
Bola.net - AC Milan memantapkan posisi dalam perburuan tiga besar Serie A 2012/13 dengan kemenangan 1-0 atas Torino di giornata 35. Gol tunggal Mario Balotelli di menit-menit pemungkas menjadi satu-satunya pembeda.
Tak ada gol tercipta di San Siro sepanjang babak pertama, Minggu (05/5). Milan memastikan poin maksimal setelah Balotelli merobek gawang sang tamu dari jarak dekat pada menit 84. Berkat kemenangan ini, pasukan Massimiliano Allegri pun menempati posisi tiga dengan poin 65, menjauh dari kejaran Fiorentina (61) yang dikalahkan AS Roma sehari sebelumnya.
Permainan Milan di babak pertama tampak sedikit di bawah standar terbaik mereka. Trisula El Shaarawy, Balotelli dan Boateng seolah tumpul ketika dihadapkan pada barisan lima pemain bertahan tim tamu.
Milan berpeluang unggul melalui dua upaya Boateng dan satu dari Muntari, tapi belum ada yang bisa membuahkan angka. Torino sendiri, yang tak pernah menang dari Milan di tempat ini sejak 1985, sanggup mengimbangi bahkan memberi ancaman lebih berbahaya lewat Paulo Barreto serta Alessio Cerci. Namun, skor 0-0 tidak berubah hingga wasit Antonio Damato meniup peluit tanda jeda.
Sadar hanya kemenangan yang bisa memberi mereka rasa nyaman dalam perburuan tiga besar, Milan pun mencoba memperbaiki performa di babak kedua. Salah satunya adalah dengan memasukkan Pazzini untuk mengganti El Shaarawy, yang kurang memberi kontribusi berarti sepanjang paruh pertama.
Allegri kemudian juga memasukkan Niang serta Robinho untuk Boateng dan Flamini. Namun, hingga menit 80, keadaan tetap tidak berubah.
Di menit 84, kebuntuan itu pecah, dan gol yang diincar Milan akhirnya tercipta juga. Berawal dari tendangan penjuru, crossing awal berhasil dihalau Torino, namun tidak sempurna. Crossing kedua pun meluncur, dan kali ini Mexes sukses menyundul bola ke depan gawang yang dituntaskan Balotelli tanpa kesalahan.
Di menit-menit akhir, demi menjauhi zona degradasi, Torino pun mengerahkan kekuatan tersisa untuk membalikkan keadaan. Pemain pengganti Riccardo Meggiorini punya satu peluang di masa injury time, tapi tak sampai merepotkan Christian Abbiati di bawah mistar.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang. Milan pun kini memiliki keunggulan empat poin atas Fiorentina. Dengan tiga laga tersisa, sepertinya Milan bisa agak bernapas lega. Sementara itu, Torino masih tertahan di posisi 16.
Susunan pemain Milan: Abbiati; Abate, Zapata, Mexes (kuning 49'), Constant; Flamini (Robinho 84'), Muntari (kuning 73'), Nocerino; Boateng (kuning 74') (Niang 76'), Balotelli (kuning 85'), El Shaarawy (Pazzini 56').
Susunan pemain Torino: Gillet; Darmian, Rodriguez, Di Cesare (D'Ambrosio 84'), Ogbonna; Masiello, Basha; Vives, Brighi (Santana 75'); Cerci; Barreto (Meggiorini 84').
Statistik Milan - Torino (via WhoScored)
Tak ada gol tercipta di San Siro sepanjang babak pertama, Minggu (05/5). Milan memastikan poin maksimal setelah Balotelli merobek gawang sang tamu dari jarak dekat pada menit 84. Berkat kemenangan ini, pasukan Massimiliano Allegri pun menempati posisi tiga dengan poin 65, menjauh dari kejaran Fiorentina (61) yang dikalahkan AS Roma sehari sebelumnya.
Permainan Milan di babak pertama tampak sedikit di bawah standar terbaik mereka. Trisula El Shaarawy, Balotelli dan Boateng seolah tumpul ketika dihadapkan pada barisan lima pemain bertahan tim tamu.
Milan berpeluang unggul melalui dua upaya Boateng dan satu dari Muntari, tapi belum ada yang bisa membuahkan angka. Torino sendiri, yang tak pernah menang dari Milan di tempat ini sejak 1985, sanggup mengimbangi bahkan memberi ancaman lebih berbahaya lewat Paulo Barreto serta Alessio Cerci. Namun, skor 0-0 tidak berubah hingga wasit Antonio Damato meniup peluit tanda jeda.
Sadar hanya kemenangan yang bisa memberi mereka rasa nyaman dalam perburuan tiga besar, Milan pun mencoba memperbaiki performa di babak kedua. Salah satunya adalah dengan memasukkan Pazzini untuk mengganti El Shaarawy, yang kurang memberi kontribusi berarti sepanjang paruh pertama.
Allegri kemudian juga memasukkan Niang serta Robinho untuk Boateng dan Flamini. Namun, hingga menit 80, keadaan tetap tidak berubah.
Di menit 84, kebuntuan itu pecah, dan gol yang diincar Milan akhirnya tercipta juga. Berawal dari tendangan penjuru, crossing awal berhasil dihalau Torino, namun tidak sempurna. Crossing kedua pun meluncur, dan kali ini Mexes sukses menyundul bola ke depan gawang yang dituntaskan Balotelli tanpa kesalahan.
Di menit-menit akhir, demi menjauhi zona degradasi, Torino pun mengerahkan kekuatan tersisa untuk membalikkan keadaan. Pemain pengganti Riccardo Meggiorini punya satu peluang di masa injury time, tapi tak sampai merepotkan Christian Abbiati di bawah mistar.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang. Milan pun kini memiliki keunggulan empat poin atas Fiorentina. Dengan tiga laga tersisa, sepertinya Milan bisa agak bernapas lega. Sementara itu, Torino masih tertahan di posisi 16.
Susunan pemain Milan: Abbiati; Abate, Zapata, Mexes (kuning 49'), Constant; Flamini (Robinho 84'), Muntari (kuning 73'), Nocerino; Boateng (kuning 74') (Niang 76'), Balotelli (kuning 85'), El Shaarawy (Pazzini 56').
Susunan pemain Torino: Gillet; Darmian, Rodriguez, Di Cesare (D'Ambrosio 84'), Ogbonna; Masiello, Basha; Vives, Brighi (Santana 75'); Cerci; Barreto (Meggiorini 84').
Statistik Milan - Torino (via WhoScored)
Shots: 20 - 8
Shots on goal: 6 - 3
Penguasaan bola: 58% - 42%
Pelanggaran: 10 - 15
Corner: 14 - 3
Offside: 2 - 3
Kartu kuning: 4 - 0
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 22 April 2026 23:23 -
Liga Italia 22 April 2026 17:00 -
Liga Italia 22 April 2026 15:01
LATEST UPDATE
-
Asia 23 April 2026 06:06 -
Bola Indonesia 23 April 2026 05:32 -
Bola Indonesia 23 April 2026 05:22 -
Liga Italia 23 April 2026 05:20 -
Bola Indonesia 23 April 2026 05:11 -
Liga Spanyol 23 April 2026 05:05
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Hasil Inter Milan vs Como: Epic Comeback! Nerazzurri Melaju ke Final Coppa Italia 2025/2026
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3155174/original/002379100_1592381992-IMG_20200617_154821.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)

