ini berjalan sangat alot dengan minimnya peluang bersih bagi kedua kesebelasan. Napoli berhasil memanfaatkan satu momentum krusial untuk mencuri poin penuh di hadapan pendukung sendiri. Sebaliknya, Milan tampak kesulitan membongkar pertahanan rapat yang digalang oleh lini belakang Napoli.
Kekalahan ini memaksa Milan turun ke peringkat ketiga klasemen Liga Italia dengan koleksi 63 poin. Jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen pun semakin melebar menjadi sembilan poin. Situasi ini membuat peluang juara bagi tim tamu terlihat semakin menipis seiring berjalannya musim.
Pelatih AC Milan, Masimiliano Allegri, bersikap realistis menanggapi hasil buruk yang diraih timnya tersebut. Ia mengakui bahwa persaingan menuju gelar juara sudah tidak lagi relevan bagi pasukannya saat ini. Fokus utama Milan kini bergeser sepenuhnya demi mengamankan tiket menuju kompetisi Liga Champions musim depan.
Evaluasi Lini Depan dan Pilihan Taktik

Allegri melakukan perjudian besar dengan mencadangkan Rafael Leao dan Christian Pulisic. Ia memilih menduetkan Niclas Fullkrug dan Christopher Nkunku yang sebelumnya jarang bermain bersama.
Meskipun duet baru ini bekerja keras, mereka jarang memberikan ancaman berarti bagi kiper Napoli. Nkunku sebenarnya memiliki beberapa peluang, namun penyelesaian akhirnya masih jauh dari harapan tim. Pelatih asal Italia tersebut merasa timnya kurang tajam saat memasuki area sepertiga akhir lawan.
"Saya pikir Nkunku dan Fullkrug bermain cukup baik hari ini. Nkunku bekerja keras untuk tim dan mendapat beberapa peluang emas. Pemain seperti dia seharusnya bisa mencetak gol dari salah satu kesempatan tersebut," ujar Max Allegri kepada DAZN Italia.
"Sayangnya, Rafa (Leao) sedang berjuang dengan serangkaian masalah cedera setelah awal musim yang bagus. Keputusan memainkan formasi 4-3-3 sejak awal bergantung pada tingkat kebugaran para pemain kami," tambahnya saat menjelaskan alasan pemilihan susunan pemain.
Gol Matteo Politano

Pertandingan yang awalnya diprediksi berjalan terbuka justru menjadi duel taktis yang membosankan. Kedua tim terlihat saling menunggu dan enggan melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal bagi gawang mereka. Satu insiden kecil akhirnya menjadi pembeda hasil akhir di papan skor malam itu.
Gol Napoli tercipta setelah Koni De Winter melakukan sapuan sundulan yang kurang sempurna di kotak penalti. Bola justru jatuh di ruang kosong yang langsung disambar oleh Matteo Politano melalui tendangan voli. Pertahanan Milan yang sebenarnya sudah berada dalam posisi tepat gagal menutup ruang tembak tersebut.
"Ini adalah pertandingan dengan peluang mencetak gol yang sangat sedikit. Napoli tampil sangat baik untuk memaksimalkan satu momen yang mereka dapatkan tersebut. Kami seharusnya bisa lebih cepat saat menyelesaikan pergerakan menyerang pada babak kedua," tutur Allegri penuh penyesalan.
"Kami sempat kehilangan konsentrasi dan membiarkan mereka menutup ruang gerak kami dengan sangat cepat. Sepak bola memang tentang situasi seperti ini dan tim kami sudah bermain cukup baik secara keseluruhan," ungkap sang pelatih menutup analisisnya mengenai jalannya laga.
Menyerah Mengejar Inter Milan
Kekalahan ini membuat posisi Milan kini hanya terpaut enam poin dari Juventus yang berada di peringkat kelima. Artinya, posisi empat besar masih sangat mungkin berubah jika Milan tidak segera kembali ke jalur kemenangan. Allegri meminta anak asuhnya untuk tetap waspada dan fokus pada setiap pertandingan sisa.
Misi mengejar Inter Milan dianggap sudah berakhir bagi klub yang bermarkas di San Siro tersebut. Mereka kini tertinggal sembilan poin dan Napoli juga berada di depan dalam perburuan posisi kedua klasemen. Fokus internal menjadi kunci utama agar target bermain di kompetisi tertinggi Eropa tidak lepas.
"Perburuan Scudetto bukan lagi untuk kami saat ini karena Inter sudah unggul sembilan poin. Kami harus fokus pada diri sendiri dan menghadapi setiap pertandingan satu per satu dengan serius. Kami masih berada di jalur target, namun semua belum diputuskan dalam satu atau dua minggu saja," tegas Allegri.
"Kami harus bekerja keras untuk mencapai target kami, yaitu berkompetisi di Liga Champions. Kami benar-benar perlu memperbaiki diri demi menjaga keunggulan posisi yang ada sekarang," tutup mantan pelatih Juventus tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 7 April 2026 05:15 -
Liga Italia 7 April 2026 05:08 -
Liga Italia 7 April 2026 04:39 -
Liga Spanyol 7 April 2026 02:46 -
Liga Inggris 7 April 2026 02:26 -
Liga Italia 7 April 2026 01:06
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548067/original/028284600_1775516421-395c9c96-6bb6-432f-98cd-2f18eefdb2d4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548069/original/035266700_1775517276-1000032019.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548065/original/081990800_1775515802-WhatsApp_Image_2026-04-07_at_05.48.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548004/original/031263300_1775482912-WhatsApp_Image_2026-04-06_at_18.40.39.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5547988/original/043807500_1775482356-1000859528.jpg)

