
Bola.net - Matteo Politano sedang menghadapi periode sulit bersama Napoli dan Timnas Italia saat ini. Kedua tim yang dibelanya sama-sama mengalami penurunan performa yang cukup signifikan.
Winger berusia 32 tahun itu merasa bertanggung jawab penuh atas situasi pelik ini. Ia bertekad membawa kedua timnya kembali ke jalur kemenangan dengan segera.
Situasi ini tentu menjadi ujian berat bagi mentalitas sang pemain sayap lincah. Namun, ada satu sosok yang membuatnya tetap berkembang di tengah tekanan berat.
Sosok tersebut adalah pelatihnya di Napoli saat ini, Antonio Conte. Sang juru taktik dinilai memberikan dampak masif bagi perkembangan kariernya.
Sentuhan Emas Antonio Conte

Politano harus beradaptasi cepat dengan skema baru yang diterapkan oleh sang pelatih. Perubahan taktik dari 4-3-3 ke 3-5-2 tentu bukan hal yang mudah.
Namun, transisi ini justru membawa dampak positif bagi permainan individunya di lapangan hijau. Ia merasa menjadi pemain yang jauh lebih lengkap di bawah asuhan Conte.
Conte menanamkan mentalitas kerja keras yang sebelumnya mungkin kurang maksimal dalam dirinya. Politano mengakui adanya peningkatan besar dalam aspek pengorbanan untuk tim.
"Conte benar-benar meningkatkan saya sebagai pemain, terutama dalam pentingnya semangat pengorbanan," ujar Matteo Politano.
Peningkatan ini menjadi modal penting baginya untuk terus bersaing di level tertinggi. Ia kini menjadi sosok yang lebih militan saat bertahan maupun menyerang.
Misi Wajib Lolos Piala Dunia
Fokus Politano tidak hanya tersita untuk urusan klub semata saat ini. Timnas Italia baru saja menelan kekalahan telak 1-4 dari Norwegia di kandang.
Hasil buruk itu memaksa Gli Azzurri masuk ke babak play-off Piala Dunia 2026. Laga hidup mati ini rencananya akan digelar pada bulan Maret mendatang.
Ia menyadari bahwa intensitas tim menurun drastis pada babak kedua laga tersebut. Kesalahan fatal ini tidak boleh terulang lagi di laga penentuan nanti.
"Kami mendominasi babak pertama lawan Norwegia, tapi intensitas turun setelah jeda," kata Politano.
Kualitas lawan akhirnya menghukum kelengahan Italia yang kehilangan fokus di momen krusial. Politano menegaskan bahwa tidak ada tawar-menawar lagi untuk laga berikutnya.
"Tidak ada alternatif lain, kami harus memberikan segalanya di dua laga itu," tegasnya.
Napoli Harus Segera Bangkit
Tugas berat juga menanti Politano saat kembali memperkuat Napoli di kancah Serie A. Kekalahan 0-2 dari Bologna menjadi tamparan keras bagi sang juara bertahan.
Partenopei harus segera melakukan evaluasi menyeluruh bersama tim pelatih demi perbaikan performa. Bulan depan akan menjadi periode yang sangat krusial bagi nasib mereka.
"Bersama pelatih, kami akan menganalisis kesalahan yang dibuat agar bisa melangkah maju," ucap Politano.
Lawan berat berikutnya adalah Atalanta yang kini ditangani oleh pelatih baru. Laga ini diprediksi akan berjalan sengit karena lawan pasti tampil berapi-api.
Politano yang sudah menganggap Naples sebagai rumah kedua meminta dukungan penuh suporter. Ia berharap chemistry antara tim dan fans tetap terjaga di momen sulit.
"Saya mendesak fans kami untuk mendampingi kami, terutama di masa-masa sulit," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 26 Mei 2026 15:32Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 26 Mei 2026 21:10Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 26 Mei 2026 20:47Purbaya Tunggu Perintah Prabowo Soal Ganti Bos Bea Cukai
-
Liputan6 26 Mei 2026 20:44Hakim Pengadilan Tinggi Makassar Dipecat, Terima Suap Rp 1 Miliar
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:26Kasus Streaming Pornografi, Polisi Bakal Periksa Talent
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:20Pajak Royalti Penulis Bakal Dipangkas Jadi 1,5%
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:18Modus Peredaran Obat Keras, Kamuflase Pakai Toko Kosmetik
MOST VIEWED
Dari Puncak Klasemen ke Jurang Kegagalan: Tragedi AC Milan yang Gagal ke Liga Champions
Statistik Mewah yang Antar Como ke Liga Champions: Pertahanan Terbaik di Serie A, Lini Serang Paling Tajam ke-2
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Top Skor Serie A 2025/2026: Martinez Masih Ganas, Dua Pendatang Baru Hadirkan Kejutan!
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493433/original/072755900_1770214249-1000225263.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3020289/original/029798500_1578903728-judge.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509316/original/096657500_1771679235-CIO_Danatara_Pandu_Sjahrir_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3936932/original/004903700_1645074377-20220217_112525ok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4187676/original/085878200_1665474239-pajak.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7029854/original/063064800_1779804430-IMG_9658.jpeg)
