
Bola.net - AC Milan membuka era baru dengan menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih kepala untuk musim 2026/2027. Juru taktik asal Portugal itu datang membawa ambisi besar untuk mengembalikan Rossoneri ke puncak sepak bola Italia.
Amorim ditunjuk menggantikan Massimiliano Allegri pada Juni lalu. Penunjukan tersebut terjadi hanya enam bulan setelah dirinya mengakhiri masa kerja bersama Manchester United.
Tugas yang menantinya tidak mudah. Milan baru saja menjalani musim yang mengecewakan setelah gagal mengamankan tiket Liga Champions untuk kedua musim berturut-turut.
Meski demikian, Amorim tidak ingin menetapkan target yang biasa-biasa saja. Ia bertekad membangun tim yang mampu mendominasi Serie A sekaligus mengantarkan Milan meraih Scudetto ke-20 dalam sejarah klub.
Scudetto Jadi Target Utama Amorim

Gelar Serie A menjadi prioritas utama Amorim pada musim pertamanya di San Siro. Scudetto berikutnya akan menjadi gelar liga ke-20 Milan sekaligus menghadirkan bintang kedua di atas lambang klub.
Rossoneri terakhir kali menjadi juara Serie A pada musim 2021/2022. Sejak saat itu, mereka belum mampu kembali bersaing secara konsisten di papan atas.
"Ketika Anda mempertaruhkan diri dan menantang diri sendiri, maka Anda harus berusaha untuk menang sebanyak mungkin," kata Amorim.
"Tentu saja, kami ingin memenangkan bintang kedua. Saya tahu itu akan sulit; ada seribu variabel. Tantangan terbesar? Sulit untuk mengatakannya sekarang," sambung Amorim.
Ingin Bangun Milan yang Mendominasi

Bagi Amorim, target Milan bukan sekadar meraih satu gelar. Ia ingin membangun fondasi yang membuat Rossoneri mampu mendominasi kompetisi domestik dalam jangka panjang.
Pelatih berusia 41 tahun itu menilai dominasi di Serie A akan menjadi awal dari kebangkitan Milan. Jika target tersebut tercapai, kesempatan bersaing di level Eropa akan mengikuti dengan sendirinya.
"Tujuan utama kami saat ini adalah mendominasi liga. Segala sesuatu yang lain akan mengikuti," ucap pria asal Portugal.
"Saya tahu betul bahwa ini adalah tantangan. Ini selalu lebih dari sekadar ungkapan atau slogan: itu berarti menjadi bagian dari sejarah seseorang atau sesuatu yang ikonik. Itulah jenis tantangan yang ingin saya hadapi," tegasnya.
Sumber: FootMob
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
italia 31 Oktober 2026 15:16Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 15:11Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
-
italia 31 Oktober 2026 14:16Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
-
italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
5 Kandidat Pelatih Baru Juventus Pengganti Luciano Spalletti: Didier Deschamps hingga Eks AC Milan
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Hasil Milan vs Bologna: Rossoneri Dipermalukan di Kandang Sendiri, Hattrick Mbangula Jadi Mimpi Buruk
Hasil Genoa vs Juventus: Dua Gol Babak Pertama Bikin Bianconeri Pulang dengan Tangan Hampa
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

