Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang

Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho (c) Yamaha Racing Indonesia

Bola.net - Pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho girang bukan kepalang usai menjuarai kategori SS600 di ARRC 2026 seri Mandalika. Ia bersyukur karena ini kali pertama ia naik podium pertama selama kejuaraan ini.

Wahyu Nugroho turun di kategori SS600. Ia menjadi yang terbaik ketiga di babak kualifikasi sehingga ia start dari posisi ketiga di Race 1.

Wahyu tampil apik sejak lap pertama. Ia mampu menyalip dua pembalap di depannya dan memimpin jalannya balapan dan konsisten berada di depan hingga lap terakhir.

Wahyu sendiri sangat gembira karena ini kali pertama ia naik podium SS600 di ARRC 2026. "Ya, pertama-tama Alhamdulilah, Saya berterima kasih kepada Allah SWT dan juga kepada tim saya dan juga keluarga saya di rumah sehingga saya bisa seperti ini," ujar Wahyu kepada awak media seusai balapan.

Simak komentar lengkap sang pembalap andalan Yamaha Racing Indonesia tersebut di bawah ini.

Persiapan Maksimal

Menurut Wahyu, ada beberapa faktor yang membuatnya bisa menjuarai Race 1 ARRC 2026 Mandalika ini. Ia menilai timnnya, Yamaha Racing Indonesia memainkan peran penting dalam balapan ini.

Ia menyebut bahwa timnya tampil luar biasa dan memberikan settingan terbaik sehingga ia bisa memaksimalkan laju motornya di balapan tersebut.

"Untuk jalannya race. Sejak kemarin, tim sudah memberikan yang terbaik, mereka memberikan support dan setup terbaik bagi dan Alhamdulillah itu sangat berguna bagi saya saat race," sambung Wahyu.

Sudah Prediksi Bakal Ketat

Lebih lanjut, Wahyu mengakui bahwa jalannya balapan di Mandalika tadi tidaklah mudah. Ia menyebut bahwa sejak babak kualifikasi terjadi pesaingan yang sengit di lini depan.

Itulah mengapa ia bahagia bisa memenangkan balapan ini dan membuatnya semakin dekat dengan papan atas klasemen ARRC 2026.

"Untuk strategi saya hari ini, sebenarnya saya hanya mau keep pace saja enggak terlalu drop pacenya, dan karena saya berpikir ini racenya bakal ketat karena sejak kualifikasi tadi mepet-mepet bakal ada satu grup dan kita akan fight, dan Alhamdulilah saya bisa menjaga pace dan bisa berada di depan," ia menandaskan.