Karier Raheem Sterling Tamat? Kini Bahkan Disebut Kegagalan Besar di Feyenoord

Karier Raheem Sterling Tamat? Kini Bahkan Disebut Kegagalan Besar di Feyenoord
Raheem Sterling saat bermain untuk Chelsea melawan Preston North End di Piala FA, 6 Januari 2024 silam. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Petualangan Raheem Sterling di Belanda tampaknya akan segera berakhir. Feyenoord dikabarkan telah memutuskan untuk tidak memperpanjang masa tinggal winger asal Inggris tersebut setelah penampilannya dinilai jauh dari harapan.

Sterling datang ke Rotterdam pada Februari lalu dengan ekspektasi tinggi. Pengalamannya bersama Manchester City dan Chelsea sempat membuat banyak pihak percaya ia bisa menjadi tambahan penting bagi Feyenoord.

Nahas, situasi berkembang berbeda di lapangan. Sterling kesulitan menemukan performa terbaiknya dan perlahan kehilangan tempat di skuad utama asuhan Robin van Persie.

Kesulitan Menit Bermain di Feyenoord

Sterling gagal mengamankan posisi reguler sejak bergabung dengan Feyenoord. Hingga sejauh ini, pemain berusia 31 tahun itu hanya mencatatkan 349 menit bermain di Eredivisie.

Dalam beberapa pekan terakhir, Sterling bahkan lebih sering terlihat di bangku cadangan. Meski tetap menjaga profesionalisme selama sesi latihan, manajemen klub disebut sudah memutuskan untuk tidak menawarkan perpanjangan kontrak.

Kritik tajam terhadap Sterling juga datang dari mantan pemain timnas Belanda, Jan Everse. Ia menilai kondisi fisik dan kepercayaan diri Sterling mengalami penurunan drastis.

“Sudah tamat. Saya berharap saya salah menilainya, tetapi saya rasa tidak begitu. Lihat komentar di internet, para fans menghancurkannya. Mereka menyebutnya ‘kegagalan terbesar dalam sejarah kami’,” ujar Everse kepada The Athletic.

“Dia tidak bugar. Jika dia melakukan tiga atau empat sprint, Anda tidak melihatnya lagi selama 20 menit. Dia sudah tidak eksplosif lagi.”

Masa Depan Sterling Kini Dipertanyakan

Everse juga menyoroti penurunan permainan teknis Sterling selama berada di Rotterdam. Menurutnya, mantan bintang Manchester City itu terlihat kehilangan kepercayaan diri di lapangan.

“Dia jatuh karena permainannya sendiri. Dia ragu-ragu. Dia takut membuat kesalahan. Dalam duel satu lawan satu, dia tidak pernah melewati bek lawan. Saya merasa kasihan padanya," ungkap Everse.

Feyenoord akan menutup musim Eredivisie akhir pekan ini dengan menghadapi PEC Zwolle pada Minggu, 17 Mei. Laga tersebut diperkirakan menjadi pertandingan terakhir Sterling bersama klub asal Rotterdam itu.

Feyenoord sendiri sudah memastikan finis di posisi kedua dan lolos ke Liga Champions musim depan. Sementara bagi Sterling, musim panas nanti akan menjadi periode penting untuk menentukan kelanjutan kariernya yang mulai mengalami kemunduran.