
Bola.net - Fakta bahwa Ducati bakal menurunkan delapan pembalap sekaligus di MotoGP 2022 menuai reaksi pro dan kontra dari banyak pihak, meski ini bukan kali pertama mereka melakukannya. Bahkan tak sedikit penggemar balap yang menyebut mereka 'kemaruk' karena dipastikan mengisi sepertiga grid musim ini.
Kritik tajam dilontarkan juara dunia 2020 dari Suzuki, Joan Mir, yang menyebut hal ini tak adil. Rider Ducati sendiri, Pecco Bagnaia, bahkan cemas skuad yang identik dengan warna merah itu bakal sulit mengatur dukungan kepada para ridernya. Di lain sisi, tandem Bagnaia, Jack Miller, justru mendukung program ini.
Menurut rider Australia tersebut, ini justru bagus untuk pengembangan Desmosedici, karena makin banyak data dari para pembalap dengan gaya berkendara yang berbeda-beda. Namun, juga perlu diketahui bahwa menurunkan delapan rider di MotoGP 2022 sejatinya tak sepenuhnya kemauan Ducati sendiri.
Ada empat faktor dan alasan lain yang 'memaksa' Ducati kembali menurunkan empat tim. Utamanya berasal dari Gresini Racing, yang tahun ini melepaskan diri dari struktur tim pabrikan Aprilia Racing. Apa saja sih faktor-faktor tersebut? Berikut ulasannya.
Aprilia Belum Konsisten Buktikan Level

Sebelum memilih Ducati Corse, Gresini Racing sejatinya dirayu habis-habisan oleh Aprilia Racing untuk menjadi tim satelit mereka di MotoGP 2022. Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini, Carlo Merlini, pun mengakui bahwa opsi ini sempat dipikirkan masak-masak oleh timnya.
Meski begitu, berkaca dari pengalaman selama tujuh tahun menyaksikan pengembangan Aprilia, Gresini menyadari RS-GP masih butuh waktu lama untuk jadi motor yang jauh lebih kompetitif, meski Aleix Espargaro sukses meraih podium sensasional di Silverstone, Inggris, tahun lalu.
Performa Ducati Terbukti Ciamik

Gresini juga diketahui mendapatkan tawaran biaya sewa motor yang murah dari Aprilia. Namun, mereka memilih Ducati karena lebih kompetitif. Sebagai catatan, motor kompetitif juga krusial untuk visibilitas para sponsor Gresini, yang sisi finansialnya sempat goyah usai meninggalnya sang pemilik, Fausto Gresini, akibat Covid-19, Februari 2021.
Sepanjang 2021, Ducati juga membuktikan diri sebagai pabrikan yang unggul. Meski belum meraih gelar dunia pembalap sejak 2007, mereka menyabet gelar dunia konstruktor. Mereka juga meraih 24 podium lewat lima rider berbeda, dan meraih tujuh kemenangan lewat tiga rider berbeda. Alhasil, logis jika Gresini tergiur untuk bergabung.
Gara-Gara Suzuki Ragu Turunkan Tim Satelit

