
Bola.net - Aprilia, Honda, KTM, Suzuki, dan Yamaha kembali mengkritik tajam Ducati atas inovasi terbarunya pada Desmosedici GP22. Demikian yang dilaporkan Speedweek, Selasa (15/2/2022). Seperti yang diketahui dalam uji coba pramusim MotoGP Sepang dan Mandalika, Ducati membawa perangkat baru, yakni 'front ride-height device'.
Sejak departemen balapnya dipimpin oleh Gigi Dall'Igna pada akhir 2013, Ducati memang menjadi pelopor teknologi-teknologi teranyar di MotoGP. Contohnya saja winglet, wing fairing, rear spoon (pendingin ban belakang), holeshot device, dan rear ride-height device. Yang teranyar adalah front ride-height device.
Rear spoon Ducati sempat bikin gempar pada awal 2019. Semua pabrikan MotoGP, kecuali Yamaha, melayangkan protes kepada FIM Stewards. Ducati menyebut perangkat itu mendinginkan ban belakang, namun para rival justru menganggapnya masuk dalam kategori winglet dan curiga gunanya untuk menambah downforce. Hal ini mereka yakini ilegal.
Coba Gagas Larangan 'Front Ride-Height Device'

Kini, Ducati bikin gempar lagi karena memperkenalkan front ride-height device. Seperti halnya holeshot device dan rear ride-height device, perangkat ini tak melanggar regulasi. Pasalnya, ia tak butuh bantuan elektronik untuk diaktivasi, melainkan dengan sistem mekanis alias manual. Namun, para rival tak menyukainya karena bikin bengkak anggaran balap.
Seperti yang diketahui, hampir seluruh motor MotoGP kini memiliki semua inovasi yang terinspirasi dari ide-ide Ducati. Manajer Tim Red Bull KTM, Francesco Guidotti meyakini bahwa perangkat baru tersebut akan mendorong pabrikan lain menirunya juga dan alhasil bakal menambah biaya pengembangan motor.
"Ini bukan soal posisi KTM. Ini soal posisi aliansi pabrikan di MSMA (Asosiasi Pabrikan). Dalam MSMA, lima dari enam pabrikan sepakat untuk melarang penggunaan perangkat jenis ini. Kami mencoba mendorong gagasan ini, karena ini buang-buang waktu dan uang," ujar Guidotti, yang uniknya merupakan eks Manajer Pramac-Ducati.
Ducati Prihatin soal Sikap Para Rival

Mirip rear ride-height device yang membuat bagian belakang motor merendah di tikungan demi mendapatkan grip dan mempercepat akselerasi, front ride-height device dipakai untuk membuat bagian depan motor merendah ketika keluar tikungan demi mendapatkan traksi lebih. Namun, Guidotti menyebut hal ini bisa meninggikan kecepatan motor dan tingkat bahaya.
"Sistem ini tak bisa dianggap sebagai pengembangan teknis. Pasalnya, banyak motor jalanan yang sudah punya 'suspensi elektronik' yang bekerja sempurna. Hal ini tak diizinkan di MotoGP. Perangkat mekanis macam itu hanya bakal bikin rumit. Jika sistem ini meningkatkan kecepatan, maka harus ditegaskan: kami tak butuh," tutur Guidotti.
Lewat Crash.net, Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyayangkan protes para rival. "Kisah winglet dan (rear) spoon terulang. Ducati berinovasi selagi masih sesuai regulasi. Kami prihatin mendengar bahwa perangkat kami (front ride-height device) dipertanyakan," ungkapnya.
Di lain sisi, Ducati juga dikabarkan sudah mulai menjajal front ride-height device sejak pertengahan musim 2021, seiring menghilangnya perangkat rear spoon dari bagian bawah motor mereka sejak balapan di Red Bull Ring, Austria.
Sumber: Speedweek, Crashnet
Baca Juga:
- Para Rider MotoGP Sempat Minta Balapan Mandalika Dipindah ke Juli 2022
- ITDC dan MGPA Janji Aspal Sirkuit Mandalika Sesuai Standar FIM dan MotoGP
- FIM Resmi Umumkan Mandalika Diaspal Ulang Sebelum MotoGP Indonesia 2022
- Iri pada MotoGP, Iker Lecuona-Xavi Vierge Tak Sabar Debut di WorldSBK Mandalika
- Galeri: Usung Skuad Baru dan Muda, Honda Siap Tarung di WorldSBK 2022
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 7 September 2026 16:00Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
-
Liga Inggris 7 September 2026 15:00Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
-
Liga Spanyol 7 September 2026 14:30Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
-
Liga Spanyol 7 September 2026 14:00Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
-
Liga Spanyol 7 September 2026 11:03Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 7 September 2026 16:00Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
-
Liga Inggris 7 September 2026 15:00Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
-
Liga Spanyol 7 September 2026 14:30Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
-
Liga Spanyol 7 September 2026 14:00Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
-
Lain Lain 7 September 2026 13:23Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
-
Liga Spanyol 7 September 2026 11:03Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
BERITA LAINNYA
-
otomotif 2 September 2026 16:43Hadapi Seri 9 World Supersport 2026, Aldi Satya Mahendra Bidik 10 Besar di Magny-Cours
-
otomotif 30 Agustus 2026 08:39Jadwal MotoGP Aragon 2026 Hari Ini, Minggu 30 Agustus: Live Streaming di Vidio
-
otomotif 27 Agustus 2026 18:16Fermin Aldeguer Resmi Jadi Pembalap Non-Italia Pertama di Tim Milik Valentino Rossi
-
otomotif 27 Agustus 2026 17:46Jack Miller Tinggalkan Yamaha di MotoGP, WorldSBK Jadi Pelabuhan Berikutnya?
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 14:02Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana: Ini Takdir Kita
-
Liputan6 7 September 2026 12:47Kebakaran Gunung Bulu Saukang, 68 Pendaki Sempat Terjebak
-
Liputan6 7 September 2026 12:25624 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Anak Krakatau
-
Liputan6 7 September 2026 12:12DPR Sebut Kewenangan Aparat Perlu Dibatasi di RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 7 September 2026 11:12Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan 3,3 Juta Lansia
-
Liputan6 7 September 2026 10:18Kebakaran Besar di Pasar Paniai, 11 Orang Tewas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342322/original/085833500_1788765446-Screenshot_20260907_135046_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342226/original/082588600_1788760328-1107537.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341642/original/058691000_1788670000-ban3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341507/original/041386100_1788648437-1000945323.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256535/original/073242500_1750241429-kebakaran5.jpg)
