Dari Es Krim ke Batik: Kisah 'Hijrah' Bisnis Fiko Hamparan Rintik Karena Ikut Pelatihan di RKB BRI Malang

Bola.net - Meskipun sudah lama berlalu, Fikrah Riyanda masih ingat pengalaman yang didapat saat mengikuti pelatihan di Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI Malang. Pria yang akrab disapa Fiko mendapat inspirasi untuk 'hijrah' dalam dunia bisnis dari eks krim ke batik.
Perjalanan bisnis Fiko tidak dimulai 2017 silam. Ketika itu, dia masih tercatat sebagai mahasiswa semester akhir jurusan Hukum Bisnis Syariah di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang sedang berjibaku menyelesaikan skripsi.
Awalnya, untuk mengisi waktu dan melepas penat karena skripsi, Fiko ikut pelatihan wirausaha yang diselenggarakan di RKB BRI Malang. Selain itu, Fiko juga ingin mulai usaha untuk dapat pemasukan setelah lulus kuliah.
“Saya sudah sejak tahun 2017 memanfaatkan fasilitas yang ada di RKB BRI Malang ini. Sejak tahun pertama ada, saya sering ikut beberapa kelas yang ada di sini," ucapnya.
Berbekal sejumlah pelatihan yang diikutinya, Fiko memberanikan diri membuka bisnis es krim. Ia merasa memiliki cukup pengetahuan untuk memulai usaha sendiri, meski saat itu pengalamannya masih sangat terbatas.
Namun, bisnis yang dibangunnya ternyata tidak berjalan sesuai harapan. Pesanan memang datang silih berganti, tetapi keuntungan yang diharapkan tidak pernah benar-benar terasa.
"Saya merasa satu tahun berjalan kok rugi. Kok tidak ada uangnya. Pesanan selalu ada terus, akan tetapi uangnya tidak berputar. Akhirnya saya memilih untuk ganti bisnis," kenang Fiko.
Dari berbagai pelatihan di RKB BRI Malang yang terus diikuti, Fiko akhirnya memahami letak persoalan dalam usahanya. Ia menyadari bahwa perhitungan harga pokok penjualan (HPP) bisnis es krim yang dijalankannya ternyata keliru.
Padahal, investasi yang sudah dikeluarkan tidak sedikit. Fiko bahkan telah memiliki dua mesin pendingin dan tiga mixer untuk menunjang produksi es krimnya.
Meski berat, ia memilih menutup usahanya. Keputusan itu menjadi titik balik penting dalam perjalanan bisnisnya sebagai pelaku UMKM muda.
Dari Es Krim ke Batik

Selepas menutup usaha es krim, Fiko sempat berada dalam fase kebingungan menentukan langkah berikutnya. Sampai akhirnya, ia kembali mengikuti pelatihan yang diadakan di RKB BRI Malang, kali ini tentang batik.
Dari pelatihan tersebut, ditambah relasi yang mulai terbentuk selama aktif mengikuti kelas-kelas UMKM, Fiko menemukan arah baru. Ia melihat peluang yang lebih menjanjikan di industri kain dan kerajinan batik.
Pada 2018, Fiko memulai usaha batik dengan nama Hamparan Rintik. Keputusan “hijrah” dari bisnis makanan ke dunia batik menjadi awal perjalanan baru yang perlahan membesarkan namanya di Malang.
"Kita bisa dapat jaringan karena suka ada banyak kelas kan di sini dalam satu hari. Saya bisa dapat kenalan penjahit, dapat kenalan sesama pengrajin kain, itu semua ada di sini. Kita bisa ketemu dengan orang dari lingkup yang berbeda juga," ucapnya.
Usaha Hamparan Rintik yang dirintisnya mampu bertahan hingga 2026. Produk batiknya mulai dikenal luas dan beberapa kali tampil dalam berbagai pameran UMKM. Dia juga beberapa kali menggelar pameran dengan skala nasional.
Fiko juga aktif menggelar workshop batik sambil terus memproduksi karya baru. Baginya, perjalanan bisnis bukan hanya soal bertahan, tetapi juga terus belajar dan berbagi pengalaman kepada orang lain.
Mengingat proses yang pernah dilaluinya, Fiko berharap RKB BRI Malang terus menjadi ruang belajar bagi anak muda yang ingin memulai usaha. Ia ingin lebih banyak pelatihan digelar dan menjangkau lingkungan pendidikan seperti sekolah maupun kampus.
"Kalau memungkinkan bisa datang ke sekolah atau kampus juga. Jadi, seperti saya pada 2017, setelah kuliah mereka tidak perlu bingung cari kerja, akan tetapi sudah punya pandangan untuk kira-kiara ingin memulai bisnis apa," tutup Fiko.
RKB BRI Malang Sebagai Tempat Belajar Berwirausaha

Koordinator RKB BRI Malang, Indah Dwi Pangestu, mengatakan pihaknya memang membuka ruang belajar seluas-luasnya bagi masyarakat. Program pelatihan dan pendampingan di RKB BRI Malang dapat diikuti secara gratis oleh siapa saja.
"Peserta tidak dipungut biaya sama sekali dan terbuka untuk siapa saja, termasuk masyarakat yang belum memiliki usaha tetapi ingin belajar berwirausaha," ucap Indah.
Menurut Indah, RKB BRI Malang tidak hanya menyediakan pelatihan, tetapi juga pendampingan bagi pelaku UMKM. Bahkan, hasil karya peserta bisa dititipkan untuk dijual di area RKB sehingga pengunjung dapat langsung membeli produk mereka.
Selain pelatihan tatap muka, edukasi juga dilakukan lewat media sosial. RKB BRI Malang aktif membagikan berbagai konten edukatif seputar pengembangan usaha dan strategi pemasaran digital.
"Kita membuat konten edukatif berdasarkan content plan yang telah disusun sebelumnya, termasuk mengangkat isu-isu yang sedang tren agar lebih relevan dan menarik bagi masyarakat," ucap Indah.
Advertisement
Berita Terkait
-
News 31 Oktober 2026 17:13BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
-
News 27 Oktober 2026 17:27BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 4 November 2026 15:00Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
-
Liga Champions 4 November 2026 14:40Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
-
Bola Indonesia 4 November 2026 14:15Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
Bola Indonesia 4 November 2026 14:09Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 14:00Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
BERITA LAINNYA
-
news 31 Oktober 2026 17:13BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
-
news 27 Oktober 2026 17:27BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
-
news 26 Oktober 2026 05:39BRI Tegaskan Komitmen Zero Tolerance terhadap Fraud dalam Kasus KUR Fiktif BRI Kepanjen
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 14:09Perintah Prabowo ke Kapolri soal Kasus Penyadapan Presiden
-
Liputan6 4 November 2026 13:48Prabowo Titip Pesan Khusus ke Guru Besar dan Akademisi
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389827/original/042023800_1793774716-Screenshot_20261104_112322_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
