
Bola.net - Walaupun terlihat sepele, sindrom kaki gelisah saat tidur dapat menimbulkan berbagai masalah gangguan tidur yang tentunya dapat menyebabkan bermacam masalah kesehatan lainnya. Penyebab sindrom kaki gelisah saat tidur dan cara mengatasinya perlu kamu perhatikan untuk menjaga kesehatan.
Sindrom kaki gelisah adalah gangguan saraf yang ditandai dengan gerakan kaki di luar kendali saat tidur. Dikenal juga sebagai restless legs syndrome (RLS), sindrom kaki gelisah juga dapat menyebabkan adanya sensasi geli di kaki, betis, dan paha.
Sindrom kaki gelisah juga terkait dengan hentakan paksa dari kaki dan lengan, yang dikenal sebagai gerakan tungkai periodik dalam tidur.
Penyebab sindrom kaki gelisah saat tidur dan cara mengatasinya tentu perlu diketahui agar tidur lebih nyenyak dan nyaman. RLS atau Restless Legs Syndrome biasanya terjadi ketika penderitanya sedang istirahat, terutama di malam hari, hingga dapat mengganggu waktu dan kualitas tidur.
Penyebab sindrom kaki gelisah sebenarnya belum diketahui secara pasti, namun diduga hal ini terkait dengan faktor genetik. Sindrom kaki gelisah dapat dialami oleh orang dewasa, anak-anak, hingga lansia.
Berikut rangkuman dari berbagai sumber, tentang penyebab sindrom kaki gelisah saat tidur.
Konsumsi Minuman Alkohol dan Merokok
Penyebab sindrom kaki gelisah yang pertama adalah gaya hidup yang tidak sehat. Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, merokok, serta kurang tidur juga dapat menimbulkan atau memperburuk gejala sindrom kaki gelisah ini.
Kekurangan Nutrisi Tertentu
Timbulnya gejala sindrom kaki gelisah juga sering dihubungkan dengan kekurangan nutrisi tertentu, seperti defisiensi zat besi, magnesium, folat, vitamin B12, dan vitamin D.
Gangguan Mental
Penyebab sindrom kaki gelisah selanjutnya adalah gangguan mental. Sindrom kaki gelisah memang juga berkaitan dengan gangguan mental, seperti depresi, gangguan cemas, dan akathisia.
Menurut penelitian, penderita gangguan mental atau orang yang mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi masalah kejiwaan tertentu lebih sering mengalami gejala sindrom kaki gelisah.
Menderita Penyakit Tertentu
Munculnya gejala sindrom kaki gelisah sering kali dikaitkan dengan beberapa penyakit, seperti gagal ginjal, diabetes, neuropati perifer, kelainan saraf tulang belakang, dan penyakit Parkinson. Dengan mengobati penyakit tersebut, gejala sindrom kaki gelisah biasanya akan ikut mereda.
Efek Samping Konsumsi Obat-obatan
Selain itu, penyebab sindrom kaki gelisah selanjutnya adalah karena efek samping penggunaan obat-obatan. Beberapa jenis obat, seperti obat pereda mual, antipsikotik, antidepresan, serta obat flu dan alergi yang mengandung antihistamin, dapat memperparah gejala sindrom kaki gelisah ini.
Kehamilan
Sindrom kaki gelisah bisa terjadi pada ibu hamil, terutama pada trimester ketiga. Namun, gejala sindrom kaki gelisah ini umumnya akan hilang dalam waktu sekitar sebulan setelah melahirkan.
Gejala Sindrom Kaki
Dorongan yang Kuat untuk Menggerakkan Kaki
Orang-orang yang merasakan dorongan ini merasa bahwa mereka harus menggerakkan kaki, dan sering disertai dengan sensasi tidak nyaman. Beberapa kata yang dapat digunakan untuk menggambarkan sensasi ini termasuk gatal, geli, merinding, atau tertarik.
Sulit Tertidur
Sejumlah besar orang yang memiliki restless leg syndrome juga memiliki gerakan tungkai periodik selama (PLMS). PLMS adalah gerakan berulang yang terjadi setiap 20-30 detik dan terus berulang sepanjang malam, sehingga menyebabkan tidur terganggu.
Merasa Lebih Nyaman Setelah Menggoyangkan Kaki
Jika sensasi tidak nyaman hilang setelah menggoyangkan kaki, maka ini adalah tanda lain dari restless leg syndrome. Gejala dapat hilang seluruhnya atau hanya sebagian, namun kamu pasti akan merasa lebih baik segera setelah memulai aktivitas. Gejala akan hilang selama kamu terus menggerakkan kaki.
