
Bola.net - Rasmus Hojlund ternyata sempat menolak tawaran AC Milan sebelum resmi berlabuh ke Napoli. Drama di balik layar transfer mantan penyerang Manchester United ini akhirnya terungkap ke publik.
Rossoneri sejatinya sudah menyodorkan proposal serius di atas meja perundingan Setan Merah. Namun, sang pemain punya pertimbangan lain yang membuat kesepakatan itu layu sebelum berkembang.
Bukan soal gaji atau restu dari manajemen United yang menjadi penghalang utama kesepakatan ini. Keputusan tersebut murni datang dari penilaian pribadi striker Timnas Denmark itu terhadap proyek olahraga yang ditawarkan.
Lantas, apa yang membuat Napoli lebih menggoda di mata Hojlund dibanding Milan? Berikut detail di balik layar kegagalan transfer tersebut berdasarkan laporan jurnalis Matteo Moretto mengutip dari Football Italia.
Tawaran Menggiurkan Milan

Milan sebenarnya tidak main-main dalam memburu tanda tangan Hojlund. Mereka datang dengan skema peminjaman berbayar senilai €3,5 juta kepada Manchester United.
Proposal itu dilengkapi dengan opsi pembelian permanen seharga €35 juta di akhir masa peminjaman. Angka ini menunjukkan niat besar Milan untuk merombak lini serang mereka dengan menjadikan Hojlund sebagai pusat permainan.
Manajemen Milan sudah bergerak agresif pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, negosiasi tidak pernah benar-benar mencapai momentum puncak meski uang sudah disiapkan.
Faktor finansial ternyata bukan satu-satunya kunci dalam kesepakatan ini. Hojlund melihat ada celah dalam proposal Milan yang tidak sesuai dengan visi kariernya.
Bukan Salah Manchester United

Kegagalan transfer ini sering dikaitkan dengan alotnya negosiasi antar klub. Padahal, faktor penentunya bukan sikap Manchester United, melainkan evaluasi mandiri dari sang pemain.
Hojlund meneliti konteks olahraga yang ditawarkan Milan dengan sangat hati-hati. Ia merasa proposal dari tim yang bermarkas di San Siro itu tidak sepenuhnya memenuhi ambisi pribadinya saat ini.
Sang striker menginginkan kepastian mutlak sebelum meninggalkan Old Trafford. Ia tidak ingin nasibnya sekadar menjadi opsi cadangan atau bergantung pada performa semusim.
Penolakan ini murni didasarkan pada jaminan teknis di lapangan. Hojlund butuh panggung yang tepat untuk mengembalikan ketajaman naluri golnya.
Dua Syarat Mutlak Hojlund
Ada dua elemen krusial yang menjadi landasan penolakan Hojlund terhadap Milan. Pertama, ia bertekad kuat untuk terus bermain di kompetisi Liga Champions Eropa.
Kompetisi elit benua biru itu dianggap vital bagi perkembangan karier dan profil internasionalnya. Hojlund tidak ingin absen dari panggung tertinggi sepak bola Eropa tersebut.
Kedua, ia menginginkan jaminan transfer permanen yang jelas sejak awal. Ia menolak skema kesepakatan yang digantungkan pada syarat-syarat tertentu atau negosiasi ulang di masa depan.
Milan hanya menawarkan opsi pembelian, bukan kewajiban pembelian. Hal ini menjadi titik lemah yang membuat Hojlund ragu untuk menerima pinangan mereka.
Napoli Menang Langkah
Napoli hadir di saat yang tepat dengan tawaran yang lebih konkret dan meyakinkan. Klub asal Naples itu mampu memenuhi semua persyaratan yang diminta oleh Hojlund.
Partenopei bergerak dengan keyakinan penuh menyodorkan proyek teknis yang jelas. Mereka juga memberikan jaminan klausul pembelian yang tegas, bukan sekadar opsi tentatif.
Kepastian inilah yang menjadi faktor penentu keputusan Hojlund. Ia merasa Napoli lebih serius menginginkan jasanya sebagai bagian integral dari tim masa depan.
Milan pun hanya bisa gigit jari melihat target ambisius mereka lepas. Kegagalan ini menyisakan penyesalan karena transfer batal bukan akibat kurangnya niat klub, melainkan tuntutan jaminan dari sang pemain.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:03Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:01Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
LATEST UPDATE
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:32Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 10:30Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:27RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 10:25Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 10:21Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 10:16Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
BERITA LAINNYA
-
italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
-
italia 31 Oktober 2026 07:03Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
italia 30 Oktober 2026 17:28Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
-
italia 30 Oktober 2026 16:48AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
-
italia 30 Oktober 2026 13:29Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
MOST VIEWED
5 Kandidat Pelatih Baru Juventus Pengganti Luciano Spalletti: Didier Deschamps hingga Eks AC Milan
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Hasil Milan vs Bologna: Rossoneri Dipermalukan di Kandang Sendiri, Hattrick Mbangula Jadi Mimpi Buruk
Hasil Genoa vs Juventus: Dua Gol Babak Pertama Bikin Bianconeri Pulang dengan Tangan Hampa
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)

