
Bola.net - Tiga kali runner up MotoGP, Andrea Dovizioso, mengaku kaget melihat Pecco Bagnaia kesulitan menyaingi Marc Marquez pada awal musim 2025. Namun, ia juga memaklumi, mengingat Marquez sangat tangguh dan percaya diri membela Ducati Lenovo Team dan menunggangi Desmosedici GP25.
Dibanding Marquez yang sudah meraih 6 kemenangan Sprint dan 3 kemenangan Grand Prix, Bagnaia baru meraih 1 kemenangan Grand Prix dalam tujuh seri pertama musim ini. Selagi Marquez memimpin klasemen dengan koleksi 196 poin, Bagnaia berada di peringkat ketiga dengan ketertinggalan 72 poin.
Belakangan ini, Bagnaia mengaku kesulitan mengendalikan GP25, yang sejatinya tak jauh berbeda dari GP24, yakni motor yang mengantarnya meraih 11 kemenangan tahun lalu. Ia bahkan menyebut karakter Ducati yang biasa ia kenal tak ada lagi di GP25. Kepada Moto.it, Selasa (3/6/2025), Dovizioso pun mengaku terkejut.
Hanya Pecco Bagnaia yang Tahu Masalah yang Sebenarnya

"Tadinya, saya pikir Pecco tak terlalu kesulitan, tetapi hanya dia yang tahu alasannya, apakah perubahan dari tahun lalu ke tahun ini atau dinamika lain menciptakan krisis. Namun, hanya dia yang tahu secara rinci. Karisma dan kekuatan Marc memang tidak diragukan. Jadi, jujur, saya tak terlalu terkejut melihat pendekatannya terhadap musim seperti ini," ujar 'Dovi'.
Dovizioso, yang kini menjabat sebagai test rider Yamaha MotoGP, diketahui punya pengalaman bertarung dengan Marquez meski mereka tak pernah jadi rekan setim. Kedua rider ini bertarung sengit memperebutkan gelar dunia pada 2017, 2018, dan 2019, di mana Marquez keluar sebagai juara dunia sementara Dovizioso harus legawa jadi runner up.
Dovizioso pun mengakui bahwa ada kalanya seorang pembalap harus mengakui rivalnya lebih kuat meski terasa menyakitkan. Menurutnya, tak ada gunanya bagi para pembalap untuk mencari-cari alasan atas performanya yang buruk ketika mereka tahu betul bahwa rivalnya memang lebih kuat dari mereka.
Harus Cari Solusi dan Cara Lain demi Berkembang
"Ada pembalap yang lebih obyektif dan ada yang kurang obyektif. Banyak pembalap yang tidak obyektif, selalu cari-cari alasan dan memberikan penjelasan tak masuk akal. Kebanyakan pembalap memang seperti itu. Ada juga yang berkata jujur tetapi jadi beban pribadi, karena ketika sadar dan paham bahwa Anda tertinggal dari pembalap lain, rasanya sangat menyakitkan," tutur Dovizioso.
"Namun, Anda harus menghadapinya dan bekerja keras. Anda tak bisa menyelesaikan semua masalah, tetapi semua bisa diperbaiki. Saya juga pernah bentrok dengan para pembalap kuat, dan kenyataannya memang begitu. Jika ingin menang, Anda harus cari solusi lain, cara lain, dan selalu ada jalan untuk menyiasatinya dan mencoba berkembang," tutupnya.
Marquez dan Bagnaia akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada 6-8 Juni 2025. Dovizioso sendiri sibuk menjadi test rider Yamaha dan mengembangkan mesin V4 yang kemungkinan akan diluncurkan di MotoGP 2026 mendatang.
Sumber: Motoit
Baca Juga:
- Marc Marquez Sebut Alex Marquez Rival Terkuat dalam Perebutan Gelar MotoGP 2025, Tetap Waspadai Pembalap Lain
- Marc Marquez Tanggapi Potensi Perpisahan Jorge Martin dan Aprilia, Yakin Ada Alasan Kuat
- Reaksi Tak Terduga Fans Aprilia saat Jumpa Jorge Martin, Teriak-Teriak Minta Bertahan di MotoGP 2026
- MotoGP Aragon Daerah Kekuasaan Marc Marquez, Akankah Ducati Menang Lagi Usai Disikat Honda dan Aprilia?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 20:01Di Mana Posisi Curtis Jones jika Gabung Inter Milan?
-
Liga Spanyol 20 Agustus 2026 19:03Jose Mourinho Siapkan Peran Baru untuk Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 18:33Porto Menyerah Kejar Santiago Gimenez, Negosiasi dengan AC Milan Buntu
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 18:03Manchester City Incar Gelandang Serie A sebagai Pengganti Rodri
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 17:33Juventus Jajaki Emerson Palmieri untuk Perkuat Bek Kiri
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 21 Agustus 2026 12:32Jadwal Serie A Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
-
Liga Spanyol 21 Agustus 2026 12:11Siapa Kapten Ideal Real Madrid di Era Mourinho?
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 11:13Pemain-pemain Berkaki Cepat di Premier League Musim Ini
-
Liga Italia 21 Agustus 2026 07:39Diego Moreira: Ambisi, Target, dan Karakter Sang Pemain Baru AC Milan
BERITA LAINNYA
-
otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
-
otomotif 9 Agustus 2026 07:50Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Agustus 2026 12:04KPK Usut Dugaan Pemotongan Upah Pegawai Dispenda Bogor
-
Liputan6 21 Agustus 2026 10:54Ditangkap KPK, Rektor Unsoed Punya Harta Rp 3,12 Miliar
-
Liputan6 21 Agustus 2026 10:422 Wakil Rektor Unsoed Ikut Ditangkap dalam OTT KPK
-
Liputan6 21 Agustus 2026 09:47OTT Rektor Unsoed, KPK Amankan Ratusan Juta
-
Liputan6 21 Agustus 2026 07:541.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan
-
Liputan6 21 Agustus 2026 06:26Anak Sekolah di Tengah Kepungan Asap Kebakaran Hutan Kalimantan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530864/original/019695200_1773496477-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3973840/original/036982100_1648110310-Prof_Akhmad_Sodiq.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329416/original/060679900_1787279204-imgi_5_Rektor-dan-Wakil_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321825/original/071104600_1786505831-pal6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2939114/original/024902300_1571064643-WhatsApp_Image_2019-10-14_at_9.36.51_PM.jpeg)