Keinginan Menggoyangkan Kaki Lebih Parah saat Beristirahat
Jika kamu menderita restless leg syndrome, semakin lama beristirahat, maka semakin besar peluang terjadinya gejala. Selain itu, kamu juga akan merasakan gejala semakin memburuk di malam hari. Jika gejala tidak memburuk di malam hari, maka kamu mungkin tidak memiliki sindrom kaki gelisah ini.
Cara Mengatasi Sindrom Kaki Gelisah
Sebenarnya belum ada pengobatan khusus untuk sindrom kaki gelisah. Tujuan pengobatannya biasanya hanya sebatas untuk membantu meredakan gejala dan memperbaiki kualitas tidur penderita. Gejala sindrom kaki gelisah yang ringan dapat diatasi dengan beberapa cara berikut.
Menerapkan Gaya Hidup Sehat
Sejalan dengan penyebab utamanya yaitu gaya hidup yang tidak sehat, cra mengatasi sindrom kaki gelisah yang pertama adalah menerapkan gaya hidup sehat. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mengurangi minuman beralkohol dan kafein, serta berhenti merokok dapat membantu meringankan gejala sindrom kaki gelisah.
Kompres Kaki
Kompres kaki dengan air dingin dan air hangat secara bergantian juga dapat menjadi salah satu cara mengatasi sindrom kaki gelisah saat tidur. Perubahan suhu dapat membantu mengurangi gejala sindrom kaki gelisah. Selain mengompres, kamu juga bisa mandi atau berendam dengan air hangat.
Pijat Kaki dan Akupuntur
Menurut suatu penelitian kecil, pijat kaki dan akupuntur diduga dapat membantu meringankan gejala dan memperbaiki kualitas tidur pada penderita sindrom kaki gelisah. Akan tetapi efektivitas terapi alternatif ini masih perlu dikaji lebih lanjut. 6 dari 6 halaman Cara Mengatasi Sindrom Kaki GelisahTidur Cukup dan Teratur
Kelelahan dan sering kurang tidur dapat memperparah gejala sindrom kaki gelisah. Karena itu, cukupi jam tidur setiap malam selama 7 – 9 jam. Jangan lupa untuk menjauhkan hal-hal yang bisa mengganggu tidurmu, serta matikan sorotan cahaya yang terlalu terang.
Olahraga Rutin dan Relaksasi
Olahraga rutin dan mengelola stres dengan baik dapat membantu mencegah gejala sindrom kaki gelisah berulang. Kamu bisa melakukan olahraga ringan, seperti jalan pagi atau jogging, atau melakukan relaksasi dengan meditasi, yoga, dan latihan pernapasan.
Konsumsi Suplemen
Karena gejala sindrom kaki gelisah dapat muncul akibat kekurangan nutrisi tertentu, maka mengonsumsi suplemen tambahan, seperti suplemen zat besi dan vitamin D, mungkin dapat membantu mengurangi gejala. Kamu dapat mengonsumsi suplemen sesuai anjuran dokter bila tubuhmu kekurangan nutrisi tersebut.
Jika gejala sindrom kaki gelisah tidak membaik setelah melakukan beberapa cara mengatasinya tersebut, maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter terkait masalahmu agar mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Husnul Abdi/Editor: Nanang Fakhrudin/Dipublikasi: 12 Februari 2020
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 22:18Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 21:58Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
BERITA LAINNYA
-
lain lain 28 Oktober 2026 22:30KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
-
lain lain 27 Oktober 2026 08:45Nikmati Perayaan Belanja Penuh Warna bersama no na di Shopee 11.11 Big Sale
-
lain lain 21 Oktober 2026 13:30Merangkai Kreasi, Mempererat Kebersamaan di Beadswatch Workshop Fimelahood
-
lain lain 20 Oktober 2026 18:44SMAN 35 Jakarta Jadi Penutup Keseruan KapanLagi Pensi Bareng 2026
-
lain lain 20 Oktober 2026 09:30Dari Gym ke Kantor, Ini 3 Langkah Grooming Praktis untuk Pria Aktif
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 22:11Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 21:45Rincian Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games dari Prabowo
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:55Prabowo Sebut Olahraga Jadi Simbol Kehormatan Bangsa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:39Momen Massa Trisakti Bakar Flare Sebelum Bubarkan Diri
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:11Prabowo Tekankan Kedaulatan di UU Satu Data Indonesia
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309734/original/019415900_1785244482-1000390994.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385893/original/039717800_1793277580-254265.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385874/original/009652400_1793275898-Screenshot_20261029_183025_Instagram.jpg)
