FOLLOW US:


Gara-Gara Corona, Harga Kylian Mbappe Diprediksi Merosot jadi 40 Juta Euro

19-04-2020 17:55

 | Ari Prayoga

Gara-Gara Corona, Harga Kylian Mbappe Diprediksi Merosot jadi 40 Juta Euro
Kylian Mbappe © AP Photo

Bola.net - Nilai jual bintang muda PSG, Kylian Mbappe diprediksi mengalami kemerosotan cukup tajam imbas dari pandemi global virus Corona yang saat ini tengah dialami dunia.

Mbappe direkrut PSG dari AS Monaco dengan biaya transfer mencapai 180 juta euro, membuat nama pemain 21 tahun itu menjadi pesepakbola termahal kedua di dunia setelah Neymar.

Mbappe pun kini digosipkan tengah didekati sejumlah raksasa Eropa. Harga Mbappe ditaksir mencapai sekitar 300 juta euro. Sebuah angka yang fantastis.

1 dari 2

Keyakinan Daniel Cohn-Bendit

Namun, harga Mbappe kini diperkirakan akan turun drastis karena kondisi industri sepak bola akan sangat berubah usai pandemi virus Corona ini berakhir. Hal tersebut dikatakan oleh politikus sayap kiri Prancis, Daniel Cohn-Bendit.

"Krisis ini akan membersihkan olahraga profesional yang tidak logis. Seperti dulu ketika ada serangan nuklir dan sepak bola pun harus dibangun ulang, tapi di sektor lain," ujar Cohn-Bendit kepada Ouest France.

"Besok, Mbappe bakal berharga maksimal 35-40 juta euro, tidak lagi 200 juta euro. Dan siapa yang bisa membeli dia?" tambah Cohn-Bendit.

"Akan ada regulasi de facto. Lebih jauh lagi, pembatasan gaji bisa jadi wajib dilakukan. Akan ada pengelolaan ulang yang tak hanya terjadi pada gaji pemain, tapi juga hak citra dan publisitas," jelasnya.

2 dari 2

Hal Positif

Lebih lanjut, Cohn-Bendit menilai bahwa penurunan nilai jual pemain serta pembatasan gaji bakal berdampak positif untuk jangka panjang.

"Sedikit ketenangan cukup bagi saya. Sedikit ketenangan dan sedikit keadilan akan menjadi awal yang bagus. Pesepakbola tak akan bermain lebih buruk jika mereka dibayar lebih sedikit," tutur Cohn-Bendit.

Perkembangan transfer pemain memang sangat gila dalam beberapa musim terakhir. Harga pemain di atas 100 juta euro kini dianggap wajar.

Sumber: Ouest France