Selain dapat tawaran dari Aprilia, Gresini juga sempat bernegosiasi ringan dengan Suzuki, yang sejak kembali ke MotoGP pada 2015 belum juga menurunkan tim satelit. Sayang, Suzuki tak bisa menjamin struktur solid untuk tim satelit, meski mereka sudah punya rencana menurunkan tim kedua sejak 2017.
Gagasan menurunkan tim satelit digagas pertama kali oleh Davide Brivio, yang kini bahkan sudah hengkang ke Formula 1 bersama Alpine F1 Team. Namun, para pucuk pimpinan Suzuki di Hamamatsu, Jepang, selalu ragu-ragu mewujudkan rencana itu karena merasa organisasi mereka tak sebesar Honda dan Yamaha.
Departemen balap yang kecil pun membuat jaminan finansial Suzuki juga menjadi minim, dan hal ini membuat mereka lagi-lagi batal menurunkan tim satelit. Alhasil, kans menggaet Gresini sebagai mitra kerja lepas dari genggaman. Atas alasan itu pula, Gresini makin mantap menjatuhkan pilihan kepada Ducati.
Ducati 'Murah Hati' dalam Sediakan Dukungan Teknis
Enea Bastianini, Gigi Dall'Igna, dan Fabio di Giannantonio (c) Gresini Racing
Gresini juga uniknya tak memilih Ducati hanya karena pabrikan asal Bologna, Italia, itu punya motor dengan performa sangat oke. Daya tarik Ducati lainnya adalah mereka sangat 'murah hati' dalam menyediakan dukungan teknis kepada tim-tim satelitnya.
Ducati boleh jadi tak selalu memberikan motor Desmosedici teranyar kepada para ridernya di tim satelit, namun selalu memastikan kemauan para rider didengar, bersedia memberikan perangkat baru, plus menyediakan insinyur terbaik dari markas mereka di Borgo Panigale untuk tiap ridernya.
Tradisi ini sudah dijalankan Ducati sejak 2020 lewat Johann Zarco di Avintia Esponsorama, yang kemudian berlanjut ke Enea Bastianini di tim yang sama pada 2021, serta Luca Marini di Sky VR46 Avintia. Mendapat jaminan dukungan teknis yang baik ini, tentu saja Gresini jadi makin tertarik untuk merapat ke Ducati pada 2022.
Baca Juga:
- Joan Mir Anggap Tak Adil Ducati Turunkan 8 Rider di MotoGP 2022
- Joan Mir Kaget Fabio Quartararo Kompetitif di MotoGP: Padahal Loyo di Moto2
- Akui Potensi Darryn Binder, Andrea Dovizioso Siap Bantu Pelajari MotoGP
- Jelang MotoGP 2022, Sirkuit Mandalika Sudah Penuhi 90% Syarat Homologasi FIM
- Digosipkan Balik ke Moto3, Ana Carrasco Sedih Tinggalkan Paddock WorldSBK
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 7 September 2026 11:03Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
-
Liga Inggris 7 September 2026 10:37Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
-
Liga Inggris 7 September 2026 09:47Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
-
Liga Italia 7 September 2026 09:08Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 7 September 2026 11:03Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
-
Liga Inggris 7 September 2026 10:37Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
-
Liga Inggris 7 September 2026 09:47Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
-
Liga Italia 7 September 2026 09:08Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
-
Liga Italia 7 September 2026 08:30Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
BERITA LAINNYA
-
otomotif 2 September 2026 16:43Hadapi Seri 9 World Supersport 2026, Aldi Satya Mahendra Bidik 10 Besar di Magny-Cours
-
otomotif 30 Agustus 2026 08:39Jadwal MotoGP Aragon 2026 Hari Ini, Minggu 30 Agustus: Live Streaming di Vidio
-
otomotif 27 Agustus 2026 18:16Fermin Aldeguer Resmi Jadi Pembalap Non-Italia Pertama di Tim Milik Valentino Rossi
-
otomotif 27 Agustus 2026 17:46Jack Miller Tinggalkan Yamaha di MotoGP, WorldSBK Jadi Pelabuhan Berikutnya?
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 11:12Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan 3,3 Juta Lansia
-
Liputan6 7 September 2026 10:18Kebakaran Besar di Pasar Paniai, 11 Orang Tewas
-
Liputan6 7 September 2026 09:51Anak Krakatau Erupsi, Penumpang di Pelabuhan Merak Menurun
-
Liputan6 7 September 2026 09:50Anak Krakatau Bikin Porsi MBG Dikurangi
-
Liputan6 7 September 2026 09:44Abu Anak Krakatau Menyebar, Pemda Diminta Bagikan Masker dan Siaga 24 Jam
-
Liputan6 7 September 2026 09:38WN India Jadi Korban Jambret di Menteng, Satu Pelaku Ditangkap
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341507/original/041386100_1788648437-1000945323.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256535/original/073242500_1750241429-kebakaran5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4399860/original/002951700_1681806832-20230418-Mudik-Pelabuhan-Merak-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541898/original/065702400_1774924493-IMG_8482.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341457/original/074983600_1788621026-1001633272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342069/original/003806400_1788748974-7d9b9dc9-5cc1-46c9-b267-a8e4739c5474.jpg)
