FOLLOW US:


Betapa Merindunya Neymar dengan Sepak Bola

24-04-2020 02:45

 | Yaumil Azis

Betapa Merindunya Neymar dengan Sepak Bola
Bintang PSG Neymar © AP Photo

Bola.net - Masa pandemi virus Corona membuat bintang PSG, Neymar, harus terkurung di kediamannya. Membuat rindunya akan liukan bola di lapangan hijau serta sorakan penggemar menumpuk hingga setinggi langit.

Pandemi virus Corona nyaris memporak-porandakan industri sepak bola di seluruh dunia. Praktis, hampir semua kompetisi tanpa pandang bulu dihentikan untuk sementara waktu sampai suasana kembali kondusif.

Langkah ini dilakukan oleh pemerintah dari berbagai negara untuk menekan intensitas penyebaran virus itu. Semua orang yang tidak memiliki kepentingan untuk tak meninggalkan rumahnya masing-masing.

Hal yang sama juga berlaku bagi para pesepakbola di seluruh dunia. Mereka pun mau tak mau harus berlatih sendirian tanpa adanya kejelasan kapan kompetisi bisa kembali seperti sedia kala.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Kerinduan Neymar

Masa-masa swakarantina membuat Neymar jadi merindukan rekan-rekan setimnya di PSG. Kendati komunikasi masih bisa terjalin berkat teknologi, namun kontak langsung masih belum bisa tergantikan.

"Tidak mengetahui kapan saya bisa kembali [bermain] membuat saya cemas. Saya sangat merindukan bermain, bersaing, berada di lingkungan klub bersama rekan PSG saya," tulis Neymar di situs pribadinya.

"Saya sangat merindukan sepak bola. Saya yakin fans juga ingin melihat semuanya kembali ke lapangan secepat mungkin. Saya harap keputusan keluar secepat mungkin," lanjutnya.

2 dari 2

Aktivitas Selama Hiatus

Saat kompetisi dipastikan hiatus, Neymar memutuskan pulang ke kampung halamannya di Brasil. Ia beruntung karena masih bisa melakukan latihan dengan fasilitas yang menunjang.

"Kondominium memiliki ruang yang besar untuk bersepeda, lapangan sepak bola, aula olahraga dan peralatan yang bisa digunakan, selama aturan jarak sosial dipatuhi," tambahnya.

"Rutinitas saya adalah sarapan, sesi latihan pertama, istirahat dan melalui hari-hari, kegiatan menyenangkan, yang membuat saya mengeluarkan energi. Pada beberapa kasus, latihan yang lebih spesifik dan umum dibagi menjadi dua periode," pungkas eks Barcelona tersebut.

(Goal International)