
Bola.net - Di sela-sela semangat yang membuncah setelah menang besar atas Inter di Coppa Italia, AC Milan kini menatap laga berikutnya. Minggu, 27 April 2025, Rossoneri akan bertandang ke Pier Luigi Penzo untuk menantang Venezia dalam lanjutan Serie A. Misi mereka sederhana, tapi krusial: menjaga momentum menuju akhir musim.
Kemenangan 3-0 atas rival sekota mengembalikan kepercayaan diri yang sempat luntur. Namun, Sergio Conceicao dan pasukannya sadar betul akan bahaya 'hangover' setelah derby. Sebuah kesalahan kecil di laga ini bisa merusak momentum yang telah terbangun.
Milan memang diunggulkan, tetapi seperti biasa, kemenangan tidak akan datang begitu saja. Ada beberapa duel kunci di lapangan yang bakal menjadi penentu, salah satunya Luka Jovic melawan Jay Idzes, dan Rossoneri wajib memenanginya satu per satu.
Tomori vs Ellertsson: Duel di Sayap yang Tak Boleh Lengah

Fikayo Tomori kembali menunjukkan ketangguhannya di beberapa laga terakhir, termasuk saat membungkam Inter. Kini, bek asal Inggris itu dihadapkan pada tantangan baru bernama Mikael Egill Ellertsson. Pemain asal Islandia itu punya insting menyerang tinggi, terbukti lewat golnya ke gawang Juventus.
Kecepatan dan kelincahan Ellertsson menjadi ancaman nyata di sektor kanan Venezia. Tomori harus selalu sigap menjaga kedalaman pertahanan dan tidak memberikan ruang sedikit pun. Sebuah kesalahan posisi bisa berujung fatal, apalagi dengan pergerakan liar yang dimiliki lawannya.
Bagi Milan, kestabilan di lini belakang adalah fondasi untuk meraih tiga poin. Tomori pun tahu bahwa menjaga clean sheet akan menjadi langkah pertama menuju kemenangan di Venezia.
Fofana vs Caviglia: Pertarungan di Tengah yang Menentukan Ritme

Di lini tengah, pertempuran akan berfokus pada Hans Caviglia dan Youssouf Fofana. Caviglia, yang dipinjam dari Juventus, akan berusaha mengatur ritme permainan Venezia dari kedalaman. Dia butuh ketenangan ekstra untuk menjaga bola tetap berada di kaki timnya.
Namun, tugas itu tidak akan mudah dengan Fofana mengintai di setiap pergerakan. Gelandang asal Prancis ini dikenal sebagai 'pencuri bola' yang cerdik dan agresif. Setiap kali Caviglia mencoba membangun serangan, Fofana siap merebut dan membalikkan momentum.
Menguasai pertarungan di lini tengah akan menjadi kunci Milan untuk mendikte jalannya pertandingan. Fofana membawa energi dan intensitas yang bisa mematikan ritme permainan lawan sejak awal.
Theo vs Zerbin: Sisi Kiri Jadi Arena Serangan Utama Milan

Dalam fase menyerang, mata publik akan tertuju pada sisi kiri Milan, tempat Theo Hernandez beroperasi. Full-back flamboyan ini sedang dalam performa terbaik dan akan jadi senjata utama untuk menembus pertahanan Venezia. Di sisi lain, Alessio Zerbin akan mendapat tugas berat membantu bertahan menghadang laju Theo.
Zerbin harus bekerja ekstra keras menutup ruang dan mencegah Theo masuk terlalu dalam. Jika tidak, Rossoneri bisa dengan cepat mengubah tekanan menjadi peluang emas dari sektor itu. Dukungan penuh dari sayap bertahan akan menjadi vital untuk menjaga keseimbangan Venezia.
Bagi Milan, keberhasilan Theo dalam memenangkan duel ini bisa menjadi pembuka jalan menuju kemenangan yang dibutuhkan. Mereka paham betul bahwa satu tusukan dari sang bek sayap bisa mengubah seluruh cerita laga.
Reijnders vs Busio: Ruang Gerak yang Harus Direbut

