FOLLOW US:


Alotnya Diskusi Ducati dan Andrea Dovizioso Soal Pengurangan Gaji

19-05-2020 11:45
Alotnya Diskusi Ducati dan Andrea Dovizioso Soal Pengurangan Gaji
Andrea Dovizioso © Ducati

Bola.net - Menyusul makin gencarnya rumor bahwa Andrea Dovizioso bakal hengkang dari Ducati Team di MotoGP 2021, sang manajer pribadi, Simone Battistella, membenarkan bahwa kliennya tersebut belum mendapatkan tawaran perpanjangan kontrak dari Ducati.

Kontrak Dovizioso diketahui akan habis akhir musim ini, dan ia santer dikabarkan bakal terdepak karena Ducati menginginkan rider muda untuk tim pabrikannya, meski rider asal Italia tersebut merupakan runner up di belakang Marc Marquez selama tiga musim terakhir.

Dovizioso bahkan terus-terusan digosipkan berpeluang bergabung dengan KTM, meski direktur motorsport pabrikan Austria tersebut, Pit Beirer, menegaskan ingin mempertahankan keempat pebalapnya yang sudah ada.

1 dari 3

Tergantung 'Pendekatan' Ducati

Pada Senin (18/5/2020), Battistella pun menyatakan bahwa Dovizioso sampai saat ini belum menerima tawaran soal kontrak baru dari Ducati, namun juga tak memungkiri bahwa situasi ini berjalan sulit karena Ducati bertekad mengurangi gaji Dovizioso.

Dovizioso, yang tadinya dibayar 1,5 juta euro per musim, mengalami kenaikan gaji menjadi 6 juta euro per musim untuk 2019 dan 2020 berkat prestasinya yang gemilang. Namun, pandemi virus corona menghadirkan krisis finansial dan Ducati bertekad menekan biaya pengeluaran.

"Saat ini, kami belum dapat proposal dari Ducati. Semuanya tergantung situasi dan cara pendekatan yang mereka lakukan. Dalam kata lain, ini soal persentase gaji yang disepakati Andrea untuk dikurangi," ungkap Battistella via Motorsport.com.

2 dari 3

Lanjut Kerja Sama Jika Angkanya Cocok

Pergolakan finansial antara Dovizioso dan Ducati ini sejatinya sudah pernah dikonfirmasi oleh Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti. Kepada Moto.it, ia mengaku ingin melanjutkan kerja sama dengan Dovizioso, namun hanya jika sepakat soal nilai gaji yang masuk akal.

"Situasi ekonomi telah berubah, jadi kami tak bisa mempertimbangkan kontrak seperti dulu. Kami harus ambil keputusan berdasar dana yang sesuai. Target kami adalah balapan dengan rider kami sendiri, tapi dengan dana berbeda," ungkapnya.

3 dari 3

Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP 2020 Dimulai Pertengahan Juli