
Bola.net - Alex Marquez lega dirinya kini mulai menyatu dengan motor RC213V. Rider LCR Honda Castrol ini menyatakan, seperti para pembalap Honda lainnya kecuali Marc Marquez, awalnya ia sempat menganggap motor ini kelewat agresif dan sulit dijinakkan. Hal ini ia nyatakan via Mundo Deportivo, Minggu (21/3/2021).
Musim lalu, Marquez menjalani debutnya di MotoGP bersama Repsol Honda. Ia pun terlambat panas, walau banjir pujian karena menjalani proses belajar tanpa gegabah dan sangat jarang mengalami kecelakaan. Pada paruh kedua musim, barulah ia memberikan gebrakan, dimulai dari podium di Le Mans, Prancis.
Tak ada yang menduga Marquez mampu finis kedua dalam balapan yang diguyur hujan itu. Namun, ia diragukan bisa mengulang podium di trek lain dalam kondisi kering. Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini tak tinggal diam. Ia justru kembali finis kedua di Aragon, dalam cuaca panas, dan mengancam Alex Rins dalam berebut kemenangan.
Tak Menduga Bakal Naik Podium di Aragon

"Saya memang orang yang memulai sesuatu secara perlahan, namun ke arah yang tepat. Tapi perkembangan saya pada paruh kedua musim lalu bukan kejutan, karena saya memang bekerja keras agar hal itu terjadi. Namun, podium di Aragon jujur saja sama sekali tidak saya duga," ungkap pembalap berusia 24 tahun ini.
"Kala itu, saya merasa podium bukan target realistis, tapi dengan kerja keras, apa pun bisa terjadi. Saat kesempatan datang, saya bisa memanfaatkannya dengan baik. Saya pun mulai menyukai motor ini, terutama usai dua balapan di Aragon. Rasanya sungguh menyenangkan ketika semua kerja keras membuahkan hasil," lanjutnya.
Marquez menyebut titik balik performanya musim lalu terjadi di uji coba Misano pada September. Kala itu, ia mulai berani mengutak-atik motornya lebih jauh, dan hasilnya pun meningkat tajam. Ia konsisten masuk 10 besar. Meski gagal finis di Seri Teruel dan Eropa, ia juga jatuh dalam situasi memperebutkan posisi penting.
Kini Berpikiran Lebih Terbuka

"Jika Anda debutan, pada paruh pertama musim motor ini memang terkesan radikal, sulit dipahami. Namun, saat tiba di Misano, kami mulai menjajal beberapa hal dan saya pun membuka pikiran lebih luas. Saya bilang ke diri sendiri, 'Oke, kini aku siap menjajal beberapa hal berbeda, termasuk setup'," kisahnya.
Alhasil, kini Marquez telah mampu menemukan kecocokan dengan RC213V. "Sejak itu, semuanya benar-benar berubah. Kisah saya dengan motor ini berubah menjadi 'cinta', dan bukan 'benci'. Sejak itu, saya mulai menikmati berkendara di atas motor ini dan mampu mengeluarkan potensi terbaiknya," pungkas El Pistolas.
Marquez, yang saat ini masih dalam masa pemulihan cedera retak tulang metatarsal kaki kanan, akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada 26-28 Maret mendatang.
Sumber: Mundo Deportivo
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- 5 Kali Kecelakaan, Alex Marquez: Memang Harus Begitu Agar Bisa Belajar
- Aksi 'Comeback' Diundur, Marc Marquez Resmi Absen Lagi dari MotoGP Qatar
- Alex Marquez Ambisius Kembalikan Repsol Honda Jadi 'Tim Marquez'
- 'Kebanyakan Main Medsos, Bukti Jorge Lorenzo Bosan Jalani Masa Pensiun'
- Tanpa Valentino Rossi, Maverick Vinales Lebih Leluasa Kerja di Yamaha
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 21:21Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
-
Bola Indonesia 21 Juli 2026 21:07Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 21:14Megawati: Kudatuli Simbol Ketidakadilan
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:47Fakta Baru Mayat Pria Mengapung di Bakauheni
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:35Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru BGN, Ketut Sumedana Jadi Deputi Pengawasan
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:22Satgas PRR Minta Pemda Gerak Cepat Siapkan Lahan Hunian Tetap
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:15Kemendagri Ungkap Kunci Percepatan Eliminasi TBC
MOST VIEWED
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Reynaldi Junior Wakili Indonesia di Podium Hari Pertama R3 Blu Cru Asia Pasific 2026
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303561/original/020896900_1784645389-IMG_5803.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303525/original/018798800_1784639971-IMG_9409.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303541/original/046071900_1784641635-1001484373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303539/original/039229800_1784640967-IMG_3166.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303527/original/059828600_1784640130-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303520/original/002158000_1784639756-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.37.jpeg)

