
Bola.net - Serial Kapten Tsubasa menjadi salah satu faktor non teknis yang diakui sendiri oleh para pemain menjadi pendorong kebangkitan sepakbola Jepang dalam dua dekade terakhir. Melalui serial tersebut, pemuda Jepang berani bermimpi untuk meraih panggung tertinggi di dunia sepakbola sejak dini.
Meskipun demikian, ada banyak teknik sepakbola dari serial tersebut yang bisa dibilang mustahil dipraktekkan di dunia nyata. Namun striker senior Sanfrecce Hiroshima, Hisato Sato, berhasil menerapkan salah satu teknik ajaib dalam serial itu saat mencetak gol ke gawang Ventforret Kofu, kemarin (22/12).
Dalam laga perempat final Emperor Cup tersebut, Sato mendapatkan umpan dengan timing yang kurang tepat dari Hiroki Mizumoto. Sadar bola tertinggal sedikit di belakangnya, striker 31 tahun ini lantas secara ajaib melakukan flick cantik dengan tumitnya untuk kemudian dengan tenang menaklukkan kiper Hiroki Oka.
Gol dari penggemar berat Filippo Inzaghi ini membuka keunggulan bagi timnya di menit ke 23. Sanfreece Hiroshima sendiri pada akhirnya lolos ke semifinal melalui adu tendangan penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam 120 menit pertandingan. (dm/mri)
Meskipun demikian, ada banyak teknik sepakbola dari serial tersebut yang bisa dibilang mustahil dipraktekkan di dunia nyata. Namun striker senior Sanfrecce Hiroshima, Hisato Sato, berhasil menerapkan salah satu teknik ajaib dalam serial itu saat mencetak gol ke gawang Ventforret Kofu, kemarin (22/12).
Dalam laga perempat final Emperor Cup tersebut, Sato mendapatkan umpan dengan timing yang kurang tepat dari Hiroki Mizumoto. Sadar bola tertinggal sedikit di belakangnya, striker 31 tahun ini lantas secara ajaib melakukan flick cantik dengan tumitnya untuk kemudian dengan tenang menaklukkan kiper Hiroki Oka.
Gol dari penggemar berat Filippo Inzaghi ini membuka keunggulan bagi timnya di menit ke 23. Sanfreece Hiroshima sendiri pada akhirnya lolos ke semifinal melalui adu tendangan penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam 120 menit pertandingan. (dm/mri)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 1 April 2026 16:28Rapuhnya Timnas Inggris Tanpa Harry Kane: Alarm Bahaya Thomas Tuchel
-
Piala Dunia 1 April 2026 13:448 Minggu Menakutkan Bagi Thomas Tuchel dan Timnas Inggris, Kenapa?
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 21 April 2026 16:00 -
Liga Spanyol 21 April 2026 15:54 -
Bulu Tangkis 21 April 2026 15:42 -
Liga Italia 21 April 2026 15:41 -
Liga Italia 21 April 2026 15:34 -
Liga Inggris 21 April 2026 15:15
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561829/original/014499100_1776761795-IMG_1065.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561756/original/003464100_1776759347-IMG_2185__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561376/original/086256800_1776747728-unnamed__65_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4391028/original/021777800_1681211946-Thumbnail_Liputan6.com-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503052/original/005318900_1771076011-Rano_Museum.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1953505/original/071520100_1519978843-1.jpg)
