
Bola.net - Giovanni Di Lorenzo menebar ultimatum keras jelang duel panas Supercoppa Italiana. Napoli ogah nasibnya ditentukan lewat drama adu penalti.
Partenopei dijadwalkan bentrok dengan AC Milan pada laga semifinal Piala Super Italia di Riyadh, Arab Saudi, Jumat (18/12/2025) dini hari WIB. Laga ini menjadi pertaruhan gengsi bagi kedua tim raksasa.
Sang kapten menegaskan timnya datang dengan misi menang mutlak. Ia tidak ingin mengambil risiko perjudian di babak tos-tosan.
Fokus penuh selama waktu normal menjadi harga mati. Napoli ingin menyelesaikan pekerjaan mereka sebelum peluit panjang 90 menit berbunyi.
Napoli Tak Mau Adu Penalti

Di Lorenzo sadar betul bahwa melawan Milan bukan perkara mudah. Namun, membiarkan laga berlarut hingga adu penalti adalah kesalahan besar.
Ia mengibaratkan babak adu penalti sebagai sebuah undian nasib. Faktor keberuntungan seringkali lebih dominan daripada kualitas teknis.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Di Lorenzo menyampaikan pandangannya dengan lugas.
"Adu penalti adalah lotere, jadi kami ingin lolos ke final dalam waktu normal," tegas Di Lorenzo.
Target tersebut memaksa Napoli untuk tampil agresif namun tetap waspada. Mereka harus meminimalisir kesalahan sekecil apa pun.
"Itulah tujuannya. Milan adalah tim kuat dengan pemain hebat, jadi kami harus fokus melakukan yang terbaik," tambahnya.
Bangkit dari Tren Negatif
Kondisi mental Napoli sempat dipertanyakan jelang laga ini. Pasalnya, mereka baru saja menelan dua kekalahan beruntun yang menyakitkan.
Skuad asuhan Antonio Conte takluk 0-1 dari Udinese di liga domestik. Mereka juga dihajar 0-2 oleh Benfica besutan Jose Mourinho di Liga Champions.
Meski demikian, Di Lorenzo menepis anggapan bahwa timnya sedang terpuruk. Ia memastikan moral rekan-rekannya tetap terjaga.
"Kami datang di saat yang tepat meskipun kami kalah di pertandingan terakhir. Tapi ini kompetisi lain, kami akan bermain terbuka. Tim ini baik-baik saja," ujarnya optimis.
Siap Berkorban Posisi
Selain soal mentalitas, Di Lorenzo juga bicara soal peran taktisnya. Belakangan ini ia kerap dimainkan sebagai bek sayap kanan dalam skema Conte.
Pemain Timnas Italia itu mengaku tidak masalah dimainkan di posisi mana pun. Baginya, kebutuhan tim adalah prioritas nomor satu.
Fisik dan mental memang terkuras, namun itu adalah risiko profesional.
"Saya bermain di mana pun pelatih menyuruh saya, saya selalu tersedia untuk tim, posisi saya nomor dua," kata sang kapten.
Di Lorenzo juga menyinggung kunci permainan untuk meredam agresivitas Milan. Menurutnya, serangan yang baik bermula dari pertahanan yang solid.
"Pertandingan besok tergantung pada bagaimana kami bertahan, jadi itu akan sangat penting. Anda menyerang lebih baik saat Anda bertahan dengan baik," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 18 September 2026 14:54Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Eropa UEFA 18 September 2026 10:06Semua Kelemahan AC Milan Terlihat Jelas saat Dipermalukan Benfica
-
Liga Eropa UEFA 17 September 2026 09:07AC Milan Kesulitan Menghadapi Permainan Benfica
-
Liga Eropa UEFA 17 September 2026 08:09Benfica Raih Kemenangan Perdana atas AC Milan
-
Liga Eropa UEFA 17 September 2026 06:53Rating Pemain AC Milan Usai Dibungkam Benfica 0-2: Masalah di Lini Belakang
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 19 September 2026 09:08Prediksi Man City vs Sunderland 20 September 2026
-
Liga Inggris 19 September 2026 08:36Prediksi Bournemouth vs Liverpool 20 September 2026
-
Liga Inggris 19 September 2026 07:35Area-area yang Bermasalah Saat Chelsea Kalah dari Brentford
-
Liga Inggris 19 September 2026 07:30Ketika Chelsea Kehilangan Kendali
-
Liga Inggris 19 September 2026 07:26Xabi Alonso dan Statistik Pertahanan Chelsea yang Mengkhawatirkan
-
Liga Inggris 19 September 2026 07:22Kekalahan yang Memperlihatkan Sejumlah Persoalan di Chelsea
BERITA LAINNYA
-
italia 18 September 2026 14:54Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 18 September 2026 12:17Prediksi Roma vs Inter 19 September 2026
-
italia 15 September 2026 14:48Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
-
italia 15 September 2026 13:29Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
-
italia 15 September 2026 10:34Bruno Fernandes Disebut Memalukan dalam Insiden Kartu Merah Phil Foden
SOROT
-
Liputan6 19 September 2026 07:30Alasan Pergantian Menkeu dan Kelanjutan Tugas Suahasil Nazara
-
Liputan6 19 September 2026 06:50Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191 Saat Bicara soal Fitnah
-
Liputan6 19 September 2026 05:43Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi Pelaku Kebakaran Hutan
-
Liputan6 19 September 2026 00:02Prabowo: Kita Harus Hati-hati, Demokrasi Bisa Dibeli
-
Liputan6 18 September 2026 23:36Prabowo Ingin Pendidikan SD hingga Universitas Gratis
-
Liputan6 18 September 2026 23:17Kelakar Prabowo Tak Mau Dipanggil Eyang: Panggil Saya Bang Bowo
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9348597/original/056975800_1789451222-0L5A4536.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352264/original/087114000_1789775552-IMG_1476.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352230/original/083038700_1789743266-217852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352245/original/046902000_1789749394-217849.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352248/original/085806500_1789750017-217851.jpg)
