
Bola.net - Inter Milan resmi mengamankan Scudetto ke-21 setelah menang 2-0 atas Parma dan memastikan diri tak lagi terkejar di puncak klasemen Serie A. Gelar ini menjadi yang ketiga bagi Nerazzurri dalam enam musim terakhir di bawah arahan Cristian Chivu.
Keberhasilan Inter juga terbantu hasil buruk para pesaing terdekat. Napoli hanya bermain imbang melawan Como, sementara AC Milan tumbang di kandang Sassuolo.
Dengan tiga laga tersisa, Inter sudah memastikan gelar lebih cepat. Meski sempat tersingkir mengejutkan dari Bodo/Glimt di kompetisi Eropa, mereka tetap tampil paling konsisten di level domestik.
Kini Inter berpeluang menutup musim dengan gelar ganda jika mampu mengalahkan Lazio pada final Coppa Italia, 13 Mei mendatang. Ketajaman Lautaro Martinez dan Marcus Thuram yang mencetak total 38 gol memang banyak mendapat sorotan, tetapi kekuatan utama tim justru lahir dari lini tengah.
Peran Vital Nicolo Barella sebagai Nyawa Permainan

Nicolo Barella menjadi figur penting di balik stabilitas permainan Inter musim ini. Wakil kapten berusia 29 tahun itu berperan sebagai penghubung utama antara pertahanan dan lini serang.
Sejak direkrut dari Cagliari pada 2019, Barella berkembang menjadi pemain yang sulit tergantikan. Ia bukan hanya kuat dalam pressing, tetapi juga piawai membaca ruang dan mengalirkan bola ke area berbahaya.
Gelandang timnas Italia itu mampu menjaga tempo permainan dalam berbagai situasi. Kehadirannya membuat Inter lebih seimbang saat menyerang maupun bertahan.
Kerja keras dan kreativitas Barella memberi fondasi kuat bagi permainan Nerazzurri. Tak mengherankan jika namanya selalu masuk pilihan utama tim pelatih.
Kombinasi Stamina Veteran dan Darah Muda dalam Formasi 3-5-2

Kekuatan Inter juga lahir dari perpaduan pemain senior dan generasi baru di lini tengah. Hakan Calhanoglu dan Henrikh Mkhitaryan menghadirkan pengalaman sekaligus ketenangan di ruang ganti.
Mkhitaryan bahkan masih tampil konsisten meski usianya sudah 37 tahun. Pengalamannya di kompetisi Eropa membantu menjaga mental tim tetap stabil sepanjang musim.
Di sisi lain, Inter mulai menyiapkan regenerasi lewat Davide Frattesi dan Petar Sucic. Kehadiran pemain muda itu menjaga intensitas permainan ketika para senior membutuhkan rotasi.
Sistem 3-5-2 milik Cristian Chivu juga bertumpu pada kontribusi aktif Federico Dimarco dan Denzel Dumfries di sisi lapangan. Kombinasi ini membuat Inter tetap agresif tanpa kehilangan keseimbangan bertahan.
Transisi Generasi yang Mulus

Meski beberapa pemain inti mulai memasuki fase akhir karier, Inter terlihat siap menghadapi masa transisi. Kedalaman skuad mereka masih cukup kuat untuk mempertahankan level permainan.
Perpaduan kreativitas, disiplin, dan etos kerja tinggi membuat Inter sulit ditandingi di Serie A musim ini. Identitas itu pula yang menjaga mereka tetap konsisten di tengah jadwal padat.
Kegagalan di Liga Champions memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi klub. Namun, dominasi di kompetisi domestik menunjukkan sistem permainan Inter berjalan sangat efektif.
Fokus Nerazzurri kini tertuju pada final Coppa Italia demi menyempurnakan musim dengan gelar ganda. Dengan komposisi skuad saat ini, Inter percaya diri bisa mempertahankan momentum juara dalam beberapa tahun ke depan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 18 Juli 2026 18:00Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
-
Liga Italia 17 Juli 2026 19:00Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
-
Liga Italia 17 Juli 2026 08:00Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
-
Liga Italia 17 Juli 2026 05:21Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:46Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 11:30Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:00Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 10:30Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 10:00Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
BERITA LAINNYA
-
italia 18 Juli 2026 18:00Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
-
italia 17 Juli 2026 19:00Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
-
italia 17 Juli 2026 08:00Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
-
italia 17 Juli 2026 05:21Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
-
italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:51KPK: OTT Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Konflik Kepentingan
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:12Atlet Golf Putri Sempat Berteriak saat Diculik Dua Pria Berbadan Besar
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:10Ledakan Grand Polonia: 1 Korban Tewas, 2 Masih Tertimbun
-
Liputan6 21 Juli 2026 10:49Kebakaran 3 Kontrakan di Cipayung, Diduga Akibat Kebocoran Gas
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302503/original/018285200_1784561646-IMG_20260720_215953_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626139/original/051607000_1636358248-ilustrasi_penculikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302784/original/017664200_1784607038-23a14243-7707-421e-9976-d9dacdfb0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302742/original/046713400_1784605788-InShot_20260721_093911153.jpg)
