Rapor Pemain Juventus Saat Kalah Telak 0-3 dari Lazio: Lini Belakang Keropos, Kolo Muani Tumpul

Rapor Pemain Juventus Saat Kalah Telak 0-3 dari Lazio: Lini Belakang Keropos, Kolo Muani Tumpul
Para pemain Juventus tampak kecewa dalam pertandingan Serie A melawan Lazio, Senin (19/10/2026). (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

Bola.net - Juventus menelan kekalahan telak 0-3 saat menjamu Lazio pada pekan ke-7 Serie A 2026/2027. Bermain di Allianz Stadium, Senin (19/10/2026) dini hari WIB, Bianconeri gagal memanfaatkan penguasaan bola untuk mengimbangi efektivitas tim tamu.

Lazio membuka keunggulan melalui Provstgaard pada menit ke-37. Setelah turun minum, Gustav Isaksen menggandakan keunggulan pada menit ke-66 sebelum Dele-Bashiru memastikan kemenangan tim tamu lewat gol pada penghujung pertandingan.

Juventus sebenarnya menguasai 58 persen bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Tim tuan rumah hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan sehingga lini serang mereka gagal memberikan tekanan berarti kepada Lazio.

Kekalahan ini membuat Juventus tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Serie A. Guglielmo Vicario kesulitan mengantisipasi tiga gol lawan di tengah rapuhnya pertahanan, sementara Randal Kolo Muani juga gagal memberikan dampak signifikan di lini depan.

Berikut ini rapor pemain Juventus saat kalah 0-3 dari Lazio pada pekan ke-7 Serie A 2026/2027.

Kiper dan Bek

Guglielmo Vicario: 4

Guglielmo Vicario tidak mendapat perlindungan memadai dari barisan pertahanannya ketika Lazio melancarkan serangan. Dia tidak mencatatkan penyelamatan dari tiga tembakan tepat sasaran lawan sehingga gagal mencegah Juventus kebobolan tiga gol.

Pierre Kalulu: 5

Pierre Kalulu cukup aktif dalam duel, tetapi kesulitan menghentikan aliran serangan Lazio dari sisi yang ditempati Nuno Tavares. Dia juga kurang disiplin menjaga posisi ketika tim tamu melancarkan serangan balik.

Jhon Lucumi: 4

Jhon Lucumi kesulitan mengantisipasi pergerakan para pemain depan Lazio. Dia menjadi bagian dari lini pertahanan Juventus yang gagal membendung serangan lawan hingga kebobolan tiga gol.

Gleison Bremer: 5

Gleison Bremer berusaha memimpin pertahanan Juventus dan memenangi sejumlah duel udara. Namun, dia kehilangan posisi pada proses gol kedua Lazio dan tidak mampu mengorganisasi lini belakang dengan baik saat tim tamu melancarkan serangan cepat.

Zeki Celik: 4

Zeki Celik kesulitan memberikan kontribusi berarti dalam menyerang maupun bertahan. Dia juga beberapa kali dilewati Isaksen di sisi sayap sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-74.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 29 Oktober 2026
Genoa Genoa
02:45 WIB
Juventus Juventus

Gelandang

Weston McKennie: 5

Weston McKennie bekerja keras menghubungkan lini tengah dengan lini serang Juventus. Namun, umpannya kurang tajam untuk membongkar pertahanan Lazio yang tampil terorganisasi.

Douglas Luiz: 4

Douglas Luiz gagal mengendalikan tempo permainan dan kesulitan mengimbangi energi para gelandang Lazio. Penampilannya tidak banyak membantu Juventus memutus aliran bola lawan sehingga dia ditarik keluar pada menit ke-67.

Pape Sarr: 5

Pape Sarr menunjukkan kekuatan fisik dan berusaha menjangkau banyak area lapangan. Namun, dia kerap terlambat mengantisipasi pergerakan bola cepat Lazio sebelum akhirnya digantikan pada fase akhir pertandingan.

Penyerang

Nicolas Gonzalez: 4

Nicolas Gonzalez gagal memberikan kreativitas yang dibutuhkan Juventus dari sektor sayap. Sebelum diganti pada menit ke-67, dia tidak mampu menciptakan ancaman berarti melalui umpan silang maupun tembakan tepat sasaran.

Kenan Alajbegovic: 4

Kenan Alajbegovic kesulitan memberikan pengaruh saat mendapat kesempatan tampil sebagai starter. Dia ditarik keluar saat jeda dan digantikan Nick Woltemade setelah gagal membantu Juventus menciptakan peluang berarti pada babak pertama.

Randal Kolo Muani: 5

Randal Kolo Muani kesulitan mendapatkan suplai bola yang memadai sepanjang pertandingan. Juventus memang mencatatkan 526 operan, tetapi penyerang asal Prancis itu jarang memperoleh kesempatan ideal untuk memanfaatkan kecepatan dan kemampuan penyelesaiannya.

Sumber: GOAL International