
Bola.net - Direktur Juventus, Pavel Nedved mengungkapkan alasan dibalik hengkangnya Antonio Conte dari kursi allenatore klub yang dipegangnya sejak tiga tahun silam.
Menurut Nedved, Conte memilih berhenti karena ia sudah lelah. Bahkan pria asal Republik Ceko itu mengungkapkan bahwa Conte sudah mengajukan pengunduran diri sejak Mei silam.
"Antonio (Conte) berhenti karena ia tak lagi memiliki energi untuk melanjutkan (kariernya) di Juve, bukan karena perbedaan pandangan dengan manajemen." ujar Nedved kepada surat kabar negara asalnya seperti dikutip Football Italia.
Nedved menyatakan usai Conte mengutarakan keinginannya mundur, ia kemudian berhasil meyakinkan eks kapten La Vecchia Signora itu untuk berpikir kembali selama liburan.
"Ketika ia kembali (dari liburan), ia memutuskan bahwa ia tak ingin melanjutkan kiprahnya. Semua yang dikatakan media tentang pengunduran diri Conte tidaklah benar. Ia hanya lelah." sambungnya.
Bersama Juve, Conte menorehkan beberapa prestasi luar biasa. Selain tiga scudetti beruntun, ia juga mengantar Bianconeri meraih hasil tak terkalahkan di musim pertamanya, serta mencapai rekor 102 poin di musim lalu. [initial]
(foti/pra)
Menurut Nedved, Conte memilih berhenti karena ia sudah lelah. Bahkan pria asal Republik Ceko itu mengungkapkan bahwa Conte sudah mengajukan pengunduran diri sejak Mei silam.
"Antonio (Conte) berhenti karena ia tak lagi memiliki energi untuk melanjutkan (kariernya) di Juve, bukan karena perbedaan pandangan dengan manajemen." ujar Nedved kepada surat kabar negara asalnya seperti dikutip Football Italia.
Nedved menyatakan usai Conte mengutarakan keinginannya mundur, ia kemudian berhasil meyakinkan eks kapten La Vecchia Signora itu untuk berpikir kembali selama liburan.
"Ketika ia kembali (dari liburan), ia memutuskan bahwa ia tak ingin melanjutkan kiprahnya. Semua yang dikatakan media tentang pengunduran diri Conte tidaklah benar. Ia hanya lelah." sambungnya.
Bersama Juve, Conte menorehkan beberapa prestasi luar biasa. Selain tiga scudetti beruntun, ia juga mengantar Bianconeri meraih hasil tak terkalahkan di musim pertamanya, serta mencapai rekor 102 poin di musim lalu. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 21 April 2026 22:22Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
-
Piala Dunia 21 April 2026 20:26 -
Liga Italia 21 April 2026 20:06AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 22 April 2026 04:19 -
Bola Indonesia 22 April 2026 04:19 -
Liga Inggris 22 April 2026 04:11 -
Liga Inggris 22 April 2026 03:59 -
Liga Spanyol 22 April 2026 03:35 -
Liga Inggris 22 April 2026 03:03
MOST VIEWED
- Inter Milan jadi Tim Italia Pertama yang Lolos Liga Champions 2026/2027
- Hasil Inter Milan vs Cagliari: Pesta Gol Nerazzurri dan Scudetto yang Semakin Dekat
- Bukan Cuma Taktik Strategi, Ini Kunci Kehebatan Inter Milan Musim Ini
- Hasil Juventus vs Bologna: Khephren Thuram Segel Kemenangan, Bianconeri Mantap di Empat Besar
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562151/original/092484300_1776790649-Prabowo_Dudung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562150/original/098720600_1776790025-IMG-20260421-WA0051.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562149/original/007015300_1776789972-Brian.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5044531/original/048356800_1733875805-20241211-Atalanta_vs_Real_Madrid-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562081/original/041820300_1776778145-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562077/original/083975100_1776776897-WhatsApp_Image_2026-04-21_at_20.03.45.jpeg)