Tijjani Reijnders diperkirakan kembali mendapat kebebasan di lini tengah Milan. Perannya vital untuk menciptakan celah, melakukan penetrasi, dan membongkar formasi bertahan lawan. Menghadangnya adalah tugas berat yang kini jatuh ke pundak Gianluca Busio.
Busio, sebagai gelandang berpengalaman di kubu Venezia, harus tampil disiplin dan sabar. Setiap ruang yang diberikan kepada Reijnders bisa berbuah bencana bagi Venezia. Itu berarti konsentrasi penuh dan kedisiplinan menjadi harga mati.
Untuk Milan, memberi ruang kepada Reijnders berarti mempercepat transisi dari bertahan ke menyerang. Jika pertempuran ini dimenangkan, Rossoneri akan mengendalikan tempo laga sesuai keinginan mereka.
Jovic vs Idzes: Duel Kunci di Jantung Pertahanan

Di lini depan, semua mata akan memandang Luka Jovic, yang tengah menikmati masa-masa terbaiknya. Penyerang Serbia itu tampil tajam, baik dalam duel di udara maupun pergerakan cerdiknya ke area dalam. Jay Idzes, bek tengah Timnas Indonesia yang menjadi pilar pertahanan Venezia, akan mendapat tugas berat menahannya.
Jovic dikenal lihai mencari ruang di antara bek lawan dan tidak segan turun untuk menarik lawan keluar dari posisinya. Ketangguhan Idzes dalam membaca pergerakan dan bertarung fisik akan benar-benar diuji sepanjang 90 menit. Sebuah kelengahan kecil bisa cukup bagi Jovic untuk membuat perbedaan.
Bagi Milan, mempertahankan ketajaman Jovic bisa menjadi pembeda antara membawa pulang tiga poin atau kehilangan momentum di pengujung musim ini.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 14 September 2026 19:03Kalah dari Sassuolo, Juventus Masih Percaya Luciano Spalletti
-
Liga Italia 14 September 2026 12:52Guglielmo Vicario Murka Usai Juventus Kalah Dramatis dari Sassuolo
-
Liga Italia 14 September 2026 05:35Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 14 September 2026 04:55Luciano Spalletti Ungkap Penyebab Juventus Kalah dari Sassuolo
-
Liga Italia 14 September 2026 04:11Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Sebastiano Esposito
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 September 2026 00:13Elliot Anderson Puji Bintang MU Ini: Dia Pemain Top!
-
Liga Italia 14 September 2026 23:42Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
-
Liga Inggris 14 September 2026 23:30Kalah di Derby Manchester, MU Janji Bakal Lekas Bangkit!
-
Liga Inggris 14 September 2026 23:08Baru Menang Sekali di EPL 2026/2027, Nasib Michael Carrick di MU Masih Aman?
BERITA LAINNYA
-
italia 15 September 2026 03:45Hasil Inter vs Udinese: Comeback Gila! Tertinggal 0-2, Nerazzurri Menang 5-3
-
italia 14 September 2026 23:42Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
-
italia 14 September 2026 19:03Kalah dari Sassuolo, Juventus Masih Percaya Luciano Spalletti
-
italia 14 September 2026 12:52Guglielmo Vicario Murka Usai Juventus Kalah Dramatis dari Sassuolo
-
italia 14 September 2026 05:35Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
-
italia 14 September 2026 04:55Luciano Spalletti Ungkap Penyebab Juventus Kalah dari Sassuolo
SOROT
-
Liputan6 15 September 2026 03:00Kejagung Masih Dalami Kasus Korupsi MBG Lewat Pemeriksaan Saksi
-
Liputan6 15 September 2026 02:00Kejagung Periksa 2 Pegawai Bea Cukai Terkait Kasus Tambang PT PMM
-
Liputan6 15 September 2026 01:00Investasi Jakarta Tembus Rp 173,6 Triliun hingga Triwulan II 2026
-
Liputan6 15 September 2026 00:23Fahd Arafiq dan Eks Bupati Kebumen Ikut Ditangkap KPK
-
Liputan6 15 September 2026 00:01Sosok Lampri, Dirjen Pengendalian Tanah dan Ruang ATR yang Ditangkap KPK
-
Liputan6 14 September 2026 23:32OTT di Kantor Pertanahan Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Uang
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709282/original/047398800_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5292222/original/022875000_1753247405-efee62e2-84c3-4d97-89c6-32bf7b5f099d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348243/original/018230100_1789397018-IMG_4535.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348287/original/054104800_1789406611-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_00.21.21.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220381/original/075598900_1667986895-image__35_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348274/original/060351700_1789403548-IMG_20260914_222529_8.jpg)

