Bola.net - Pelatih Lyon, Paulo Fonseca, resmi menerima sanksi larangan selama sembilan bulan dari Komisi Disiplin Ligue de Football Professionnel (LFP).
Hukuman ini dijatuhkan menyusul insiden agresif yang melibatkan Fonseca dan wasit Benoit Millot pada pertandingan Ligue 1 antara Lyon melawan Brest.
Pada pertandingan yang berlangsung 2 Maret 2025, Fonseca menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan VAR yang tidak memberikan penalti bagi timnya.
Di menit-menit akhir laga, emosi Fonseca memuncak hingga ia mendekati wasit Millot dengan sikap intimidatif.
Dalam momen tersebut, ia hampir melakukan tindakan fisik berupa menanduk kepala wasit dan melontarkan cacian dalam bahasa Portugis. Akibat tindakannya, Fonseca langsung diusir dari lapangan dengan kartu merah.
Setelah melakukan investigasi, Komisi Disiplin LFP memutuskan untuk menjatuhkan hukuman berat kepada pelatih asal Portugal tersebut.
Fonseca dilarang memasuki bangku cadangan, ruang ganti wasit, dan menghadiri fungsi resmi apa pun hingga 30 November 2025.
Selain itu, hingga 15 September 2025, ia juga tidak diperbolehkan mengakses ruang ganti pemain, lapangan, serta terowongan stadion sebelum, selama, dan setelah pertandingan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 12 Agustus 2026 13:21Tempat Menonton PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026
-
Liga Champions 12 Agustus 2026 12:51Link Live Streaming PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026
-
Editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
-
Liga Inggris 12 Agustus 2026 12:21Liverpool Bisa Kehilangan Curtis Jones, Inter Milan Mulai Bergerak
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 13 Agustus 2026 01:13Marcus Rashford Lebih Pilih Tinggalkan Manchester United? Ini Situasi Terbarunya
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
BERITA LAINNYA
-
open play 21 November 2025 14:48Alexander Zwiers Buka-bukaan, Ini Alasan Nova Arianto Sangat Cocok Latih Timnas U-20
SOROT
-
Liputan6 13 Agustus 2026 03:00KPK Buka Peluang Hadirkan Bukhori Yusuf di Sidang Korupsi Kuota Haji
-
Liputan6 13 Agustus 2026 02:00Nilai Obligasi Daerah Jakarta Naik Jadi Rp 5,6 Triliun
-
Liputan6 13 Agustus 2026 00:06
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi Calon Hakim Agung
-
Liputan6 12 Agustus 2026 22:36MK Tegaskan Hanya Presiden dan Wapres yang Bisa Laporkan Penghinaan
-
Liputan6 12 Agustus 2026 22:15Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT TPL
-
Liputan6 12 Agustus 2026 21:56Nadiem Singgung Era Eks Jampidsus Febrie di Sidang Banding
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322634/original/060059600_1786544734-IMG_3602.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/2827786/original/043886600_1560420251-20190613-Kondisi-Gedung-MK-Jelang-Sidang-Perselisihan-Hasil-Pilpres-2019-TEBE-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322646/original/051037800_1786547740-73653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322639/original/062213800_1786546611-IMG_2944.jpg)
