
Bola.net - Musim 2025/2026 menghadirkan ironi besar bagi Benfica dan Jose Mourinho. Di satu sisi, klub raksasa Portugal itu belum terkalahkan sepanjang musim Liga Portugal. Namun, di sisi lain, catatan luar biasa tersebut justru belum cukup untuk membawa mereka menjadi juara.
Hingga pekan ke-33, Benfica mencatatkan 22 kemenangan dan 11 hasil imbang. Artinya, tidak ada satu pun tim yang mampu mengalahkan skuad Mourinho di kompetisi domestik musim ini. Bahkan, Benfica menjadi satu-satunya tim dari liga-liga elite Eropa yang masih mempertahankan status unbeaten hingga pertengahan Mei 2026.
Masalahnya, terlalu banyak hasil imbang membuat mereka tertinggal dari FC Porto di klasemen. Porto memang sempat kalah beberapa kali, tetapi mereka lebih konsisten meraih kemenangan sehingga mampu menjaga jarak poin di puncak.
Situasi ini membuat musim Benfica terasa pahit sekaligus mengesankan. Mereka bisa saja menutup musim tanpa kekalahan, tetapi tetap gagal mengangkat trofi liga.
Mourinho dan Sentuhan yang Belum Hilang

Musim ini sebenarnya menjadi pembuktian tersendiri bagi Mourinho. Setelah beberapa tahun kariernya dianggap menurun, pelatih berusia 63 tahun itu mampu menghidupkan kembali aura kompetitif Benfica.
Kedisiplinan bertahan menjadi fondasi utama permainan mereka. Benfica memang tidak terlalu eksplosif di lini depan, tetapi sangat sulit dikalahkan. Pola seperti ini sangat identik dengan Mourinho sejak era Porto, Chelsea, hingga Inter Milan.
Catatan 11 kali imbang menunjukkan Benfica sering kehilangan poin dalam pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan. Namun tetap saja, menjaga rekor tanpa kekalahan selama 33 pertandingan bukan pencapaian biasa.
Menariknya, ini bukan pertama kali Benfica mengalami nasib seperti itu.
Mengulang Kisah Benfica Tahun 1978

Sejarah pernah mencatat kejadian serupa hampir setengah abad lalu. Pada musim 1977/1978, Benfica juga menyelesaikan liga tanpa kekalahan tetapi gagal menjadi juara.
Saat itu, Benfica finis di bawah FC Porto karena terlalu banyak hasil imbang. Porto unggul selisih gol dan akhirnya merebut gelar liga pertama mereka setelah penantian 19 tahun.
Musim tersebut kemudian dianggap sebagai titik balik dominasi Porto di sepak bola Portugal.
Kini, Mourinho justru membawa Benfica mengulang kisah lama itu. Bedanya, tekanan dan sorotan media jauh lebih besar dibanding era 1970-an.
Benfica hanya tinggal selangkah lagi untuk mencatat musim invincible kedua dalam sejarah klub. Namun, status tersebut terasa kurang lengkap jika tidak disertai trofi juara.
Real Madrid Mulai Dikaitkan Lagi

Di tengah performa impresif Benfica, nama Mourinho kembali muncul dalam radar Real Madrid. Rumor itu berkembang seiring situasi kacau yang sedang dialami Los Blancos.
Madrid baru saja kehilangan gelar La Liga dari Barcelona. Mereka juga tersingkir di perempat final Liga Champions untuk musim kedua beruntun. Situasi ruang ganti disebut tidak stabil, sementara tekanan terhadap manajemen terus meningkat.
Dalam kondisi seperti itu, nama Mourinho hampir selalu kembali dibicarakan. Pelatih asal Portugal tersebut memang punya sejarah kuat di Santiago Bernabeu.
Pada periode 2010 hingga 2013, ia membantu Madrid mematahkan dominasi Barcelona racikan Pep Guardiola, termasuk memenangkan gelar La Liga dan Copa del Rey.
Kini, ketika Madrid kembali berada dalam fase penuh tekanan, muncul anggapan bahwa Mourinho bisa menjadi figur yang tepat untuk merapikan situasi.
Apalagi, rekam jejaknya bersama Benfica musim ini menunjukkan bahwa ia masih mampu membangun tim kompetitif dalam waktu singkat.
Mourinho Bungkam Rumor Madrid
Meski begitu, Mourinho mencoba meredam spekulasi tersebut. Setelah Benfica bermain imbang melawan Braga, ia menolak membahas kemungkinan kembali ke Madrid.
“Anda berbicara tentang Real Madrid, saya tidak berbicara tentang Real Madrid,” ujar Mourinho kepada wartawan.
Ia menegaskan fokusnya masih sepenuhnya untuk Benfica dan perjuangan mengakhiri musim sebaik mungkin.
“Saya berbicara tentang Benfica, dan pekerjaan yang kami lakukan tidak akan berubah hanya karena kami finis kedua atau ketiga. Itu bukan hal yang akan memengaruhi masa depan saya.”
Mourinho juga menambahkan bahwa lolos atau tidaknya Benfica ke Liga Champions tidak akan menentukan keputusan kariernya.
“Tentu saja Benfica ingin bermain di Liga Champions, begitu juga saya sebagai pelatih. Tapi itu sama sekali tidak memengaruhi masa depan saya,” lanjutnya.
Andai bisa menutup musim tanpa kekalahan, Benfica bakal menciptakan sesuatu yang langka. Meski gagal juara, tidak banyak tim di Eropa yang mampu melewati satu musim liga tanpa kekalahan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 20:19Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 15:21Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 12:03Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:273 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
liga eropa lain 31 Oktober 2026 06:40Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
-
liga eropa lain 31 Oktober 2026 06:27Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
-
liga eropa lain 31 Oktober 2026 06:20Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
-
liga eropa lain 30 Oktober 2026 08:15Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
-
liga eropa lain 27 Oktober 2026 05:05Man of the Match PSG vs Lyon: Mika Godts
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
